Balairungpress
  • REDAKSI
    • KILAS
    • ALMAMATER
    • LAPORAN UTAMA
    • APRESIASI
    • INSAN WAWASAN
  • NALAR
    • WAWASAN
    • KAJIAN
  • REHAT
    • ARSIP
    • BUKU
    • FILM
    • OPINI
    • SASTRA
  • BINGKAI
    • ANALEKTA
    • INFOGRAFIS
    • KOMIK
    • PERISTIWA
    • SKETSA
  • PIPMI
    • Direktori
    • Suplemen
    • PUBLIKASI
  • ENEN
  • IDID
Newest post
Forum Kamisan Daring Perluas Jejaring Perlawanan Terhadap Pertambangan...
Pesantren Bumi Cendekia Bagikan Upaya Pencegahan Kekerasan Seksual...
Diskusi Buku “Pembangunan Untuk Siapa? Kisah Perempuan di...
LPM Himmah UII Ungkap Ketimpangan Pendidikan Dasar di...
Diskusi Perempuan Adat Kritik Jerat Paksaan Industri Ekstraktif
Muat Candaan Seksis, Buku Gadjah Mada Bercanda Karya...
Tilik Relasi Kolonial di Papua dalam Diskusi Papua...
Diskusi Pendidikan dan Demokrasi, Ungkap Gagalnya Pendidikan dalam...
Kota Batik yang Tenggelam
Titah AW: Jurnalisme Bisa Jadi Kanal Pengetahuan Lokal

Balairungpress

  • REDAKSI
    • KILAS
    • ALMAMATER
    • LAPORAN UTAMA
    • APRESIASI
    • INSAN WAWASAN
  • NALAR
    • WAWASAN
    • KAJIAN
  • REHAT
    • ARSIP
    • BUKU
    • FILM
    • OPINI
    • SASTRA
  • BINGKAI
    • ANALEKTA
    • INFOGRAFIS
    • KOMIK
    • PERISTIWA
    • SKETSA
  • PIPMI
    • Direktori
    • Suplemen
    • PUBLIKASI
  • ENEN
  • IDID
ANALEKTA

Sambut Ceramah Ganjar, Mahasiswa Bentangkan Spanduk Solidaritas untuk Wadas

April 10, 2022

©Damar/Bal

©Istimewa/Adit

Kamis petang (07-04),  ratusan orang dari berbagai kalangan memadati setiap sisi Masjid Kampus UGM. Di tengah-tengah jamaah yang hadir, sejumlah simpatisan warga Wadas duduk bersila menenteng sehelai spanduk putih yang dipenuhi coretan cat semprot. Tak ada bedanya dibanding jamaah lain, mereka bersimpuh di atas sajadah yang tergelar. Namun, mereka mendadak mengangkat spanduk tersebut ketika Ganjar Pranowo, Gubernur Jawa Tengah, mulai berdiri dan berbicara di mimbar masjid. 

“Ada yang bawa spanduk, mungkin mau menuliskan, diangkat juga saya tidak apa-apa,” tutur Ganjar di sela-sela sesi ceramah yang sedang berlangsung. Lantas, gelegar tepuk tangan para jamaah pengajian memecah suasana hening yang semula menyelubungi Masjid Kampus UGM. Mereka serempak bertepuk tangan menyambut naiknya selembar spanduk putih yang ditulisi kalimat berbunyi ‘#SaveWadas’ dengan cat semprot hitam. 

©Damar/Bal

©Istimewa/Andek

Pukul 20.30, salat berjamaah telah usai. Jamaah pengajian berbondong-bondong meninggalkan Masjid Kampus UGM, kecuali dua orang pemuda yang mengenakan kaos hitam dan sarung berjajar di depan muka masjid. Di bawah sorot lampu masjid yang berpendar kekuningan, mereka membentangkan sehelai spanduk lain yang menyerukan kalimat “Kelestarian Alam Adalah Sebagian dari Iman”. Tanpa teriakan-teriakan nyaring maupun keriuhan yang mengusik, mereka berdiri dalam hening menggenggam kedua ujung spanduk. Mereka berharap orang-orang menyempatkan diri untuk sejenak membaca dan meresapi jeritan hati yang berusaha disuarakan dalam spanduk-spanduk itu. 

©Damar/Bal

Jauh dari simpatisan warga Wadas yang terasing dalam remang lampu masjid, puluhan kilat kamera mengikuti kepergian sosok Ganjar Pranowo. Setelah sesekali meladeni orang-orang yang hendak mengabadikan momen bersamanya, ia berjalan meninggalkan Masjid Kampus UGM. Ia melangkah menjauhi spanduk-spanduk bercoretkan cat semprot hitam yang masih terbentang di tepi jalan.

Foto oleh Zidane Damar, Adit, dan Andek
Kurator: Samuel Johanes
Teks: Sidney Alvionita 
Penyunting: Bangkit Adhi Wiguna

2
Facebook Twitter Google + Pinterest

Artikel Lainnya

Masyarakat Pesisir Tuban Kian Terpinggir

Ekspresi Ruang dan Waktu di ARTJOG 2024

Penutupan TPST Piyungan Mengakibatkan Jalanan Penuh Sampah

Nyaman Kita adalah Luka Mereka

Gunungan Hasil Bumi dan 17 Tahun Perjuangan Warga...

Bangunan Sebagian Kawasan Kerohanian

Berikan Komentar Batal Membalas

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

Pos Terbaru

  • Forum Kamisan Daring Perluas Jejaring Perlawanan Terhadap Pertambangan Energi Hijau Panas Bumi

    Februari 16, 2026
  • Pesantren Bumi Cendekia Bagikan Upaya Pencegahan Kekerasan Seksual di Pesantren Lewat Diskusi “Memutus Mata Rantai Kekerasan Seksual di Pesantren”

    Januari 28, 2026
  • Diskusi Buku “Pembangunan Untuk Siapa? Kisah Perempuan di Kampung Kami” Soroti Dampak Pembangunan Bagi Ruang Hidup Perempuan

    Desember 25, 2025
  • LPM Himmah UII Ungkap Ketimpangan Pendidikan Dasar di DIY melalui Pameran “Melihat Sekolahku”

    Desember 18, 2025
  • Diskusi Perempuan Adat Kritik Jerat Paksaan Industri Ekstraktif

    Desember 10, 2025

Jurnal Balairung Vol. 2 No. 2 (2020)

Infografis

Moral Tanpa Tuhan

Sampah Kota Ditopang Swadaya Warga

Berebut Gunungkidul

Yu Par, Legenda Kantin bonbin

Menyambut Coming Out Age dengan Berubah Menjadi Panda

Hubungi Kami

Facebook Twitter Instagram Pinterest

Ads

Footer Logo
  • TENTANG KAMI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • AWAK
  • KONTAK
  • KONTRIBUSI

©2022 BPPM BALAIRUNG UGM