Balairungpress
  • REDAKSI
    • KILAS
    • ALMAMATER
    • LAPORAN UTAMA
    • APRESIASI
    • INSAN WAWASAN
  • NALAR
    • WAWASAN
    • KAJIAN
  • REHAT
    • ARSIP
    • BUKU
    • FILM
    • OPINI
    • SASTRA
  • BINGKAI
    • ANALEKTA
    • INFOGRAFIS
    • KOMIK
    • PERISTIWA
    • SKETSA
  • PIPMI
    • Direktori
    • Suplemen
    • PUBLIKASI
  • ENEN
  • IDID
Newest post
Diskusi Buku ā€œPembangunan Untuk Siapa? Kisah Perempuan di...
LPM Himmah UII Ungkap Ketimpangan Pendidikan Dasar di...
Diskusi Perempuan Adat Kritik Jerat Paksaan Industri Ekstraktif
Muat Candaan Seksis, Buku Gadjah Mada Bercanda Karya...
Tilik Relasi Kolonial di Papua dalam Diskusi Papua...
Diskusi Pendidikan dan Demokrasi, Ungkap Gagalnya Pendidikan dalam...
Kota Batik yang Tenggelam
Titah AW: Jurnalisme Bisa Jadi Kanal Pengetahuan Lokal
Membumikan Ilmu Bumi
Kuasa Kolonial Atas Pangan Lokal

Balairungpress

  • REDAKSI
    • KILAS
    • ALMAMATER
    • LAPORAN UTAMA
    • APRESIASI
    • INSAN WAWASAN
  • NALAR
    • WAWASAN
    • KAJIAN
  • REHAT
    • ARSIP
    • BUKU
    • FILM
    • OPINI
    • SASTRA
  • BINGKAI
    • ANALEKTA
    • INFOGRAFIS
    • KOMIK
    • PERISTIWA
    • SKETSA
  • PIPMI
    • Direktori
    • Suplemen
    • PUBLIKASI
  • ENEN
  • IDID
ALMAMATER

Berebut Ruang, Loker Kapala Sastra Terancam Digusur

Maret 17, 2011

Perebutan ruang antara Dekanat dan Badan Semi Otonom (BSO) terjadi di Fakultas Ilmu Budaya. Pihak Dekanat berencana menggusur ruang sekretariat Keluarga Pecinta Alam Sastra (KAPS), BSO yang lebih dikenal dengan sebutan Kapala Sastra. Alasan penggusuran dikarenakan ruangan tersebut akan digunakan sebagai ruang internet terpadu bernamaĀ E-Learning Gateway & Multimedia, sebuah ruang yang wajib dimiliki seluruh fakultas sebagai basis pembelajaran melalui dunia maya. Pewajibannya dilakukan oleh rektorat atas pengalaman berhentinya proses pembelajaran formal ketika terjadi erupsi Merapi tahun lalu.

Tenggat waktu yang diberikan pihak Dekanat sebenarnya sudah lewat, Februari lalu. Namun karena terjadi tarik ulur kepentingan antara Dekanat dan KAPS, pemindahan belum terjadi. Dipisahkannya aset dan ruang sekretariat membuat KAPS enggan pindah. ā€œAset kami yang ditaksir bernilai Rp. 105.000.000,- akan diletakkan di gudang,ā€ tutur Andhika Arief, Ketua KAPS. Padahal kami mendapatkannya dengan usaha mandiri, tegasnya.

Sementara itu, kegigihan pihak Dekanat untuk memindahkan ruang KAPS berdasar pada kesepakatan yang telah dibuat. ā€œKami melakukan pemindahan itu karena sudah ada persetujuan dari ketua KAPSĀ  dan presiden LEM sebelum Dika dan Zaki,ā€ kata Drs. Arief Akhyat, M.A. Wakil Dekan tiga FIB. Merespon hal tersebut, Dika mengatakan bahwa kesepakatan yang terjadi hanya sebatas perjanjian lisan, tidak tertulis. Zaki bahkan mengaku tidak begitu paham terhadap kesepakatan itu.

Menanggapi polemik yang terjadi, Lembaga Eksekutif Mahasiswa (LEM) FIB pun mengambil sikap. Mereka siap menjadi jembatan keduanya. ā€œKami mengupayakan mediasi berkesinambungan,ā€ ujar Achmad Zaki, presiden LEM FIB. Akan tetapi apabila mediasi tidak berbuah manis bagi KAPS, kami akan berusaha mencari tempat yang layak untuk mereka, tambahnya.

Upaya mediasi terus diupayakan pihak LEM agar KAPS dan Dekanat menemui solusi bersama. Namun hingga mediasi terakhir, 14 Maret 2011 belum ada solusi permanen yang dilahirkan. Tapi setidaknya KAPS bisa bernapas lega karena Dekanat akan mencari ruang alternatif lain dan KAPS masih berhak menempati lokernya.Ā [Ali]

 

fib ugmKapalasastrapenggusuran
0
Facebook Twitter Google + Pinterest

Artikel Lainnya

Kicau Riuh Kampus Hijau UGM

SSPU Tetap Jalan, Aksi Tolak Uang Pangkal Hasilkan...

Habis SSPI, Terbitlah SSPU dalam Dialog Panas Mahasiswa...

Bebani Mahasiswa dengan Biaya Mahal, UGM Bersembunyi di...

Penerapan Uang Pangkal, Neoliberalisasi Berkedok Solusi

Pedagang Kaki Lima Stasiun Wates Digusur Tanpa Dasar...

Berikan Komentar Batal Membalas

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

Pos Terbaru

  • Diskusi Buku ā€œPembangunan Untuk Siapa? Kisah Perempuan di Kampung Kamiā€ Soroti Dampak Pembangunan Bagi Ruang Hidup Perempuan

    Desember 25, 2025
  • LPM Himmah UII Ungkap Ketimpangan Pendidikan Dasar di DIY melalui Pameran ā€œMelihat Sekolahkuā€

    Desember 18, 2025
  • Diskusi Perempuan Adat Kritik Jerat Paksaan Industri Ekstraktif

    Desember 10, 2025
  • Muat Candaan Seksis, Buku Gadjah Mada Bercanda Karya Heri Santoso Tuai Kritik Mahasiswa

    Desember 5, 2025
  • Tilik Relasi Kolonial di Papua dalam Diskusi Papua Bukan Tanah Kosong

    November 24, 2025

Jurnal Balairung Vol. 2 No. 2 (2020)

Infografis

Moral Tanpa Tuhan

Sampah Kota Ditopang Swadaya Warga

Berebut Gunungkidul

Yu Par, Legenda Kantin bonbin

Menyambut Coming Out Age dengan Berubah Menjadi Panda

Hubungi Kami

Facebook Twitter Instagram Pinterest

Ads

Footer Logo
  • TENTANG KAMI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • AWAK
  • KONTAK
  • KONTRIBUSI

©2022 BPPM BALAIRUNG UGM