Balairungpress
  • REDAKSI
    • KILAS
    • ALMAMATER
    • LAPORAN UTAMA
    • APRESIASI
    • WAWANCARA
  • NALAR
    • WAWASAN
    • KAJIAN
    • INSAN WAWASAN
  • REHAT
    • ARSIP
    • BUKU
    • FILM
    • OPINI
    • SASTRA
  • BINGKAI
    • ANALEKTA
    • INFOGRAFIS
    • KOMIK
    • PERISTIWA
    • SKETSA
  • PIPMI
    • Direktori
    • Suplemen
    • PUBLIKASI
  • ENEN
  • IDID
  • Menu Item
Latest post
Solidaritas Serikat Buruh Taru Martani Berujung Kemenangan dalam...
Katrin Bandel: Konstruksi Gender dan Perempuan dalam Wacana...
Kiamat Kecil di Timbulsloko
Berat Sebelah Kuasa Poligami
Difabel
APATIS Soroti Lonjakan Biaya Pendidikan, Serukan Mahasiswa Terus...
Perempuan Tagih Janji Puan Sahkan RUU PPRT
Rajam Norma Hetero Melintang Zaman
balpress
balpress

Balairungpress

  • REDAKSI
    • KILAS
    • ALMAMATER
    • LAPORAN UTAMA
    • APRESIASI
    • WAWANCARA
  • NALAR
    • WAWASAN
    • KAJIAN
    • INSAN WAWASAN
  • REHAT
    • ARSIP
    • BUKU
    • FILM
    • OPINI
    • SASTRA
  • BINGKAI
    • ANALEKTA
    • INFOGRAFIS
    • KOMIK
    • PERISTIWA
    • SKETSA
  • PIPMI
    • Direktori
    • Suplemen
    • PUBLIKASI
  • ENEN
  • IDID
  • Menu Item
ALMAMATERANALEKTA

Aksi Mahasiswa Gugat Pemerintah

September 24, 2019

©Arjun/BAL

©Tata/BAL

©Rizky/BAL

©Tata/BAL

©Arjun/BAL

©Rizky/BAL

©Rizky/BAL

©Tata/BAL

©Elvin/BAL

©Tata/BAL

Senin (23-09), pukul 14.00 massa aksi yang berangkat dari tiga titik mulai berjejal memenuhi Pertigaan Gejayan. Tak lama, aksi dibuka dengan mengheningkan cipta untuk mengingat Tragedi Yogyakarta. Setelahnya, silih berganti perwakilan beberapa perguruan tinggi dan organ lainnya mengisi panggung aksi dengan orasi. Mereka menyuarakan keresahan mereka terkait RKUHP, RUU KPK, RUU Pertanahan, dan RUU Ketenagakerjaan. Sorak-sorai dari massa aksi  riuh menimpali kalimat-kalimat para orator. “Lawan! Lawan! Lawan!” pekik mereka juga.

Setelahnya, dua orang perwakilan dari peserta aksi maju ke panggung untuk memimpin menyanyikan lagu “Darah Juang”. Massa aksi pun berdiri menyanyikan setiap bait liriknya dengan lantang sambil mengepalkan tangan mereka ke udara. Tampak pula beberapa di antara mereka mengangkat keranda bertuliskan “telah meninggal akal sehat para wakil rakyat” yang sejak siang telah diarak sembari longmars.

Sekitar pukul 16.00 dua anggota massa aksi dari Institut Seni Indonesia Yogyakarta memainkan aksi teatrikal. Teatrikal itu memperlihatkan seseorang memukul dan menendang seorang lainnya yang telanjang dada dan berlumuran oli di sekujur tubuh. Aksi teatrikal ini merupakan simbolisasi dari penindasan yang dilakukan negara terhadap kelompok marjinal. Riuh tepuk tangan massa aksi pun terus bersautan menanggapi  penampilan teatris tersebut sembari lagu “Di Udara” milik Efek Rumah Kaca diputar sebagai musik latar.

Setelah aksi teatrikal usai, para koordinator aksi naik ke atas panggung dan membacakan tuntutan mereka yang menandai berakhirnya demonstrasi. Perlahan massa aksi mulai membubarkan diri dengan tertib. Selepas demonstrasi tersebut, puluhan orang sigap membawa kantong plastik berukuran besar untuk mengumpulkan sampah yang tertinggal.

Foto oleh Arjun Subarkah, Elvinda Farhaniyatus, Laksmi Garneta Kintawangi, dan Rizky Ramadhika
Kurator: Maulidya R Atikah
Teks: Rizky Ramadhika
Penyunting: Citra Maudy

gejayanGEJAYANMEMANGGILrezimRKUHPruu ketenagakerjaanruu kpkruu pertanahanRUUPKS
0
Facebook Twitter Google + Pinterest

Artikel Lainnya

Masyarakat Pesisir Tuban Kian Terpinggir

Kicau Riuh Kampus Hijau UGM

Ekspresi Ruang dan Waktu di ARTJOG 2024

Penutupan TPST Piyungan Mengakibatkan Jalanan Penuh Sampah

Nyaman Kita adalah Luka Mereka

Gunungan Hasil Bumi dan 17 Tahun Perjuangan Warga...

Berikan Komentar Batal Membalas

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

Pos Terbaru

  • Solidaritas Serikat Buruh Taru Martani Berujung Kemenangan dalam Aksi Mogok Kerja

    Maret 13, 2026
  • Katrin Bandel: Konstruksi Gender dan Perempuan dalam Wacana Pascakolonial

    Maret 12, 2026
  • Kiamat Kecil di Timbulsloko

    Maret 12, 2026
  • Berat Sebelah Kuasa Poligami

    Maret 12, 2026
  • Difabel

    Maret 12, 2026

Jurnal Balairung Vol. 2 No. 2 (2020)

Infografis

Sepah Pemerintah Ditadah Bank Sampah

Sampah Kota Ditopang Swadaya Warga

Moral Tanpa Tuhan

Sampah Kota Ditopang Swadaya Warga

Berebut Gunungkidul

Hubungi Kami

Facebook Twitter Instagram Pinterest

Ads

Footer Logo
  • TENTANG KAMI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • AWAK
  • KONTAK
  • KONTRIBUSI

©2022 BPPM BALAIRUNG UGM