Balairungpress
  • REDAKSI
    • KILAS
    • ALMAMATER
    • LAPORAN UTAMA
    • APRESIASI
    • INSAN WAWASAN
  • NALAR
    • WAWASAN
    • KAJIAN
  • REHAT
    • ARSIP
    • BUKU
    • FILM
    • OPINI
    • SASTRA
  • BINGKAI
    • ANALEKTA
    • INFOGRAFIS
    • KOMIK
    • PERISTIWA
    • SKETSA
  • PIPMI
    • Direktori
    • Suplemen
    • PUBLIKASI
  • ENEN
  • IDID
Newest post
Diskusi Buku “Pembangunan Untuk Siapa? Kisah Perempuan di...
LPM Himmah UII Ungkap Ketimpangan Pendidikan Dasar di...
Diskusi Perempuan Adat Kritik Jerat Paksaan Industri Ekstraktif
Muat Candaan Seksis, Buku Gadjah Mada Bercanda Karya...
Tilik Relasi Kolonial di Papua dalam Diskusi Papua...
Diskusi Pendidikan dan Demokrasi, Ungkap Gagalnya Pendidikan dalam...
Kota Batik yang Tenggelam
Titah AW: Jurnalisme Bisa Jadi Kanal Pengetahuan Lokal
Membumikan Ilmu Bumi
Kuasa Kolonial Atas Pangan Lokal

Balairungpress

  • REDAKSI
    • KILAS
    • ALMAMATER
    • LAPORAN UTAMA
    • APRESIASI
    • INSAN WAWASAN
  • NALAR
    • WAWASAN
    • KAJIAN
  • REHAT
    • ARSIP
    • BUKU
    • FILM
    • OPINI
    • SASTRA
  • BINGKAI
    • ANALEKTA
    • INFOGRAFIS
    • KOMIK
    • PERISTIWA
    • SKETSA
  • PIPMI
    • Direktori
    • Suplemen
    • PUBLIKASI
  • ENEN
  • IDID
KABARKILAS

Kampung Sospol Warnai Dies Natalis Fisipol

November 29, 2013

Dies Natalis FisipolFakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (Fisipol) tahun ini genap berusia 58 tahun. Pada perayaan Dies Natalisnya kali ini mengusung tema “Kampung Sospol”. Acara ini merupakan ruang apresiasi dan prestasi civitas academica Fisipol. Bertempat di Selasar Barat kampus Fisipol, acara tersebut diselenggarakan selama mulai Rabu (27/11) hingga Kamis (28/11). Acara ini dibuka pukul 09.20 WIB oleh Dr. Erwan Agus Purwanto, M.Si selaku Dekan Fisipol.

Ketua pelaksana, Chalida Hikmarani, mengatakan bahwa acara ini bertujuan untuk membangun kebersamaan, semangat akademik dan kreativitas mahasiswa. Ia juga menambahkan bahwa acara seperti ini tiap tahunnya rutin diagendakan. Berbagai karya, poster hasil riset, pameran Jurusan serta Unit Kegiatan Mahasiswa Fakultas (UKMF) dari Fisipol dipamerkan dalam stan-stan yang ada pada acara tersebut. “Kampung sospol ini kayak pameran semua kegiatan dan karya mahasiswa di Fisipol. Contohnya stan kami yang menyajikan kerajinan dan jamu hasil pemberdayaan masyarakat,” ungkap Febi, penjaga stan Jurusan Pembangunan Sosial dan Kesejahteraan (PSdK). Untuk menarik perhatian pengunjung, stan Jurusan PSdK tersebut mempromosikan jamu hasil dari program pemberdayaan masyarakat. Ia pun mengatakan, “Kami menawarkan produk jamu pada pengunjung, agar bisa nyobain, siapa tahu tertarik untuk membeli.”

Selain itu, Kampung Sospol juga menampilkan festival musik jalanan dengan tema kritik sosial. Mereka menamainya “Festival Ngamen”, acara tersebut merupakan persembahan dari musisi jalanan dengan menyajikan lirik yang khas. Chalida menambahkan bahwa “Festival Ngamen” dengan tema kritik sosial merupakan konsep baru. “Biar lebih nyospol dan mengena,” tambah Chalida.

Pengunjung merasa acara ini merupakan kegiatan yang unik karena adanya acara “Festival Ngamen”. “Acara seperti ini perlu diadakan lagi tahun depan. Bagus bisa merespon lingkungan melalui musik,” ujar Ibnu, Mahasiswa Sosiologi 2011. Menurutnya acara ini merupakan kegiatan yang positif, tidak perlu menampilkan band-band yang terkenal, cukup dengan pengamen-pengamen jalanan.

Selain itu, Acara tersebut menawarkan permainan “Balapan Nyospol”. Pengunjung yang ingin berpastisipasi membuat tim, kemudian diminta mengunjungi stan sebanyak-banyaknya. Dalam stan tersebut mahasiswa diminta menjawab pertanyaan yang diajukan oleh pihak stan. Dari jawaban tersebut mahasiswa kemudian memperoleh sejumlah kalimat dan mendapat hadiah. Chalida menambahkan, “Seru biar saling mengenal antar angkatan, Jurusan, Unit Riset dan UKMF.” Menurutnya, antusiasme pengunjung dinilai positif. “Kesiapan tahun ini jauh lebih baik dari tahun lalu dan lebih meriah,” ungkapnya. [Vuji Suprihatin, Ambar Muhaarotul Faiqoh, Shohieb Ahmad Nasruddin]

Dies Natalisfisipol
0
Facebook Twitter Google + Pinterest

Artikel Lainnya

Diskusi Buku “Pembangunan Untuk Siapa? Kisah Perempuan di...

LPM Himmah UII Ungkap Ketimpangan Pendidikan Dasar di...

Diskusi Perempuan Adat Kritik Jerat Paksaan Industri Ekstraktif

Muat Candaan Seksis, Buku Gadjah Mada Bercanda Karya...

Tilik Relasi Kolonial di Papua dalam Diskusi Papua...

Diskusi Pendidikan dan Demokrasi, Ungkap Gagalnya Pendidikan dalam...

Berikan Komentar Batal Membalas

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

Pos Terbaru

  • Diskusi Buku “Pembangunan Untuk Siapa? Kisah Perempuan di Kampung Kami” Soroti Dampak Pembangunan Bagi Ruang Hidup Perempuan

    Desember 25, 2025
  • LPM Himmah UII Ungkap Ketimpangan Pendidikan Dasar di DIY melalui Pameran “Melihat Sekolahku”

    Desember 18, 2025
  • Diskusi Perempuan Adat Kritik Jerat Paksaan Industri Ekstraktif

    Desember 10, 2025
  • Muat Candaan Seksis, Buku Gadjah Mada Bercanda Karya Heri Santoso Tuai Kritik Mahasiswa

    Desember 5, 2025
  • Tilik Relasi Kolonial di Papua dalam Diskusi Papua Bukan Tanah Kosong

    November 24, 2025

Jurnal Balairung Vol. 2 No. 2 (2020)

Infografis

Moral Tanpa Tuhan

Sampah Kota Ditopang Swadaya Warga

Berebut Gunungkidul

Yu Par, Legenda Kantin bonbin

Menyambut Coming Out Age dengan Berubah Menjadi Panda

Hubungi Kami

Facebook Twitter Instagram Pinterest

Ads

Footer Logo
  • TENTANG KAMI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • AWAK
  • KONTAK
  • KONTRIBUSI

©2022 BPPM BALAIRUNG UGM