Balairungpress
  • REDAKSI
    • KILAS
    • ALMAMATER
    • LAPORAN UTAMA
    • APRESIASI
    • WAWANCARA
  • NALAR
    • WAWASAN
    • KAJIAN
    • INSAN WAWASAN
  • REHAT
    • ARSIP
    • BUKU
    • FILM
    • OPINI
    • SASTRA
  • BINGKAI
    • ANALEKTA
    • INFOGRAFIS
    • KOMIK
    • PERISTIWA
    • SKETSA
  • PIPMI
    • Direktori
    • Suplemen
    • PUBLIKASI
  • Tentang Kami
    • KONTAK
    • Masthead
  • ENEN
  • IDID
Latest post
Kalyanamitra Ungkap Kekerasan Seksual dalam Pernikahan Masih Dinormalisasi
Pesangon Tidak Sesuai, Buruh MSV Studio Lanjutkan Gugatan
Kuliah Kerja Ngapusi!
Yang Mati dari Hukuman Mati
Buruh Pibee Group Menangkan Tuntutan Pelunasan Upah
Ruang Redaksi Belum Aman, AJI Ungkap Kekerasan terhadap...
Aksi Solidaritas Suara Ibu Indonesia Soroti Kekerasan Negara...
Solidaritas Serikat Buruh Taru Martani Berujung Kemenangan dalam...
IWD Jogja 2026 Soroti Penindasan Perempuan Kelas Pekerja...
Napas Panjang Relokasi Imbas Ambisi Proyek Sumbu Filosofi

Balairungpress

  • REDAKSI
    • KILAS
    • ALMAMATER
    • LAPORAN UTAMA
    • APRESIASI
    • WAWANCARA
  • NALAR
    • WAWASAN
    • KAJIAN
    • INSAN WAWASAN
  • REHAT
    • ARSIP
    • BUKU
    • FILM
    • OPINI
    • SASTRA
  • BINGKAI
    • ANALEKTA
    • INFOGRAFIS
    • KOMIK
    • PERISTIWA
    • SKETSA
  • PIPMI
    • Direktori
    • Suplemen
    • PUBLIKASI
  • Tentang Kami
    • KONTAK
    • Masthead
  • ENEN
  • IDID
KABARKILAS

Trisakti Mendominasi Kompetisi Badminton UGM Cup

Maret 26, 2013
©Tio Derma

©Tio Derma

Setelah berlangsung selama lima hari, kejuaraan bulu tangkis UGM Cup ditutup pada Sabtu (23/3). Kompetisi ini digagas oleh Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Bulu Tangkis yang dilangsungkan tiap dua tahun sekali. “Kami menyelenggarakan UGM Cup dengan tujuan menyambung silaturahmi pemain bulu tangkis dari universitas lain,” kata Gita Kurnia Graha, Ketua Penyelenggara UGM CUP 2013.

Ini merupakan kedua kalinya UKM Bulu Tangkis menyelenggarakan UGM Cup. Peserta UGM Cup kali ini mengalami peningkatan dari kompetisi pertama yang diselenggarakan pada 2011 lalu. Tim-tim dari 25 universitas di seluruh Indonesia bertanding untuk memperebutkan tujuh gelar juara dan hadiah total sebesar Rp. 18.900.000. Ajang ini mempertandingkan tujuh partai yang terdiri dari dua partai beregu dan lima partai perseorangan.

Partai beregu yang terdiri dari beregu putra dan putri dipertandingkan sejak Senin hingga Rabu. Tim dari Universitas Trisakti mendominasi partai-partai tersebut dan muncul sebagai juara. Keesokan harinya bertanding lima partai dari partai perseorangan, yaitu tunggal putra, tunggal putri, ganda putra, ganda putri dan ganda campuran. Di hari Jum’at, peserta yang melaju hingga babak semifinal berjuang untuk mendapatkan tiket ke final. Pada hari Sabtu, kelima partai mempertemukan sepuluh peserta dalam babak final.

Partai tunggal putri mempertemukan Novalia Agustianti dan Putri Muthia Pangersa yang sama-sama berasal dari Universitas Trisakti. Pertandingan berlangsung dalam tiga set. Meskipun sempat tertinggal pada set pertama, Putri berhasil menaklukkan rivalnya yang juga temannya di kampus pada set kedua dan ketiga. “Kami memang berteman di luar lapangan, tetapi jika di lapangan kami adalah saingan,” jelas Putri sambil menyeka keringat. Kemenangan di turnamen seperti ini bukanlah yang pertama baginya. Putri bahkan pernah mewakili Indonesia di ajang internasional. “Saya pernah mewakili Indonesia di sebuah pertandingan internasional di Kuba dan menjadi juara,” ungkapnya.

Pada saat yang sama, pertandingan partai tunggal putra dimenangkan oleh Bandar Sigit dari Universitas Trisakti dalam dua set sekaligus. Ia menyingkirkan Isnan Santosa,  finalis dari Universitas Ahmad Dahlan dengan skor 21-12 dan 21-11. Universitas Trisakti terus mendulang piala saat Ferrico Heryansyah dan Samuel Paulus mempersembahkan piala kelima mereka dari partai ganda putra. Partai ganda putri kembali mempertemukan dua finalis yang sama-sama berasal dari Trisakti. Pertandingan dihentikan pada set kedua karena salah satu peserta, yaitu Novalia Agustianti mengeluh sakit. Gelar juara kemudian didapatkan dengan mudah oleh Deariska Medita dan Nurbeta.

Partai ganda campuran yang merupakan pertandingan pamungkas pada UGM Cup 2013 menobatkan Angga Reska dan Deariska Medita dari Universitas Trisakti sebagai juara. Kemenangan Angga dan Deariska membuat Universitas Trisakti menyapu bersih seluruh piala. “Kemenangan kami disebabkan lawan yang kelelahan, mereka sebelumnya bertanding juga hari ini untuk kemudian bertanding di final,” ungkap Angga. Menurutnya, selain faktor kelelahan lawan, keunggulan mereka juga dikarenakan persiapan yang matang.

UGM Cup kali ini menegaskan dominasi universitas yang terletak di Jakarta Barat itu dalam bidang bulu tangkis antar mahasiswa. Menurut Tio Dwi Riyanda, Manager Tim Trisakti, hal ini terjadi karena bulu tangkis adalah UKM favorit di sana. Selain itu, dukungan dari universitas juga turut menghantar mereka meraih prestasi. “Kamis lalu Direktur Kemahasiswaan datang memberikan semangat kepada kami,” terang Tio.

Di ajang ini tak ada satupun perwakilan dari UGM yang muncul sebagai juara. Menurut Gita, ini disebabkan kurangnya minat mahasiswa UGM pada bidang olahraga satu ini. Kurangnya minat menyebabkan kurangnya sumber bibit unggul. Gita mencontohkan pada Porsenigama kemarin, yang datang menonton pertandingan bulu tangkis hanya penggemar bulu tangkis saja. “Penonton sepak bola dan voli selalu ramai, tidak seperti bulu tangkis,” bebernya.

Dalam menyelenggarakan acara ini panitia menemui beberapa kesulitan. Salah satunya adalah masalah keuangan. Gita mengatakan, pihak panitia kesulitan mendapatkan sponsor. Masalah teratasi berkat dukungan Direktorat Kemahasiswaan.

Acara ditutup oleh Senawi selaku  Direktur Kemahasiswaan. Ia menyampaikan dalam pidatonya bahwa mahasiswa perlu membangun sinergi satu sama lain dan bukannya tawuran.  Di akhir acara tibalah saat yang ditunggu oleh para juara, yaitu pemberian piala. Satu per satu juara menaiki podium dan menerima piala.

Dengan ditutupnya acara, Gita berharap agar UGM Cup 2015 dapat lebih baik. “Kami berharap pihak kampus dapat lebih terlibat pada acara-acara mendatang,” harap Gita. “Kami juga berharap UGM Cup tahun depan bukan lagi kegiatan UKM Bulu Tangkis, tapi menjadi agenda kampus,” pungkasnya. [Erni Maria Angreini]

 

Administrator

See author's posts

0
Facebook Twitter Google + Pinterest

Artikel Lainnya

Kalyanamitra Ungkap Kekerasan Seksual dalam Pernikahan Masih Dinormalisasi

Pesangon Tidak Sesuai, Buruh MSV Studio Lanjutkan Gugatan

Buruh Pibee Group Menangkan Tuntutan Pelunasan Upah

Ruang Redaksi Belum Aman, AJI Ungkap Kekerasan terhadap...

Aksi Solidaritas Suara Ibu Indonesia Soroti Kekerasan Negara...

Solidaritas Serikat Buruh Taru Martani Berujung Kemenangan dalam...

Berikan Komentar Batal Membalas

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

Pos Terbaru

  • Kalyanamitra Ungkap Kekerasan Seksual dalam Pernikahan Masih Dinormalisasi

    April 27, 2026
  • Pesangon Tidak Sesuai, Buruh MSV Studio Lanjutkan Gugatan

    April 24, 2026
  • Kuliah Kerja Ngapusi!

    April 15, 2026
  • Yang Mati dari Hukuman Mati

    April 14, 2026
  • Buruh Pibee Group Menangkan Tuntutan Pelunasan Upah

    April 10, 2026

Jurnal Balairung Vol. 2 No. 2 (2020)

Infografis

Moral Tanpa Tuhan

Sampah Kota Ditopang Swadaya Warga

Berebut Gunungkidul

Yu Par, Legenda Kantin bonbin

Menyambut Coming Out Age dengan Berubah Menjadi Panda

Hubungi Kami

Facebook Twitter Instagram Pinterest

Ads

Footer Logo
  • TENTANG KAMI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • AWAK
  • KONTAK
  • KONTRIBUSI

©2022 BPPM BALAIRUNG UGM