Balairungpress
  • REDAKSI
    • KILAS
    • ALMAMATER
    • LAPORAN UTAMA
    • APRESIASI
    • WAWANCARA
  • NALAR
    • WAWASAN
    • KAJIAN
    • INSAN WAWASAN
  • REHAT
    • ARSIP
    • BUKU
    • FILM
    • OPINI
    • SASTRA
  • BINGKAI
    • ANALEKTA
    • INFOGRAFIS
    • KOMIK
    • PERISTIWA
    • SKETSA
  • PIPMI
    • Direktori
    • Suplemen
    • PUBLIKASI
  • Tentang Kami
    • KONTAK
    • Masthead
  • ENEN
  • IDID
Latest post
Buruh Pibee Group Menangkan Tuntutan Pelunasan Upah
Ruang Redaksi Belum Aman, AJI Ungkap Kekerasan terhadap...
Aksi Solidaritas Suara Ibu Indonesia Soroti Kekerasan Negara...
Solidaritas Serikat Buruh Taru Martani Berujung Kemenangan dalam...
IWD Jogja 2026 Soroti Penindasan Perempuan Kelas Pekerja...
Napas Panjang Relokasi Imbas Ambisi Proyek Sumbu Filosofi
Diskusi LSF Ungkap Kekerasan Aparat terhadap Perempuan dalam...
Apakah ada Hari Esok untuk Aku Meminum Obat
Gaboleh Pilih-Pilih Makanan
Aksi Solidaritas untuk Arianto Tawakal Dibalas Kekerasan Ormas...

Balairungpress

  • REDAKSI
    • KILAS
    • ALMAMATER
    • LAPORAN UTAMA
    • APRESIASI
    • WAWANCARA
  • NALAR
    • WAWASAN
    • KAJIAN
    • INSAN WAWASAN
  • REHAT
    • ARSIP
    • BUKU
    • FILM
    • OPINI
    • SASTRA
  • BINGKAI
    • ANALEKTA
    • INFOGRAFIS
    • KOMIK
    • PERISTIWA
    • SKETSA
  • PIPMI
    • Direktori
    • Suplemen
    • PUBLIKASI
  • Tentang Kami
    • KONTAK
    • Masthead
  • ENEN
  • IDID
KILAS

Aksi Mahasiswa Menuntut ‘Revolusi Pendidikan’

Mei 3, 2016
©Faisal.bal

©Faisal.bal

Senin siang (2/5) ribuan mahasiswa UGM dari berbagai fakultas berkumpul di halaman gedung pusat. Sejak pukul 10.00 WIB, massa aksi menyerukan yel-yel dan menyanyikan lagu perjuangan mahasiswa. Sedangkan di saat yang sama, dalam aula sedang dilakukan negosiasi antara pihak rektorat dengan perwakilan mahasiswa.

Beberapa mahasiswa langsung naik ke beranda lantai 2 dan mencabut atribut sisa upacara Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) yang bertuliskan ‘Ayo Kerja, Inovatif dan Kompetitif’. Spanduk tersebut kemudian digantikan dengan buatan mahasiswa yang bertuliskan ‘Revolusi Pendidikan’ dan beberapa spanduk lain berisi tuntutan atas berbagai masalah yang sedang hangat di lingkup UGM. Serentak massa berteriak riuh. Peristiwa tersebut diiringi dengan lagu Indonesia Raya sembari menurunkan bendera merah putih hingga setengah tiang.

Syahdan Husein mahasiswa Sastra Indonesia ’15 mengatakan bahwa hal tersebut merupakan keseriusan aksi mahasiswa kali ini. Perihal ‘Revolusi Pendidikan’, ia menambahkan bahwa aksi yang bertepatan dengan Hardiknas merupakan upaya mengingatkan kembali makna pendidikan saat ini.  “Pendidikan merupakan hal vital yang harusnya dapat diakses oleh seluruh masyarakat”, kalimat revolusi pendidikan perlu digaungkan agar ke depannya akses pendidikan lancar. Karena akses pendidikan merupakan hak seluruh masyarakat yang berdasar pada pembukaan UUD 1945 tentang mencerdaskan kehidupan bangsa.

Berkaitan dengan kalimat revolusi pendidikan yang ditulis di spanduk berukuran 8mx10m, salah satu mahasiswi D3 Teknik Sipil ’15 mengatakan bahwa ‘Revolusi Pendidikan’ merupakan keharusan untuk membela seluruh masyarat yang ingin mendapatkan pendidikan dengan mudah dan murah. “Pendidikan dan ilmu baru dapat kami peroleh lebih lanjut di jenjang yang lebih tinggi setelah wajib belajar 12 tahu yang telah dicanangkan oleh pemerintah”,  ungkapnya. Selain itu ia juga menambahkan bahwa revolusi pendidikan juga berkaitan dengan penyaluran dana pendidikan yang harusnya berkeadilan. Selain itu, istilah revolusi pendidikan merupakan akumulasi dari masalah yang timbul di UGM, sehingga sistem pendidikan harus diubah menuju arah yang lebih baik. “Harusnya pendidikan bisa didapatkan dimana saja tanpa membayar terlalu mahal”, timpal Adam Adiwijaya salah satu mahasiswa Ilmu Sejarah ’12.

Hingga sekitar pukul 13.00 negosiasi masih berjalan alot. Meskipun siang yang terik, teriakan massa terus bergema. Beberapa mahasiswa hampir memenuhi beranda lantai dua gedung pusat, rektor memilih untuk mengulur waktu untuk bertemu dengan massa. [Khumairoh]

#PestaRakyatBonbinmahasiswarektortukinugmukt
0
Facebook Twitter Google + Pinterest

Artikel Lainnya

Buruh Pibee Group Menangkan Tuntutan Pelunasan Upah

Ruang Redaksi Belum Aman, AJI Ungkap Kekerasan terhadap...

Aksi Solidaritas Suara Ibu Indonesia Soroti Kekerasan Negara...

Solidaritas Serikat Buruh Taru Martani Berujung Kemenangan dalam...

IWD Jogja 2026 Soroti Penindasan Perempuan Kelas Pekerja...

Diskusi LSF Ungkap Kekerasan Aparat terhadap Perempuan dalam...

Berikan Komentar Batal Membalas

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

Pos Terbaru

  • Buruh Pibee Group Menangkan Tuntutan Pelunasan Upah

    April 10, 2026
  • Ruang Redaksi Belum Aman, AJI Ungkap Kekerasan terhadap Jurnalis Perempuan

    April 9, 2026
  • Aksi Solidaritas Suara Ibu Indonesia Soroti Kekerasan Negara dalam Penyiraman Air Keras terhadap Andrie Yunus

    Maret 17, 2026
  • Solidaritas Serikat Buruh Taru Martani Berujung Kemenangan dalam Aksi Mogok Kerja

    Maret 13, 2026
  • IWD Jogja 2026 Soroti Penindasan Perempuan Kelas Pekerja dan Kelompok Rentan

    Maret 11, 2026

Jurnal Balairung Vol. 2 No. 2 (2020)

Infografis

Moral Tanpa Tuhan

Sampah Kota Ditopang Swadaya Warga

Berebut Gunungkidul

Yu Par, Legenda Kantin bonbin

Menyambut Coming Out Age dengan Berubah Menjadi Panda

Hubungi Kami

Facebook Twitter Instagram Pinterest

Ads

Footer Logo
  • TENTANG KAMI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • AWAK
  • KONTAK
  • KONTRIBUSI

©2022 BPPM BALAIRUNG UGM