Balairungpress
  • REDAKSI
    • KILAS
    • ALMAMATER
    • LAPORAN UTAMA
    • APRESIASI
    • INSAN WAWASAN
  • NALAR
    • WAWASAN
    • KAJIAN
  • REHAT
    • ARSIP
    • BUKU
    • FILM
    • OPINI
    • SASTRA
  • BINGKAI
    • ANALEKTA
    • INFOGRAFIS
    • KOMIK
    • PERISTIWA
    • SKETSA
  • PIPMI
    • Direktori
    • Suplemen
    • PUBLIKASI
  • ENEN
  • IDID
Newest post
Diskusi Buku ā€œPembangunan Untuk Siapa? Kisah Perempuan di...
LPM Himmah UII Ungkap Ketimpangan Pendidikan Dasar di...
Diskusi Perempuan Adat Kritik Jerat Paksaan Industri Ekstraktif
Muat Candaan Seksis, Buku Gadjah Mada Bercanda Karya...
Tilik Relasi Kolonial di Papua dalam Diskusi Papua...
Diskusi Pendidikan dan Demokrasi, Ungkap Gagalnya Pendidikan dalam...
Kota Batik yang Tenggelam
Titah AW: Jurnalisme Bisa Jadi Kanal Pengetahuan Lokal
Membumikan Ilmu Bumi
Kuasa Kolonial Atas Pangan Lokal

Balairungpress

  • REDAKSI
    • KILAS
    • ALMAMATER
    • LAPORAN UTAMA
    • APRESIASI
    • INSAN WAWASAN
  • NALAR
    • WAWASAN
    • KAJIAN
  • REHAT
    • ARSIP
    • BUKU
    • FILM
    • OPINI
    • SASTRA
  • BINGKAI
    • ANALEKTA
    • INFOGRAFIS
    • KOMIK
    • PERISTIWA
    • SKETSA
  • PIPMI
    • Direktori
    • Suplemen
    • PUBLIKASI
  • ENEN
  • IDID
KABARKILAS

Perubahan: Harga Mati untuk PSSI

Maret 21, 2011

Kisruh beberapa waktu lalu di lembaga tertinggi sepak bola Indonesia, menjadi berita hangat di berbagai media nasional.Perdebatan dipicu mulai dari pencalonan kembali ketua PSSI Nurdin Halid, prestasi Tim Nasional Indonesia yang merosot, hingga dugaan suap di tubuh PSSI.

Permasalahan-permasalahan itulah yang Jumat (11/3) siang diangkat pada diskusi bertema ā€œPrestasi dan Korupsi dalam Tubuh PSSIā€. Diskusi yang berlangsung di Ruang Multimedia Fakultas Hukum UGM ini berjalan lancar dan tertib. Pembicara yang hadir diantaranya adalah Teguh Raharjo dari Dinas Pemuda dan Olahraga DIY, Hadiyanto dari Pengurus Daerah PSSI DIY, dan Lutfi Aji Praditama dari Pusat Kajian Anti Korupsi UGM.

Perubahan merupakan satu harga mati untuk memperbaiki karut-marut persepakbolaan Indonesia. Lutfi Aji Praditama mengungkapkan bahwa sebagai bagian dari pengembangan kader, harus ada restrukturisasi dalam tubuh PSSI. Hadiyanto, Pengurus Daerah PSSI DIY menambahkan, ā€œPerubahan ini bukan sekadar dari pengurus saja, tetapi juga dari mental setiap elemen sepak bola, baik dari pengurus, atlet, maupun suporter.ā€

Hadiyanto juga menyayangkan bakat pesepakbola Indonesia yang stagnan dan terlalu mengandalkan pemain asing. Menurutnya, cara untuk mengatasi dominasi pemain asing adalah dengan mengadakan pembinaan sepak bola di SMA dan memberikan bantuan dana baik dari sponsor maupun pemerintah.

Sementara itu, mengenai statuta FIFA yang melarang adanya intervensi politik terhadap badan sepak bola, Teguh Raharjo selaku Dinas Pemuda dan Olahraga DIY berpendapat, ā€œUUD Nomor 3 Pasal 10 Tahun 2004 menyatakan bahwa Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) mempunyai wewenang atas hal itu. Kewenangan Menpora termaktub dalam lima poin utama yakni: membina, mengatur, mengembangkan, melaksanakan, dan mengawasi.[Rizki]

hadiyantoKorupsiKORUPSSILutfi Aji PraditamaMenporaNurdin HalidPSSIseminarteguh raharjo
0
Facebook Twitter Google + Pinterest

Artikel Lainnya

Diskusi Buku ā€œPembangunan Untuk Siapa? Kisah Perempuan di...

LPM Himmah UII Ungkap Ketimpangan Pendidikan Dasar di...

Diskusi Perempuan Adat Kritik Jerat Paksaan Industri Ekstraktif

Muat Candaan Seksis, Buku Gadjah Mada Bercanda Karya...

Tilik Relasi Kolonial di Papua dalam Diskusi Papua...

Diskusi Pendidikan dan Demokrasi, Ungkap Gagalnya Pendidikan dalam...

Berikan Komentar Batal Membalas

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

Pos Terbaru

  • Diskusi Buku ā€œPembangunan Untuk Siapa? Kisah Perempuan di Kampung Kamiā€ Soroti Dampak Pembangunan Bagi Ruang Hidup Perempuan

    Desember 25, 2025
  • LPM Himmah UII Ungkap Ketimpangan Pendidikan Dasar di DIY melalui Pameran ā€œMelihat Sekolahkuā€

    Desember 18, 2025
  • Diskusi Perempuan Adat Kritik Jerat Paksaan Industri Ekstraktif

    Desember 10, 2025
  • Muat Candaan Seksis, Buku Gadjah Mada Bercanda Karya Heri Santoso Tuai Kritik Mahasiswa

    Desember 5, 2025
  • Tilik Relasi Kolonial di Papua dalam Diskusi Papua Bukan Tanah Kosong

    November 24, 2025

Jurnal Balairung Vol. 2 No. 2 (2020)

Infografis

Moral Tanpa Tuhan

Sampah Kota Ditopang Swadaya Warga

Berebut Gunungkidul

Yu Par, Legenda Kantin bonbin

Menyambut Coming Out Age dengan Berubah Menjadi Panda

Hubungi Kami

Facebook Twitter Instagram Pinterest

Ads

Footer Logo
  • TENTANG KAMI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • AWAK
  • KONTAK
  • KONTRIBUSI

©2022 BPPM BALAIRUNG UGM