Balairungpress
  • REDAKSI
    • KILAS
    • ALMAMATER
    • LAPORAN UTAMA
    • APRESIASI
    • WAWANCARA
  • NALAR
    • WAWASAN
    • KAJIAN
    • INSAN WAWASAN
  • REHAT
    • ARSIP
    • BUKU
    • FILM
    • OPINI
    • SASTRA
  • BINGKAI
    • ANALEKTA
    • INFOGRAFIS
    • KOMIK
    • PERISTIWA
    • SKETSA
  • PIPMI
    • Direktori
    • Suplemen
    • PUBLIKASI
  • ENEN
  • IDID
  • Menu Item
Latest post
Katrin Bandel: Konstruksi Gender dan Perempuan dalam Wacana...
Kiamat Kecil di Timbulsloko
Berat Sebelah Kuasa Poligami
Difabel
APATIS Soroti Lonjakan Biaya Pendidikan, Serukan Mahasiswa Terus...
Perempuan Tagih Janji Puan Sahkan RUU PPRT
Rajam Norma Hetero Melintang Zaman
balpress
balpress
Pesan Teror dan Intimidasi Menghiasi Aksi #KawalPutusanMK di...

Balairungpress

  • REDAKSI
    • KILAS
    • ALMAMATER
    • LAPORAN UTAMA
    • APRESIASI
    • WAWANCARA
  • NALAR
    • WAWASAN
    • KAJIAN
    • INSAN WAWASAN
  • REHAT
    • ARSIP
    • BUKU
    • FILM
    • OPINI
    • SASTRA
  • BINGKAI
    • ANALEKTA
    • INFOGRAFIS
    • KOMIK
    • PERISTIWA
    • SKETSA
  • PIPMI
    • Direktori
    • Suplemen
    • PUBLIKASI
  • ENEN
  • IDID
  • Menu Item
KABARKILAS

Masalah Palestina Bukan Cuma Masalah Muslim

Mei 21, 2011

Selasa(17/5) malam, puluhan orang berkumpul di lapangan parkir Lembah UGM dalam peringatan 63 tahun NAKBA, hari yang bersejarah bagi rakyat Palestina.

“NAKBA adalah hari dimulainya penindasan kaum Zionis Israel terhadap rakyat Palestina,” tutur Muhammad Ma’ruf, ketua panitia acara tersebut. Acara yang terselenggara atas kerja sama Voice Of Palestine (VOP) Indonesia dengan Retorika, Keluarga Mahasiswa Filsafat (KMF), dan beberapa organisasi lainnya itu bertujuan untuk membangun solidaritas kepada rakyat Palestina.

Jika biasanya acara solidaritas untuk Palestina diisi dengan hal-hal yang bernuansa Islam, acara kali ini justru diisi dengan pemutaran film dokumenter dan pertunjukan musik. Muhammad Ma’ruf menjelaskan, hal tersebut ditujukan untuk meluruskan persepsi tentang masalah Palestina yang berkembang di masyarakat selama ini. “Acara solidaritas untuk Palestina selalu identik dengan Islam, sehingga masyarakat merasa bahwa masalah Palestina hanya milik umat Islam,” jelasnya.

Ma’ruf melanjutkan, masalah penindasan warga Palestina oleh Zionis Israel bukan masalah suku, ras, atau agama, melainkan masalah kemanusiaan. Apa yang dilakukan Zionis Israel telah melanggar hak-hak asasi dan melukai nurani manusia. “Siapapun yang merasa manusia dan masih memiliki hati nurani, apapun suku dan agamanya, selayaknya peduli pada masalah kemanusiaan yang terjadi di Palestina,” ungkapnya.

Mujtahid Hashem selaku perwakilan VOP, menyampaikan pentingnya memperingati NAKBA sebagai bentuk solidaritas terhadap rakyat Paestina. “Kita adalah bagian dari jutaan manusia di berbagai belahan dunia yang masih mau ingat dan peduli bahwa ribuan kilometer dari sini, di negara Palestina, masih terjadi pembantaian dan kesewenang-wenangan terhadap umat manusia,” tegasnya.

Hashem juga menjelaskan makna NAKBA bagi rakyat Palestina. “Bagi Zionis Israel, hari ini adalah hari kemerdekaan mereka karena telah berhasil merebut sebagian wilayah Palestina. Tapi bagi rakyat Palestina, hari ini adalah hari direbutnya tanah ulayat mereka dan dimulainya penjajahan di atas tanah mereka sendiri,” ujarnya.

Berbagai grup band seperti Sonde Monink, Sodara-Sodari, dan beberapa grup band dari Jawa Tengah lainnya memeriahkan acara ini. Hadir pula John Tobing, aktivis mahasiswa ’98 dan pencipta lagu “Darah Juang”. [Ibnu]

63 tahunislamisraelNAKBApalestinasolidaritaszionis
0
Facebook Twitter Google + Pinterest

Artikel Lainnya

SEJAGAD, Serikat Pekerja Kampus Pertama di Indonesia, Resmi Didirikan

IWD Jogja 2026 Soroti Penindasan Perempuan Kelas Pekerja...

Diskusi LSF Ungkap Kekerasan Aparat terhadap Perempuan dalam...

Aksi Solidaritas untuk Arianto Tawakal Dibalas Kekerasan Ormas...

Forum Kamisan Daring Perluas Jejaring Perlawanan Terhadap Pertambangan...

Pesantren Bumi Cendekia Bagikan Upaya Pencegahan Kekerasan Seksual...

Berikan Komentar Batal Membalas

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

Pos Terbaru

  • Katrin Bandel: Konstruksi Gender dan Perempuan dalam Wacana Pascakolonial

    Maret 12, 2026
  • Kiamat Kecil di Timbulsloko

    Maret 12, 2026
  • Berat Sebelah Kuasa Poligami

    Maret 12, 2026
  • Difabel

    Maret 12, 2026
  • APATIS Soroti Lonjakan Biaya Pendidikan, Serukan Mahasiswa Terus “Berisik”

    Maret 12, 2026

Jurnal Balairung Vol. 2 No. 2 (2020)

Infografis

Sepah Pemerintah Ditadah Bank Sampah

Sampah Kota Ditopang Swadaya Warga

Moral Tanpa Tuhan

Sampah Kota Ditopang Swadaya Warga

Berebut Gunungkidul

Hubungi Kami

Facebook Twitter Instagram Pinterest

Ads

Footer Logo
  • TENTANG KAMI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • AWAK
  • KONTAK
  • KONTRIBUSI

©2022 BPPM BALAIRUNG UGM