Balairungpress
  • REDAKSI
    • KILAS
    • ALMAMATER
    • LAPORAN UTAMA
    • APRESIASI
    • INSAN WAWASAN
  • NALAR
    • WAWASAN
    • KAJIAN
  • REHAT
    • ARSIP
    • BUKU
    • FILM
    • OPINI
    • SASTRA
  • BINGKAI
    • ANALEKTA
    • INFOGRAFIS
    • KOMIK
    • PERISTIWA
    • SKETSA
  • PIPMI
    • Direktori
    • Suplemen
    • PUBLIKASI
  • ENEN
  • IDID
Newest post
Diskusi Buku ā€œPembangunan Untuk Siapa? Kisah Perempuan di...
LPM Himmah UII Ungkap Ketimpangan Pendidikan Dasar di...
Diskusi Perempuan Adat Kritik Jerat Paksaan Industri Ekstraktif
Muat Candaan Seksis, Buku Gadjah Mada Bercanda Karya...
Tilik Relasi Kolonial di Papua dalam Diskusi Papua...
Diskusi Pendidikan dan Demokrasi, Ungkap Gagalnya Pendidikan dalam...
Kota Batik yang Tenggelam
Titah AW: Jurnalisme Bisa Jadi Kanal Pengetahuan Lokal
Membumikan Ilmu Bumi
Kuasa Kolonial Atas Pangan Lokal

Balairungpress

  • REDAKSI
    • KILAS
    • ALMAMATER
    • LAPORAN UTAMA
    • APRESIASI
    • INSAN WAWASAN
  • NALAR
    • WAWASAN
    • KAJIAN
  • REHAT
    • ARSIP
    • BUKU
    • FILM
    • OPINI
    • SASTRA
  • BINGKAI
    • ANALEKTA
    • INFOGRAFIS
    • KOMIK
    • PERISTIWA
    • SKETSA
  • PIPMI
    • Direktori
    • Suplemen
    • PUBLIKASI
  • ENEN
  • IDID
ALMAMATER

Diskusi Pers Mahasiswa Se-Indonesia

Juli 21, 2010

Di tengah berbagai permasalahan yang dimiliki, pers mahasiswa (persma) tetap memiliki tanggung jawab sosial kepada masyarakat.

Artinya, ia tidak hanya menjadi menara gading yang jauh dari masyarakat. Hal ini terungkap dalam forum diskusi persma nasional yang merupakan satu dari rangkaian Festival Pers Mahasiswa Nasional (FPMN) 2010 berlangsung dari 17 hingga 18 Juli 2010. Himmah, Lembaga Penerbitan Mahasiswa (LPM) Universitas Islam Indonesia (UII) menjadi tuan rumah bagi forum dan festival yang dihadiri 29 LPM se-Indonesia ini.

Forum diskusi ini diselenggarakan di Pondok Pemuda Ambarbinangun atau biasa disebut Youth Hostel di bilangan Bantul, Yogyakarta. Panitia mengangkat tema Peran Persma di Mata Masyarakat. Setelah perkenalan masing-masing peserta dan panitia, acara kemudian dilanjutkan dengan pembagian peserta ke dalam grup kecil yang terdiri sekitar sepuluh orang untuk Focus Group Discussion (FGD).

Dalam FGD ini, masing-masing grup membahas subtema berbeda yang mewakili masing-masing divisi yang ada. Subtema tersebut antara lain Penelitian dan Pengembangan, Redaksi, dan Perusahaan. FGD yang berlangsung selama hampir tiga jam tersebut secara tuntas membahas akar permasalahan yang biasanya timbul di dalam tubuh persma. Setelah selesai dengan masing-masing grup, hasil FGD selanjutnya dipaparkan kepada seluruh peserta.

Akhirnya ditemukanlah masalah yang memang selama ini menghantui hampir seluruh persma. Pertama, yaitu terkait kaderisasi yang semakin memburuk yang berdampak terhadap berkurangnya animo mahasiswa untuk bergabung menjadi anggota LPM, terutama untuk divisi yang kurang populer seperti perusahaan dan produksi. Kedua, terkait dengan posisi tawar divisi perusahaan. Pertanyaan yang paling banyak terlontar dari mulut peserta adalah, ā€œlalu jika kebutuhan akan dana sudah bisa tercukupi apa lagi fungsi divisi ini?ā€

Forum ditutup dengan pembacaan doa bersama dan kemudian dilanjutkan dengan pembukaan FPMN di pelataran lokasi wisata Benteng Vredenburg. ā€œTujuan utama dari acara ini adalah untuk memecah akar permasalahan yang sering muncul di dalam tubuh persmaā€, ungkap Deden Ardiyawiranatha, selaku Ketua Pelaksana. Selain itu, Deden juga menambahkan bahwa acara ini bertujuan untuk menjalin hubungan baik antar aktivis persma se-Indonesia.Ā [Pepri]

balairungBPPMdiskusihimmahjurnalismejurnalistikkampusLPMmahasiswapenerbitanperspersmaugmuii
0
Facebook Twitter Google + Pinterest

Artikel Lainnya

Kicau Riuh Kampus Hijau UGM

SSPU Tetap Jalan, Aksi Tolak Uang Pangkal Hasilkan...

Habis SSPI, Terbitlah SSPU dalam Dialog Panas Mahasiswa...

Bebani Mahasiswa dengan Biaya Mahal, UGM Bersembunyi di...

Penerapan Uang Pangkal, Neoliberalisasi Berkedok Solusi

Pedagang Kaki Lima Stasiun Wates Digusur Tanpa Dasar...

Berikan Komentar Batal Membalas

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

Pos Terbaru

  • Diskusi Buku ā€œPembangunan Untuk Siapa? Kisah Perempuan di Kampung Kamiā€ Soroti Dampak Pembangunan Bagi Ruang Hidup Perempuan

    Desember 25, 2025
  • LPM Himmah UII Ungkap Ketimpangan Pendidikan Dasar di DIY melalui Pameran ā€œMelihat Sekolahkuā€

    Desember 18, 2025
  • Diskusi Perempuan Adat Kritik Jerat Paksaan Industri Ekstraktif

    Desember 10, 2025
  • Muat Candaan Seksis, Buku Gadjah Mada Bercanda Karya Heri Santoso Tuai Kritik Mahasiswa

    Desember 5, 2025
  • Tilik Relasi Kolonial di Papua dalam Diskusi Papua Bukan Tanah Kosong

    November 24, 2025

Jurnal Balairung Vol. 2 No. 2 (2020)

Infografis

Moral Tanpa Tuhan

Sampah Kota Ditopang Swadaya Warga

Berebut Gunungkidul

Yu Par, Legenda Kantin bonbin

Menyambut Coming Out Age dengan Berubah Menjadi Panda

Hubungi Kami

Facebook Twitter Instagram Pinterest

Ads

Footer Logo
  • TENTANG KAMI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • AWAK
  • KONTAK
  • KONTRIBUSI

©2022 BPPM BALAIRUNG UGM