Balairungpress
  • REDAKSI
    • KILAS
    • ALMAMATER
    • LAPORAN UTAMA
    • APRESIASI
    • INSAN WAWASAN
  • NALAR
    • WAWASAN
    • KAJIAN
  • REHAT
    • ARSIP
    • BUKU
    • FILM
    • OPINI
    • SASTRA
  • BINGKAI
    • ANALEKTA
    • INFOGRAFIS
    • KOMIK
    • PERISTIWA
    • SKETSA
  • PIPMI
    • Direktori
    • Suplemen
    • PUBLIKASI
  • ENEN
  • IDID
Newest post
Diskusi Buku “Pembangunan Untuk Siapa? Kisah Perempuan di...
LPM Himmah UII Ungkap Ketimpangan Pendidikan Dasar di...
Diskusi Perempuan Adat Kritik Jerat Paksaan Industri Ekstraktif
Muat Candaan Seksis, Buku Gadjah Mada Bercanda Karya...
Tilik Relasi Kolonial di Papua dalam Diskusi Papua...
Diskusi Pendidikan dan Demokrasi, Ungkap Gagalnya Pendidikan dalam...
Kota Batik yang Tenggelam
Titah AW: Jurnalisme Bisa Jadi Kanal Pengetahuan Lokal
Membumikan Ilmu Bumi
Kuasa Kolonial Atas Pangan Lokal

Balairungpress

  • REDAKSI
    • KILAS
    • ALMAMATER
    • LAPORAN UTAMA
    • APRESIASI
    • INSAN WAWASAN
  • NALAR
    • WAWASAN
    • KAJIAN
  • REHAT
    • ARSIP
    • BUKU
    • FILM
    • OPINI
    • SASTRA
  • BINGKAI
    • ANALEKTA
    • INFOGRAFIS
    • KOMIK
    • PERISTIWA
    • SKETSA
  • PIPMI
    • Direktori
    • Suplemen
    • PUBLIKASI
  • ENEN
  • IDID
KABARKILAS

Mengurai Strategi Cakap Berkomunikasi

Juni 5, 2011

“Setiap orang berkomunikasi, tapi tidak semua cakap dalam berkomunikasi,” ungkap Syafrizal, S.IP., dosen Ilmu Komunikasi UGM. Hal senada pun diutarakan Suherman, Pembina BEM-KM UGM. “Cara berkomunikasi sangat menentukan kesuksesan seseorang.” Berangkat dari kesadaran inilah, BEM-KM UGM dan Keluarga Mahasiswa Administrasi Negara bersinergi menyelenggarakan SeminarPublic Speaking bertajuk Confidence Day: Speak Up Your Creation pada Sabtu (4/6). Seminar yang diselenggrakan di Auditorium Fakultas Kedokteran Umum UGM ini menghadirkan dua motivator, yakni pakar komunikasi Syafrizal, S.IP., dan Pembaca Berita Putra Nababan.

Seminar yang dimoderatori oleh Achmad Choirudin, Pemimpin Umum BPPM Balairung 2010 sekaligus aktivis Kembang Merak ini, berlangsung cukup cair. Hal ini ditengarai dari antusiasme peserta dalam bertanya dan menyimak penuturan motivator. Gea Laksita, mahasiswa Ilmu Komunikasi 2010, sangat mengapresiasi acara ini. “Acaranya menarik karena bisa memotivasi saya untuk mengembangkan soft skill, khususnya dalam bidang keahlian berbicara,” ungkapnya.

Dalam seminar ini, Syafrizal menekankan pentingnya kecakapan public speaking dalam proses komunikasi. “Kemampuan berbicara juga jadi penentu kualitas kepribadian seseorang,” imbuhnya. Namun sayangnya, banyak orang yang mengalami kesulitan ketika berbicara di depan publik karena rasa takut atau cemas. Ia memetakan manifestasi ketakutan tersebut menjadi dua, yaitu physical symptoms dan psychological symptoms. Tenggorokan kering, sesak nafas, degup jantung yang abnormal, gemetar, dan berkeringat menjadi beberapa indikator dariphysical symptoms. Sementara psychological symptoms merupakan gangguan yang bersifat teknis seperti lupa isi percakapan dan takut menatap mata peserta.

Putra Nababan pun mengiyakan pernyataan Syafrizal tersebut. Menurutnya, ketakutan yang ditandai dari perasaan grogi menjadi salah satu faktor dominan yang menghambat seseorang berbicara di depan publik. “Penumbuhan kecintaan pada materi pembicaraan menjadi kunci penting keberhasilan komunikasi,” ujar pria yang akrab disapa Putra ini. Selain berwawasan luas dan ekspresif, pembicara yang baik harus memiliki kemampuan melihat masalah dari pelbagai perspektif. Adapun pembicara yang baik menurut versi Syafrizal, yakni pembicara yang berhasil membuat komunikannya memahami isi pesan. Caranya dengan meningkatkan kualitas diri kita selaku pembicara. “Hal ini bisa dipupuk dengan banyak bergaul, membuka diri serta meningkatkan kultur baca,” paparnya.[Ayu]

0
Facebook Twitter Google + Pinterest

Artikel Lainnya

Diskusi Buku “Pembangunan Untuk Siapa? Kisah Perempuan di...

LPM Himmah UII Ungkap Ketimpangan Pendidikan Dasar di...

Diskusi Perempuan Adat Kritik Jerat Paksaan Industri Ekstraktif

Muat Candaan Seksis, Buku Gadjah Mada Bercanda Karya...

Tilik Relasi Kolonial di Papua dalam Diskusi Papua...

Diskusi Pendidikan dan Demokrasi, Ungkap Gagalnya Pendidikan dalam...

Berikan Komentar Batal Membalas

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

Pos Terbaru

  • Diskusi Buku “Pembangunan Untuk Siapa? Kisah Perempuan di Kampung Kami” Soroti Dampak Pembangunan Bagi Ruang Hidup Perempuan

    Desember 25, 2025
  • LPM Himmah UII Ungkap Ketimpangan Pendidikan Dasar di DIY melalui Pameran “Melihat Sekolahku”

    Desember 18, 2025
  • Diskusi Perempuan Adat Kritik Jerat Paksaan Industri Ekstraktif

    Desember 10, 2025
  • Muat Candaan Seksis, Buku Gadjah Mada Bercanda Karya Heri Santoso Tuai Kritik Mahasiswa

    Desember 5, 2025
  • Tilik Relasi Kolonial di Papua dalam Diskusi Papua Bukan Tanah Kosong

    November 24, 2025

Jurnal Balairung Vol. 2 No. 2 (2020)

Infografis

Moral Tanpa Tuhan

Sampah Kota Ditopang Swadaya Warga

Berebut Gunungkidul

Yu Par, Legenda Kantin bonbin

Menyambut Coming Out Age dengan Berubah Menjadi Panda

Hubungi Kami

Facebook Twitter Instagram Pinterest

Ads

Footer Logo
  • TENTANG KAMI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • AWAK
  • KONTAK
  • KONTRIBUSI

©2022 BPPM BALAIRUNG UGM