Balairungpress
  • REDAKSI
    • KILAS
    • ALMAMATER
    • LAPORAN UTAMA
    • APRESIASI
    • WAWANCARA
  • NALAR
    • WAWASAN
    • KAJIAN
    • INSAN WAWASAN
  • REHAT
    • ARSIP
    • BUKU
    • FILM
    • OPINI
    • SASTRA
  • BINGKAI
    • ANALEKTA
    • INFOGRAFIS
    • KOMIK
    • PERISTIWA
    • SKETSA
  • PIPMI
    • Direktori
    • Suplemen
    • PUBLIKASI
  • Tentang Kami
    • KONTAK
    • Masthead
  • ENEN
  • IDID
Latest post
Sivitas Akademika Fisipol Desak UGM Ambil Sikap Tegas...
Bara Akar Rumput Aksi Gejayan Tantang Kesewenangan Rezim...
Mahasiswa FIB UGM Gelar Pertunjukan Santet Prabowo-Gibran
Pelindung atau Musuh dalam Selimut?
Mahasiswa UGM Gelar Aksi Simbolik Pemakaman Prabowo-Gibran
Darurat Kriminalisasi Aborsi
Diskusi Publik Ketenagakerjaan DIY Tuntut Prabowo Tepati Janji...
Aksi “Matikan Aplikasi” Pekerja Platform Tuntut Penghapusan Status...
Tertiban Pemimpin, Sakit
Pendidikan Penghayat Hadapi Tantangan Akibat Ketiadaan Aturan dalam...

Balairungpress

  • REDAKSI
    • KILAS
    • ALMAMATER
    • LAPORAN UTAMA
    • APRESIASI
    • WAWANCARA
  • NALAR
    • WAWASAN
    • KAJIAN
    • INSAN WAWASAN
  • REHAT
    • ARSIP
    • BUKU
    • FILM
    • OPINI
    • SASTRA
  • BINGKAI
    • ANALEKTA
    • INFOGRAFIS
    • KOMIK
    • PERISTIWA
    • SKETSA
  • PIPMI
    • Direktori
    • Suplemen
    • PUBLIKASI
  • Tentang Kami
    • KONTAK
    • Masthead
  • ENEN
  • IDID
KABARKILAS

NOSM, Nuklir Ramah untuk Masyarakat

November 12, 2014
©doc

©doc

Minggu (9/11) area Pusat Jajanan Lembah (PUJALE) UGM terlihat berbeda dari minggu-minggu biasanya. Area yang biasanya digunakan untuk senam ini berubah menjadi tujuh buah stand dan sebuah panggung. Tempat ini menjadi area untuk acara Nuclear On Sunday Morning (NOSM). NOSM adalah sebuah acara sosialisasi nuklir kepada masyarakat. Acara ini digagas oleh pihak Badan Tenaga Nuklir Nasional (BATAN) yang bekerjasama dengan Badan Eksekutif Mahasiswa Sekolah Tinggi Teknologi Nuklir (BEM STTN) dan Keluarga Mahasiswa Teknik Fisika Universitas Gadjah Mada (KMTF UGM).

Acara yang dimulai sejak jam 06.15 WIB sampai jam 11.00 WIB ini memiliki berbagai stand. Ada stand pangan, energi, teknologi, industri, games sampai stand untuk komunitas nuklir, seperti Komunitas Muda Nuklir (KOMMUN) dan Institute Nuclear Material Managament (INMM). Stand ini memeriahkan sampai acara berakhir. Di setiap stand yang ada dijaga oleh mahasiswa dari STTN atau dari KMTF. Mereka memberi gambaran informasi kepada pengunjung tentang pemanfaatan nuklir di setiap bidang.

Dari panggung, band dari Jurusan Teknik Fisika dan band dari STTN menghibur pengunjung yang datang. Di akhir acara, diadakan flashmob dan games yang memperebutkan berbagai macam hadiah dari panitia. Dalam acara ini pula terdapat ikon robot nuklir yang bernama NUSAKI (Nuklir Sahabat Kita). Ikon ini diciptakan dari kreativitas mahasiswa STTN. Ikon ini sangat menarik perhatian karena banyak pengunjung berfoto bersama.

Menurut Rachmat Novrendi, ketua acara dari STTN, acara ini mempunyai tujuan untuk mengenalkan nuklir kepada masyarakat luas melalui penyampaian yang lebih sederhana. Rendi, begitu ia akrab disapa, mengatakan bahwa selama ini nuklir dikenal dengan sesuatu yang berbahaya dan ditakuti. Diharapkan masyarakat akan lebih familiar dengan nuklir dan mengetahui manfaat besarnya setelah datang ke acara ini.

Rendi mengutarakan, antusiasme masyarakat yang datang cukup tinggi. Terbukti dengan banyaknya masyarakat yang bertanya di setiap stand yang didatangi. Mahasiswa jurusan teknofisika prodi elektro mekanik STTN ini juga menambahkan, dia senang karena melalui acara dapat berbagi pengetahuan tentang nuklir, menambah relasi serta wawasan.

Acara yang baru pertama kali diadakan ini didanai oleh BATAN dan STTN dengan dana sekitar enam belas juta rupiah. Menurut Rendi, acara ini akan diadakan lagi tahun depan dengan skala perminggu. Dari dua puluh empat panitia berasal dari STTN dan empat belas panitia berasal dari KMTF, diharapkan tahun depan acara ini akan lebih banyak menarik masa dari masyarakat luas maupun dari kalangan mahasiswa nuklir untuk berpartisipasi.

“Tidak bisa dipungkiri sebagai mahasiswa teknik nuklir kita sering dianggap penuh dengan radiasi. Padahal, nuklir tidak seperti itu. Makanya kegiatan ini perlu diadakan agar masyarakat lebih tahu. Kita nantinya bekerja seperti apa dan hasil yang akan kita capai ketika kita mengakomodir nuklir itu sendiri,” ungkap Harun, mahasiswa Teknik Nuklir 2014 di sela-sela acara.

Tanggapan lain juga datang dari pengunjung non-teknik nuklir. “Acara yang diadakan cukup bagus, sehingga menambah pengetahuan tentang nuklir yang notabene berbeda dengan background saya. Saya harap acara ini selanjutnya lebih banyak menampilkan teknologi yang sedang dikembangkan.” tegas Ahsan Sumantika, mahasiswa Management 2013 setelah mengunjungi stand-stand yang ada. Ahsan juga menambahkan, dia sangat penasaran dengan proyek baru dari BATAN. [Ade Cahyaning Pangesti, Rama Gian Hendraloka]

Administrator

See author's posts

0
Facebook Twitter Google + Pinterest

Artikel Lainnya

Sivitas Akademika Fisipol Desak UGM Ambil Sikap Tegas...

Bara Akar Rumput Aksi Gejayan Tantang Kesewenangan Rezim...

Mahasiswa FIB UGM Gelar Pertunjukan Santet Prabowo-Gibran

Mahasiswa UGM Gelar Aksi Simbolik Pemakaman Prabowo-Gibran

Diskusi Publik Ketenagakerjaan DIY Tuntut Prabowo Tepati Janji...

Aksi “Matikan Aplikasi” Pekerja Platform Tuntut Penghapusan Status...

Berikan Komentar Batal Membalas

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

Pos Terbaru

  • Sivitas Akademika Fisipol Desak UGM Ambil Sikap Tegas terhadap Situasi Nasional

    Juni 16, 2026
  • Bara Akar Rumput Aksi Gejayan Tantang Kesewenangan Rezim Prabowo-Gibran

    Juni 16, 2026
  • Mahasiswa FIB UGM Gelar Pertunjukan Santet Prabowo-Gibran

    Juni 16, 2026
  • Pelindung atau Musuh dalam Selimut?

    Juni 11, 2026
  • Mahasiswa UGM Gelar Aksi Simbolik Pemakaman Prabowo-Gibran

    Juni 10, 2026

Jurnal Balairung Vol. 2 No. 2 (2020)

Infografis

Moral Tanpa Tuhan

Sampah Kota Ditopang Swadaya Warga

Berebut Gunungkidul

Yu Par, Legenda Kantin bonbin

Menyambut Coming Out Age dengan Berubah Menjadi Panda

Hubungi Kami

Facebook Twitter Instagram Pinterest

Ads

Footer Logo
  • TENTANG KAMI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • AWAK
  • KONTAK
  • KONTRIBUSI

©2022 BPPM BALAIRUNG UGM