Balairungpress
  • REDAKSI
    • KILAS
    • ALMAMATER
    • LAPORAN UTAMA
    • APRESIASI
    • WAWANCARA
  • NALAR
    • WAWASAN
    • KAJIAN
    • INSAN WAWASAN
  • REHAT
    • ARSIP
    • BUKU
    • FILM
    • OPINI
    • SASTRA
  • BINGKAI
    • ANALEKTA
    • INFOGRAFIS
    • KOMIK
    • PERISTIWA
    • SKETSA
  • PIPMI
    • Direktori
    • Suplemen
    • PUBLIKASI
  • ENEN
  • IDID
Latest post
Solidaritas Serikat Buruh Taru Martani Berujung Kemenangan dalam...
IWD Jogja 2026 Soroti Penindasan Perempuan Kelas Pekerja...
Napas Panjang Relokasi Imbas Ambisi Proyek Sumbu Filosofi
Diskusi LSF Ungkap Kekerasan Aparat terhadap Perempuan dalam...
Apakah ada Hari Esok untuk Aku Meminum Obat
Gaboleh Pilih-Pilih Makanan
Aksi Solidaritas untuk Arianto Tawakal Dibalas Kekerasan Ormas...
Forum Kamisan Daring Perluas Jejaring Perlawanan Terhadap Pertambangan...
Pesantren Bumi Cendekia Bagikan Upaya Pencegahan Kekerasan Seksual...
Diskusi Buku “Pembangunan Untuk Siapa? Kisah Perempuan di...

Balairungpress

  • REDAKSI
    • KILAS
    • ALMAMATER
    • LAPORAN UTAMA
    • APRESIASI
    • WAWANCARA
  • NALAR
    • WAWASAN
    • KAJIAN
    • INSAN WAWASAN
  • REHAT
    • ARSIP
    • BUKU
    • FILM
    • OPINI
    • SASTRA
  • BINGKAI
    • ANALEKTA
    • INFOGRAFIS
    • KOMIK
    • PERISTIWA
    • SKETSA
  • PIPMI
    • Direktori
    • Suplemen
    • PUBLIKASI
  • ENEN
  • IDID
ANALEKTABINGKAI

Jamuan Kosong Meja Kantin

April 18, 2021

©Anas/BAL

Motor-motor tidak terlihat memadati parkiran Lembah UGM. Hanya dedaunan kering dan dua kucing kelaparan yang terlihat. Parkiran Lembah UGM yang sebelum pandemi nyaris sesak kini diliputi kekosongan. Sudah lebih dari setahun kekosongan itu terjadi karena pandemi.

Sejak Maret 2020, kuliah daring diberlakukan. Penjual-penjual yang berjualan sampai sore, kehilangan pembeli-pembelinya. Pusat Jajanan Lembah (Pujale) UGM, tempat makan dengan banyak pilihan itu kini tidak dijejali mahasiswa-mahasiswa. Pandemi menyisakan sarang laba-laba dan sampah-sampah berserakan. Ketiadaan penjual-penjual di Pujale membuat tempat itu menjadi tidak terurus. Menurut keterangan Handi, salah satu penjaga di Fakultas Filsafat, penjual-penjual berpindah dari Pujale secara mandiri. “Sesaat setelah pandemi langsung pada pindah,” pungkasnya.

©Anas/BAL

©Anas/BAL

Hal yang sama ditemui di kantin Plaza BI, kantin yang terletak di dekat Fakultas Filsafat. Kursi-kursi yang memenuhi meja-meja kantin dinaikkan. Kios-kios kosong. Kios Yu Par, yang menyediakan lauk-pauk dan aneka jangan (olahan sayur) juga kosong. “Biasanya, saya makan siang di sini,” kata Eko, staf Pusat Keamanan Keselamatan Kesehatan Kerja dan Lingkungan (PK4L) yang pada Jumat (02-04) sedang duduk-duduk di dekat Bonbin, sapaan akrab kantin Plaza BI. Eko menambahkan bahwa ia sedikit kerepotan karena harus mencari makan siang di luar kampus sejak ditutupnya Bonbin.

©Anas/BAL

©Anas/BAL

Tidak hanya Pujale dan Bonbin, Kantin Sastra (Kansas) FIB, juga kosong dan kehilangan pembeli. Salah satu pemilik kios di Kansas, Ferry, mengatakan bahwa usaha kopinya sepi pembeli selama pandemi. Menurutnya, pandemi mengakibatkan penurunan pengunjung yang drastis.

Ferry kini lebih banyak menerima pesanan take away. Sebelum pandemi, gerainya ramai oleh mahasiswa dan dosen saat jam makan siang. Saat pandemi, hanya satu-dua saja. “Kalau sebelum pandemi, sampai panggung Kansas jadi tempat lesehan untuk makan,” tambahnya. Kansas kini kosong, tidak padat pembeli.

©Anas/BAL

©Anas/BAL

Sinar matahari yang terik, asap rokok di udara, aroma makanan, dan riuh obrolan di meja kantin adalah komponen yang mengisi jam makan siang. Itu sebelum pandemi. Kini, hal sesederhana makan siang menjadi hal yang patut dirindukan. Bukan makanan, kala pandemi, kantin-kantin memberikan jamuan berupa kekosongan.

Penulis: Elvinda F S
Fotografer: Fitra Anas

Penyunting: M. Rizqi Akbar

BonbinCOVID-19kansaskantinPujale
4
Facebook Twitter Google + Pinterest

Artikel Lainnya

Apakah ada Hari Esok untuk Aku Meminum Obat

Gaboleh Pilih-Pilih Makanan

Polisi Tidur

Masyarakat Pesisir Tuban Kian Terpinggir

Rintih Dara

Antara Stigma dan Setara

Berikan Komentar Batal Membalas

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

Pos Terbaru

  • Solidaritas Serikat Buruh Taru Martani Berujung Kemenangan dalam Aksi Mogok Kerja

    Maret 13, 2026
  • IWD Jogja 2026 Soroti Penindasan Perempuan Kelas Pekerja dan Kelompok Rentan

    Maret 11, 2026
  • Napas Panjang Relokasi Imbas Ambisi Proyek Sumbu Filosofi

    Maret 11, 2026
  • Diskusi LSF Ungkap Kekerasan Aparat terhadap Perempuan dalam Konflik Agraria PSN Banten

    Maret 7, 2026
  • Apakah ada Hari Esok untuk Aku Meminum Obat

    Maret 1, 2026

Jurnal Balairung Vol. 2 No. 2 (2020)

Infografis

Moral Tanpa Tuhan

Sampah Kota Ditopang Swadaya Warga

Berebut Gunungkidul

Yu Par, Legenda Kantin bonbin

Menyambut Coming Out Age dengan Berubah Menjadi Panda

Hubungi Kami

Facebook Twitter Instagram Pinterest

Ads

Footer Logo
  • TENTANG KAMI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • AWAK
  • KONTAK
  • KONTRIBUSI

©2022 BPPM BALAIRUNG UGM