Balairungpress
  • REDAKSI
    • KILAS
    • ALMAMATER
    • LAPORAN UTAMA
    • APRESIASI
    • WAWANCARA
  • NALAR
    • WAWASAN
    • KAJIAN
    • INSAN WAWASAN
  • REHAT
    • ARSIP
    • BUKU
    • FILM
    • OPINI
    • SASTRA
  • BINGKAI
    • ANALEKTA
    • INFOGRAFIS
    • KOMIK
    • PERISTIWA
    • SKETSA
  • PIPMI
    • Direktori
    • Suplemen
    • PUBLIKASI
  • ENEN
  • IDID
  • Menu Item
Newest post
Apakah ada Hari Esok untuk Aku Meminum Obat
Gaboleh Pilih-Pilih Makanan
Aksi Solidaritas untuk Arianto Tawakal Dibalas Kekerasan Ormas...
Forum Kamisan Daring Perluas Jejaring Perlawanan Terhadap Pertambangan...
Pesantren Bumi Cendekia Bagikan Upaya Pencegahan Kekerasan Seksual...
Diskusi Buku “Pembangunan Untuk Siapa? Kisah Perempuan di...
LPM Himmah UII Ungkap Ketimpangan Pendidikan Dasar di...
Diskusi Perempuan Adat Kritik Jerat Paksaan Industri Ekstraktif
Muat Candaan Seksis, Buku Gadjah Mada Bercanda Karya...
Tilik Relasi Kolonial di Papua dalam Diskusi Papua...

Balairungpress

  • REDAKSI
    • KILAS
    • ALMAMATER
    • LAPORAN UTAMA
    • APRESIASI
    • WAWANCARA
  • NALAR
    • WAWASAN
    • KAJIAN
    • INSAN WAWASAN
  • REHAT
    • ARSIP
    • BUKU
    • FILM
    • OPINI
    • SASTRA
  • BINGKAI
    • ANALEKTA
    • INFOGRAFIS
    • KOMIK
    • PERISTIWA
    • SKETSA
  • PIPMI
    • Direktori
    • Suplemen
    • PUBLIKASI
  • ENEN
  • IDID
  • Menu Item
ANALEKTA

Keramaian di Hari Nyepi

April 13, 2017

Pada Hari Raya Nyepi tahun baru Saka 1939 yang jatuh pada Jumat (28-3),  kawasan wisata Hutan Pinus Imogiri, Mangunan, Bantul ramai dikunjungi wisatawan. Libur panjang di akhir bulan ini dimanfaatkan masyarakat Jogja dan sekitarnya memanfaatkan waktu untuk plesiran sejenak menyegarkan pikiran dari padatnya rutinitas. Berbagai kalangan bisa ditemukan di sini. Mulai kalangan muda yang sekedar jalan-jalan, para pasangan, hingga keluarga dengan anak-anaknya piknik di sini. Kemacetan akhirnya terjadi ketika hari menjelang siang. Mobil dan motor mengantri untuk masuk memarkirkan kendaraan mereka. Akses masuk Hutan Pinus yang terus menanjak menyebabkan para petugas dan polisi kewalahan untuk mengatur lalu lintas dengan kondisi jalan yang seperti itu. Akan tetapi, kejadian itu tidak menyurutkan minat para pengunjung untuk menikmati panorama hutan pinus ditambah dengan kebun bunga dan gardu pandang yang menambah daya tarik kawasan wisata ini. [Maulidiya Atikah]

hutanmangunanNyepipinusplesirramaiwisata
1
Facebook Twitter Google + Pinterest

Artikel Lainnya

Masyarakat Pesisir Tuban Kian Terpinggir

Ekspresi Ruang dan Waktu di ARTJOG 2024

Penutupan TPST Piyungan Mengakibatkan Jalanan Penuh Sampah

Nyaman Kita adalah Luka Mereka

Gunungan Hasil Bumi dan 17 Tahun Perjuangan Warga...

Bangunan Sebagian Kawasan Kerohanian

Berikan Komentar Batal Membalas

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

Pos Terbaru

  • Apakah ada Hari Esok untuk Aku Meminum Obat

    Maret 1, 2026
  • Gaboleh Pilih-Pilih Makanan

    Maret 1, 2026
  • Aksi Solidaritas untuk Arianto Tawakal Dibalas Kekerasan Ormas DIY

    Maret 1, 2026
  • Forum Kamisan Daring Perluas Jejaring Perlawanan Terhadap Pertambangan Energi Hijau Panas Bumi

    Februari 16, 2026
  • Pesantren Bumi Cendekia Bagikan Upaya Pencegahan Kekerasan Seksual di Pesantren Lewat Diskusi “Memutus Mata Rantai Kekerasan Seksual di Pesantren”

    Januari 28, 2026

Jurnal Balairung Vol. 2 No. 2 (2020)

Infografis

Moral Tanpa Tuhan

Sampah Kota Ditopang Swadaya Warga

Berebut Gunungkidul

Yu Par, Legenda Kantin bonbin

Menyambut Coming Out Age dengan Berubah Menjadi Panda

Hubungi Kami

Facebook Twitter Instagram Pinterest

Ads

Footer Logo
  • TENTANG KAMI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • AWAK
  • KONTAK
  • KONTRIBUSI

©2022 BPPM BALAIRUNG UGM