Direktori

Pengertian PIPMI

Pusat Informasi Pers Mahasiswa Indonesia (PIPMI) merupakan sebuah inisiatif untuk mendokumentasikan penerbitan mahasiswa yang menumpuk di lemari arsip sekretariat BALAIRUNG, Bulaksumur B-21, sejak 1998. Orientasi tersebut, memasuki periode 2001—2002, mengalami transformasi menjadi upaya mengembangkan kajian tentang pers mahasiswa yang saat itu sangat minim. Arsip “Rencana Induk Strategis Pembangunan dan Pengembangan PIPMI” menyebut pers mahasiswa berikut entitas yang melingkupinya, yakni sejak dunia kemahasiswaan hingga situasi global merupakan unit objek studi yang penting untuk dikaji. Sampai hari ini, kajian tentang pers mahasiswa belum mengalami peningkatan signifikan.

Lebih dari dua puluh tahun semenjak pertama kali dicanangkan, PIPMI hadir kembali untuk mendukung proses produksi pengetahuan dari dan untuk pers mahasiswa. Untuk memenuhi tujuan tersebut, PIPMI memiliki tiga submenu, yaitu Direktori, Publikasi, dan Suplemen. Direktori merupakan kanal yang memuat metadata dan katalog arsip produk yang dipublikasikan oleh pers mahasiswa se-Indonesia sejak 1990. Publikasi merupakan kanal untuk mengakses arsip produk Balairung yang tersimpan di laman archive.org. Suplemen memuat kajian tentang pers mahasiswa yang telah dilakukan semenjak 1977. Data-data tersebut, seiring waktu, akan terus diperbarui.

Akses Arsip

Untuk mengakses arsip produk pers mahasiswa se-Indonesia dalam Direktori, silakan mengeklik tautan berikut: bit.ly/aksesPIPMI

Daftar Pers Mahasiswa

117 Post, IAIN Sunan Ampel Surabaya

Semenjak bulan Desember 1997, seluruh pers mahasiswa di lingkungan IAIN Sunan Ampel Surabaya mati total, terutama pasca penerbitan Ar Risalah menulis “Harta Kekayaan Keluarga Soeharto dan kroninya”. Pembreidelan itu merupakan konspirasi Deppen, Pangdam, Depag wilayah dengan kepanjangan tangan pihak rektorat. Alasannya semua penerbitan di lingkungan ilegal. Sehingga jika akan terbit lagi harus mengurus STT. Padahal pada waktu itu mengurus STT sangat memakan waktu. Akhirnya untuk menjembatani kemandegan tersebut atas kesepakatan seluruh LPM institut dan Fakultas sepakat membuat buletin 117 Post sesuai dengan alamat IAIN dan sekarang berbentuk tabloid.

Al-Mizan, STAIN Pekalongan Jawa Tengah

Pada tahun 1996 sebenarnya majalah Al – Mizan sudah direncanakan terbit dan sudah mendapat ijin dari PT. Kepengurusannya juga sudah ada dan sudah mendelegasikan krunya untuk ikut diklat jurnalistik serta sudah terlibat dalam berbagai wawancara, hanya saja karena terbentur masalah dana sehingga belum dapat terbit sebagaimana mestinya. Untuk mengatasi kevakuman media tersebut maka atas inisiatif beberapa mahasiswa dan senat mahasiswa , dibentuklah kru redaksi dan secara sah mendapat SK dari ketua STAIN Pekalongan tahun 1997 sehingga sampai sekarang dapat terbit dan semuanya berjalan lancar hingga dapat menetapkan terbit tiga bulan sekali.

AMANAT, IAIN Walisanga Semarang

SKM ini diteriakan untuk mengekspos berita berita lokal yang belum terekspos pada tabloid –tabloid umum karena minimnya rubrikasi dan percepatan informasi, SKM ini juga menerbitkan AMANAT ALTERNATIF dalam bentuk news letter yang terbit dua minggu sekali dan dikonsumsikan khusus lokal kampus.

CLAPEYRON, Jurusan Teknik Sipil Fakultas Teknik UGM Yogyakarta

Claperon terbit pertama kali tahun 1968 berbentuk stensilan dan majalah dinding, beredar di kalangan inter mahasiswa. Majalah ini mulai aktif semenjak 1982 dengan nomor terbit volume 1. Sampai saat ini majalh ini didistribusikan di kalanagan mahasiswa tehnik sipil, instansi instansi pemerintahan, dosen-dosen,praktisi dan masyarakat umum. Hal ini mengingat Claperon adalah majala tehnik sipil yang ilmiah dan populer.majalah ini murni pengelolanya adalah mahasiswa dan dananya diperoleh dari donatur dan iklan.Sebelum krisis moneter majalah ini beroplah 2000-2500 eksemplar, tetapi karena kondisi krisis maka majalah ini mencetak 70 eksemplar. Disamping itu juga aktifis Majalah Claperon juga menerbitkan majalah dinidng dan media intern Claperon sebanyak dua bulan sekali

DIDAKTIKA, IKIP Negeri Jakarta

DIDAKTIKA pada awalnya bernaung di bawah Departemen Penerangan Dewan Mahasiswa . Tetapi setelah dibubarkannya DEMA dan diganti dengan senat, DIDAKTIKA menjadi sejajar kedududkannya dengan senat.

Dimensi Politeknik Negeri Semarang

Cikal bakal DIMENSI adalah terbitan berbentuk buku kecil pada tahun 1990. Barulah tahun 1994, DIMENSI mempunyai format standar majalah. Keberadaannya diprakarsai oleh aktivis Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Komunikasi yang kemudian beralih nama menjadi Badan Pengelola Pers Mahasiswa (BPPM) Politeknik UNDIP. Tahun 1995, nama lembaga ini berganti lagi menjadi BPPM Politeknik Negeri Semarang.

Duta Kampus LBA Jakarta

Memiliki media yang lahir tahun 1999 dan sekarang masih terbit dalam bentuk tabloid. Periodiasasinya dwimingguan dengan lingkup kajian tema persoalan lokal dan umum. Media ini dirintis saat terjadi pergolakan menuntut reformasi, dengan harapan agar masyarakat umum dan kalangan kampus mengetahui kondisi yang sebenarnya terjadi.

Ecpose

Lembaga Pers Mahasiswa Ekonomi Universitas Jember (LPME UJU), didirikan pada 1 April 1989 dengan menerbitkan dua devisi penerbitan yang berupa majalah ECPOSE dan Tabloid ECPOSE. Pada tanggal 13 Juni 1997 majalah ini pernah mengalami pembredelan. Sekarang ini, dengan semangat baru, media ini mencoba tampil dengan pemberitaan yang konsisten untuk memperjuangkan kebenaran. Selain terbit dalam bentuk majalah, ECPOSE juga terbit dalam bentuk tabloid. Adapun pengurus tabloid tersebut, Harmadi (Pemimpin Umum), Sandito R (Pemimpin Redaksi). Sekarang ini, tabloid ini mempunyai oplah 5000 eksemplar.

EQULIBRIUM, Fakultas Ekonomi Universitas Gadjah Mada Yogyakarta

Majalah ini awalnya diterbitkan pertama kali pada tahun 1971 . Tidak setiap tahun, majalah ini dapat terbit dua kali dalam setahun. Majalah ini benar – benar collaps tahun 1995 dan baru dirintis kembali tahun1998. Rencananya kan terbit awal desember 1998. Disamping itu juga LPM ini juga menerbitkan buletin EQ yang berbentuk news letter dan terbit tiga bulan sekali

EKONOMIKA, Fakultas Ekonomi Universitas Islam Indonesia Yogyakarta

EKONOMIKA sebuah institusi pers di UII. Lahir tahun 6 desember 1976. Pada walnya berbentuk semi buletin. Misi Yang selalu diemban oleh EKONOMIKA terus membangun tradisi intelektual. Selain itu juga untuk menyajikan wacana kritis bagi masyarakat pembacanya (mahasiswa) untuk terus mengkritisi realitas sosial. Dalam perjalannya EKONOMIKA berusaha untuk mencari titik tengah antara menjaga idealisme yang dimiliki dengan kebutuhan masyarakat pembacanya. Selain menerbitkan Majalah EKONOMIKA ,juga diterbitkan news letter yang bernama DARURAT. Lingkup tema dari DARURAT adalah masalah masalah umum atau di luar kampus. Adapun periodesasi terbit tersebut berkala.

Ekonomisi, Fakultas Ekonomi D3 UGM

Untuk mewadahi minat dan bakat mahasiswa , khususnya di bidang jurnalistik maka mahasiswa program diploma tiga ekonomi UGM mendirikan majalah yang bernama EKONOMISI sebagai satu wadah organisasi. Sebelum program diploma tiga ekonomi UGM berintegrasi ke dalam FT UGM komunitas ini bernama KAFNE, namun setelah berintegrasi merinkarnasikan komunitas ini menjadi EKONOMISI. Ini terjadi pada tahun 1995.

Ekspresi, Universitas Negeri Yogyakarta

Pers yang lahir di fakultas sosial politik Universitas Pasundan ini berawal dari sebuah keinginan kawan kawan yang tercecer di berbagai media penerbitan yang kemudian dikembangkan menjadi pers mahasiswa.

HIMMAH, Universitas Islam Indonesia

HIMMAH lahir sebagai MUHIBAH pada tanggal 11 maret 1967. Pada masa transisi antara orde lama dengan orde baru, HIMMAH menjadi berita Universitas untuk berkiprah dalam semangat pembaharuan dalam menegakan Amar Ma’ruf Nahi Munkar. HIMMAH merupakan satu satunya pers mahasiswa yang pernah diundang dalam Muktamar Media Massa Islam Internasional pada tahun 1980, muktamar ini dihadiri sedikitnya 80 negara. Dalam usianya yang ke 29, HIMMAH meraih ISAI Award 1996 sebagai pers alternatif terbaik se- indonesia. Pada tahun 1997 HIMMAH masuk empat besar dalam event yang sama.HIMMAH pernah dua kali dibredel oleh penguasa orde baru pada tahun 1978 dan 1982. Kedua pembredelan itu dilakukan penguasa menjelang sidang umum MPR. Selain itu HIMMAH juga menerbitkan news lettter bernama Pekik Kampus dan Khobar–Khobari yang didirikan pada bulan Desember 1995. Kedua media tersebut mengangkat isu isu lokal dan luar kampus. Adapun periodesasinya satu bulan dan satu kali dalam seminggu.

Impact, STTL Yogyakarta

Keberadaan suatu majalah di suatu perguruan tinggi, merupakan pencerminan Tri Dharma Perguruan Tingi, yaitu pendidikan dan pengajaran, pengabdian masyarakat serta penelitian. Untuk merealisasikan kebutuhan akan adanya penerbitan tersebut, maka Senat Mahasiswa (Sema) Sekolah Tinggi Teknologi Lingkungan “Yayasan Lingkungan Hidup” (STTL “YLH”) pad aperiode 1992-1994, berinisiatip untuk membuat penerbitan tingkat unuversitas. Penerbitan dalam format majalah ini diberi nama IMPACT. Visi dan misi majalah ini adalah pemberdayaan minat dan bakat jurnalisme di kalangna mahasiswa. Selama periode 1992 –1994, pengurus IMPACT mampu menerbitkan tiga edisi, sementara pada periode 1994 –1996 para pengurus mengalami kesulitan untuk terbit, karena ketergantungan finansial terhadap Sema STTL “YLH”. Pada periode 1997 – 1998, IMPACT bangkit kembali. Mereka bukan saja mampu menerbitkan IMPACT, tapi juga penerbitan baru dalam bentuk buletin yang dinamai GECHO.Struktur IMPACT yang masih dibawah SEMA diyakini para pengurusnya sebagai faktor yang sangat berpengaruh pada kinerja dan isi majalah. Oleh karena itu, mereka menyiapkan model struktur yang lebih independen dan mandiri. Sejak bulan Oktober 1993, mereka mendapatkan International Standart Serial Number dari LIPPI. Motto majalah ini adalah Media Komunikasi lingkungan. Majalah IMPACT memberi porsi sekitar 60% untuk tema -tema lingkungan.

Jumpa, Universitas Pasundan Bandung

Lembaga Penerbitan mahasiswa yang berada di Universitas Pasundan Bandung ini disamping menerbitkan tabloid juga menerbitkan buletin yang bernama PELMA. Buletin yang terbit satu bulan sekali ini dikhususkan bagi mahasiswa Pasundan, walaupun tidak menutup kemungkinan konsumennya dari luar kampus.

KKM MEDIA, Universitas Mataram Nusa Tenggara Barat

KKM Media ini berdiri untuk menjawab keresahan pegiat pers di Lombok yang pada waktu itu belum ada satupun surat khabar pun yang diterbitkan oleh daerah . sehingga inilah awalnya yang mengilhami lahirnya media. Nama KKM Media untuk pertama kali dipergunakan oleh pendiri – pendirinya dengan maksud menjadikan tabloid ini sarana yang mampu memberikan informasi utuh terhadap masyarakat . walaupun sempat memakai nama LENTERA. Hal ini disebabkan karena dalam rangkaian mencari format bentuk majalah dan berkat saran rektor dan kakanwil Deppen untuk memanfaatkan izin yang waktu di Deppen tertera / terdaftar media ( surat khabar yang tidak pernah terbit) , maka dirubahlah namanya menjadi KKM Media hingga kini.Edisi –edisi awalnya berdiri KKM Media terbit satu bulan sekali . Namun sejak tahun 1992 terbit selama tiga bulan sekali dengan pertimbangan telah meningkatkan isi dan kondisi angggran yang tidak memungkinkan terbit satu bulan sekali. Disamping tabloid, para pegiat pers Lombok Mataram ini juga menerbitkan news letter dengan nama Info Media.

MAHKAMAH, Fakultas Hukum UGM

Badan Perbitan Pers Mahasiswa (BPPM) Fakultas Hukum UGM ini berdiri pada tanggal 10 November 1989. Sampai saat ini telah menerbitkan IX edisi Majalah Mahkamah,dengan oplah kurang lebih 800 eksemplar. Terbitan lain berupa buletin PLEEDOOI dan Mahkamah News yang diterbitkan satu bulan sekali dalam lingkup lokal.

Manunggal, Universitas Diponegoro Semarang

Berdiri tahun 1980, sebuah media yang satu satunya tak pernah dibredel dengan pimred Drs. Darmanto Djatman, Su, setelah itu pada tahun 1997 diganti oleh Ir. Eko Budihardjo.Orientasi majalah ini meliputi tiga hal, yakni : persoalan politik,laboratorium jurnalistik,

Novum, Fakultas hukum UNS Solo

Selain media utama diatas, LPM novum juga menerbitan suplemen yand diberi nama VISUM (visi Hukum). VISUM sendiri diterbitkan pada bulan Agustus 1998, dan akan hadir setiap dua minggu sekali.

Nuansa, IKIP Negeri Semarang

Kompas mahasiswa pada awalnya (1978) hanya sebuah jurnal untuk menrbitkan karya ilmiah mahasiswa, itupun hanya terbit 200 eksemplar.Pada saat itu KOMPAS MAHASISWA diterbitkan oleh komisi A senat mahasiswa IKIP Semarang. Tahun 1995 ketua komisi A mengusulkan agar KOMPAS MAHASISWA ditangani penerbitan kampus ( waktu tu hanya ada NUANSA) baru kemudian dibentuk unit kegiatan mahasiswa penerbitan.Unit kegiatan mahasiswa itulah embrio dari lembaga pers mahasiswa dimana terjadi peleburan antara KOMPAS MAHASISWA dan NUANSA menjadi devisinya. Selain itu lembega pers mahasiswa IKIP Semarang juga menerbitkan buletin yang bernama NUANSA INTERAKTIF dan KOMPAS MAHASISWAyang berupa majalah. Media tersebut didirikan 1996, dimana mengangkat tema yang ada di luar kampus. Periodesasi terbit dari media tersebut empat bulan sekali.

Obsesi, IAIN Purwokerto

OBSESI berdiri pada awal tahun 1994 dalam bentuk tabloid.Ketika itu, secara struktural OBSESI masih dibawah naungan IAIN Sunan Kalijaga Purwokerto. Para pengurusnya berhasil menerbitkan OBSESI dalam dua edisi. Pada awal 1995 OBSESI berubah format menjadi majalah.pada waktu itu IAIN Purwokerto berganti induk ke IAIN Walisongo Semarang sampai awal tahun 1997. OBSESI sempat terbit tiga kali , kemudian pada tahun 1997 IAIN ini berubah status menjadi Sekolah Tinggi Agama Islam negri (STAIN) Purwokerto. Dengan demikian Saat ini OBSESI merupakan majalah mahasiswa STAIN Purwokerto. Terbit terakhir pada bulan juli 1998

Patria

Majalah ini awalnya didirikan pada tanggal 17 agustus 1988. Awalnya dirintis oleh para staff pengajar kemudian pada proses selanjutnya mulai dikelola oleh mahasiswa. Pada permasalahan subsidi mendapat penuh dari fakultas , universitas seratus persen. Majalah ini juga cara pendistribusiannya dibagi cuma-cuma ke seluruh LPM yang ada di Surabaya. Disamping menerbitkan Majalah Patria, LPM ini juga menerbitkan Tabloid Dinamika Administrator,Eksbis, Justisia, Fenomena yang ruang lingkupnya untuk lokal kampus dan umum

Media Ekonomika, FE Udayana

Sebenarnya MEDIA EKONOMIKA bukanlah media pertama di Fakultas Ekonomi. Sebelumnya di tahun 70-80-an Fakultas ini telah mempunyai majalah bernama FOKUS EQUILIBRIUM, yang sempat berprestasi dengan menyabet juara umum I majalah mahasiswa se-Bali dan Nusa Tenggara. Namun sayangnya karena masalah pemberitaan redaksional, majalah ini kemudian diberangus pihak fakultas. Sempat diperjuangkan kembali dan kemudian lahir dengan bentuk fisik tabloid. Tak lama kemudian diganti dengan nama sekarang, MEDIA EKONOMIKA. Media ini juga meneruskan keberhasilan pendahulunya dengan meraih juara umum I dua tahun berturut-turut (1998-1999) pada perlombaan yang sama.