Balairungpress
  • REDAKSI
    • KILAS
    • ALMAMATER
    • LAPORAN UTAMA
    • APRESIASI
    • INSAN WAWASAN
  • NALAR
    • WAWASAN
    • KAJIAN
  • REHAT
    • ARSIP
    • BUKU
    • FILM
    • OPINI
    • SASTRA
  • BINGKAI
    • ANALEKTA
    • INFOGRAFIS
    • KOMIK
    • PERISTIWA
    • SKETSA
  • PIPMI
    • Direktori
    • Suplemen
    • PUBLIKASI
  • ENEN
  • IDID
Newest post
Tilik Relasi Kolonial di Papua dalam Diskusi Papua...
Diskusi Pendidikan dan Demokrasi, Ungkap Gagalnya Pendidikan dalam...
Kota Batik yang Tenggelam
Titah AW: Jurnalisme Bisa Jadi Kanal Pengetahuan Lokal
Membumikan Ilmu Bumi
Kuasa Kolonial Atas Pangan Lokal
Anis Farikhatin: Guru Kesehatan Reproduksi Butuh Dukungan, Bukan...
Tangan Tak Terlihat di Balik Gerakan Rakyat
Tantangan Konservasi dan Pelestarian Lingkungan dalam Diskusi Ekspedisi...
LBH Yogyakarta Ungkap Intimidasi Aparat Pasca-Aksi Agustus di...

Balairungpress

  • REDAKSI
    • KILAS
    • ALMAMATER
    • LAPORAN UTAMA
    • APRESIASI
    • INSAN WAWASAN
  • NALAR
    • WAWASAN
    • KAJIAN
  • REHAT
    • ARSIP
    • BUKU
    • FILM
    • OPINI
    • SASTRA
  • BINGKAI
    • ANALEKTA
    • INFOGRAFIS
    • KOMIK
    • PERISTIWA
    • SKETSA
  • PIPMI
    • Direktori
    • Suplemen
    • PUBLIKASI
  • ENEN
  • IDID
APRESIASI

Pesona Seni dan Kuliner di FIB

Maret 3, 2011

Suasana pelataran Gedung R. M. Margono Djojohadikusumo FIB riuh dengan suara rebana yang ditabuh, pada Kamis (3/3) siang. Penonton berdesakan untuk melihat apa yang ada di dalam kerumunan acara puncak Dies Natalis ke-65 FIB UGM. Pertunjukan dibuka dengan aksi beberapa penari bertopeng seram yang muncul menggunakan gelang kaki yang bergerincing. Pentas lalu dilanjutkan oleh seorang penari yang sontak membuat penonton bersorak-sorai. Sebagai pengisi acara puncak, pihak penyelenggara menampilkan sepuluh pagelaran budaya dari beberapa jurusan yang telah diseleksi sebelumnya. Acara yang mengusung tema Festival Internasional Budaya dan Kuliner ini juga menampilkan pertunjukan mahasiswa asing FIB. Selain itu, sepanjang jalan menuju pelataran gedung R.M Margono juga terdapat standmakanan khas dari beberapa daerah di Indonesia maupun makanan dari luar negeri. Acara puncak Dies Natalis ini kental akan nuansa kebudayaan. Drs. Djarot Heru Santosa, M.Hum, selaku panitia pelaksana Dies Natalis ke-65 FIB UGM mengungkapkan, “Harapan kami adalah supaya warga FIB, khususnya mahasiwa mengetahui apa saja yang menjadi kekayaan budaya Indonesia”. Begitu pula tutur Dekan FIB, Dr. Ida Rochani Adi, S.U. “Sebetulnya, acara seperti ini juga ditujukan untuk menimbulkan minat mahasiswa untuk mengembangkan dan mencintai budayanya”. Gayung pun bersambut. Tarian dan nyanyian yang ditampilkan mampu memikat puluhan penonton dari berbagai jurusan. “Dies Natalis kali ini menarik, berbeda dari sebelumnya. Hanya saja waktunya kurang pas, harusnya jam perkuliahan ditiadakan saja,” ujar Lutfi, mahasiswa Antropologi 2009. Namun, meskipun acara ini berbenturan dengan jam kuliah beberapa mahasiswa, hal tersebut tak lantas membuat pertunjukan sepi penonton. [Dian]

Dies Natalisfestival internasional budayafibkulinerugm
0
Facebook Twitter Google + Pinterest

Artikel Lainnya

Awab Ajar Awam, Gunakan Daya dari Surya

Resistensi atas Trauma Korban Kekerasan ‘65

Belasut Puja-Puji Palsu Tubuh Perempuan dalam Kanvas

Pusparagam Perjuangan dalam Temukan Ruang Aman

Jalin Merapi Tak Pernah Ingkar Janji

Sastra untuk Semua lewat Sastra Suara

Berikan Komentar Batal Membalas

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

Pos Terbaru

  • Tilik Relasi Kolonial di Papua dalam Diskusi Papua Bukan Tanah Kosong

    November 24, 2025
  • Diskusi Pendidikan dan Demokrasi, Ungkap Gagalnya Pendidikan dalam Sikapi Diskriminasi

    November 24, 2025
  • Kota Batik yang Tenggelam

    November 21, 2025
  • Titah AW: Jurnalisme Bisa Jadi Kanal Pengetahuan Lokal

    November 21, 2025
  • Membumikan Ilmu Bumi

    November 21, 2025

Jurnal Balairung Vol. 2 No. 2 (2020)

Infografis

Moral Tanpa Tuhan

Sampah Kota Ditopang Swadaya Warga

Berebut Gunungkidul

Yu Par, Legenda Kantin bonbin

Menyambut Coming Out Age dengan Berubah Menjadi Panda

Hubungi Kami

Facebook Twitter Instagram Pinterest

Ads

Footer Logo
  • TENTANG KAMI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • AWAK
  • KONTAK
  • KONTRIBUSI

©2022 BPPM BALAIRUNG UGM