Balairungpress
  • REDAKSI
    • KILAS
    • ALMAMATER
    • LAPORAN UTAMA
    • APRESIASI
    • WAWANCARA
  • NALAR
    • WAWASAN
    • KAJIAN
    • INSAN WAWASAN
  • REHAT
    • ARSIP
    • BUKU
    • FILM
    • OPINI
    • SASTRA
  • BINGKAI
    • ANALEKTA
    • INFOGRAFIS
    • KOMIK
    • PERISTIWA
    • SKETSA
  • PIPMI
    • Direktori
    • Suplemen
    • PUBLIKASI
  • ENEN
  • IDID
Latest post
Aksi Solidaritas Suara Ibu Indonesia Soroti Kekerasan Negara...
Solidaritas Serikat Buruh Taru Martani Berujung Kemenangan dalam...
IWD Jogja 2026 Soroti Penindasan Perempuan Kelas Pekerja...
Napas Panjang Relokasi Imbas Ambisi Proyek Sumbu Filosofi
Diskusi LSF Ungkap Kekerasan Aparat terhadap Perempuan dalam...
Apakah ada Hari Esok untuk Aku Meminum Obat
Gaboleh Pilih-Pilih Makanan
Aksi Solidaritas untuk Arianto Tawakal Dibalas Kekerasan Ormas...
Forum Kamisan Daring Perluas Jejaring Perlawanan Terhadap Pertambangan...
Pesantren Bumi Cendekia Bagikan Upaya Pencegahan Kekerasan Seksual...

Balairungpress

  • REDAKSI
    • KILAS
    • ALMAMATER
    • LAPORAN UTAMA
    • APRESIASI
    • WAWANCARA
  • NALAR
    • WAWASAN
    • KAJIAN
    • INSAN WAWASAN
  • REHAT
    • ARSIP
    • BUKU
    • FILM
    • OPINI
    • SASTRA
  • BINGKAI
    • ANALEKTA
    • INFOGRAFIS
    • KOMIK
    • PERISTIWA
    • SKETSA
  • PIPMI
    • Direktori
    • Suplemen
    • PUBLIKASI
  • ENEN
  • IDID
KABARNALARPOLLING

Mempertanyakan Efektivitas Sepeda Kampus

Oktober 10, 2011

Dio.bal

Guna menyambut mahasiswa baru 2011, Universitas Gadjah Mada (UGM) kembali dengan kebijakan baru. Salah satunya adalah menyediakan fasilitas Sepeda Kampus. Sepeda Kampus memang bukan sesuatu yang baru di UGM. Keberadaan Sepeda Kampus sudah dirintis sejak 2005 dengan sebutan Sepeda Hijau. Hari kamis (14/7) kemarin, diresmikan kembali secara sah oleh Rektor UGM, Ir. Soejarwadi, M.Eng dengan sebutan Sepeda Biru.

Peresmian Sepeda Kampus (atau sekarang lebih dikenal sebagai Sepeda Biru) merupakan tindak lanjut Surat Keputusan (SK) Rektor mengenai larangan mahasiswa angkatan 2011/2012 untuk membawa kendaraan bermotor ke wilayah kampus. Mahasiswa yang terpaksa membawa kendaraan bermotor dapat memarkirkannya di kantung-kantung parkir yang telah disediakan. Salah satu contohnya adalah kantung parkir yang ada di Lembah UGM. Apabila fakultas atau tempat lain di UGM yang dituju terasa jauh, mahasiswa dapat meminjam Sepeda Biru untuk mempersingkat waktu tempuh.

Peresmian Sepeda Kampus (atau sekarang lebih dikenal sebagai Sepeda Biru) merupakan tindak lanjut Surat Keputusan (SK) Sepeda Kampus tersebut selain melayani mahasiswa, juga untuk dosen, pegawai dan tamu yang berkunjung ke kampus biru. Secara teknis, sepeda kampus akan melayani dari stasiun satu ke stasiun yang lain. Letak stasiun  ditempatkan dalam posisi  yang dianggap cukup strategis seperti kawasan Lembah UGM, dekat shelter Transjogja, perpustakaan, Gelanggang Mahasiswa, klaster teknik, dan  di asrama Bulaksumur, serta GMC Health Center.

Kritik Mahasiswa

Pihak Badan Eksekutif Mahasiswa Keluarga Mahasiswa (BEM-KM) mengatakan kampus belum siap, karena UGM hanya menyediakan sekitar 200 unit sepeda untuk mahasiswa baru tahun 2011 yang jumlahnya kurang lebih 9000 orang. Selain itu juga belum ada koordinasi dengan Organisasi Angkutan Darat untuk menghindari kesemerawutan lalu lintas (kompasiana.com/18-08-2011)

Hasilnya, bukannya tidak mungkin apabila para mahasiswa mulai mempertanyakan efektivitas Sepeda Biru di lingkungan UGM. Dari 63 responden yang menjawab pertanyaan polling “Apakah anda sudah merasakann efektivitas sepeda biru?” di situs balairungpress.com, sebanyak 57 responden yang menjawab “belum” dan hanya 6 responden yang menjawab “sudah”. Artinya lebih dari 90% responden belum merasakan efektivitas Sepeda Biru.

Beberapa hal mungkin dapat dijadikan alasan ketidakefektivan Sepeda Biru oleh para responden. Pertama, kurangnya sosialisasi penggunaan sepeda kampus, seperti prosedur peminjaman, dan jangkauan tempat.  Kedua, stasiun Sepeda Biru terletak di tempat yang ternyata kurang strategis, sehingga para mahasiswa sulit menjangkaunya, misalnya terlalu jauh dari fakultas mereka. Ketiga, koordinasi antara direktorat dengan fakultas mungkin kurang, sehingga para mahasiswa lebih memilih bayar untuk parkir di kampus daripada parkir di kantung parkir.

Kebijakan Sepeda Kampus sebetulnya menarik, tapi dapat dikatakan kurang sosialisasi. Selain itu, kebijakan ini juga dinilai terlalu tergesa-gesa. Sebaiknya kebijakan ini dilakukan secara bertahap, tidak langsung diterapkan. Nasi telah menjadi bubur, UGM tidak mungkin menarik seluruh sepeda kampus yang sedang beroperasi. Sehingga mahasiswa hanya dapat berharap bahwa kisah Si Biru tidak kelam seperti pendahulunya Si Hijau. [Dennis]

angkatan 2011kendaraan bermotor dilarangsepeda biruugm
0
Facebook Twitter Google + Pinterest

Artikel Lainnya

Muhidin M. Dahlan: Ekosistem Aktivis Pengaruhi Disorientasi Aktivisme

Firhandika Santury: Perjuangan Hak Pekerja Seks Bukan Sekadar...

Fatia Maulidiyanti: Penempatan Militer di Papua Itu Ilegal

Karel Tuhehay: Bayang-Bayang Masalah Struktural dalam Penanganan Kesehatan...

Made Supriatma: Intransparansi Peradilan Militer dalam Menangani Kekerasan...

Peringatan Hari Perempuan Sedunia 2022 Tuntut Bebaskan Perempuan...

Berikan Komentar Batal Membalas

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

Pos Terbaru

  • Aksi Solidaritas Suara Ibu Indonesia Soroti Kekerasan Negara dalam Penyiraman Air Keras terhadap Andrie Yunus

    Maret 17, 2026
  • Solidaritas Serikat Buruh Taru Martani Berujung Kemenangan dalam Aksi Mogok Kerja

    Maret 13, 2026
  • IWD Jogja 2026 Soroti Penindasan Perempuan Kelas Pekerja dan Kelompok Rentan

    Maret 11, 2026
  • Napas Panjang Relokasi Imbas Ambisi Proyek Sumbu Filosofi

    Maret 11, 2026
  • Diskusi LSF Ungkap Kekerasan Aparat terhadap Perempuan dalam Konflik Agraria PSN Banten

    Maret 7, 2026

Jurnal Balairung Vol. 2 No. 2 (2020)

Infografis

Moral Tanpa Tuhan

Sampah Kota Ditopang Swadaya Warga

Berebut Gunungkidul

Yu Par, Legenda Kantin bonbin

Menyambut Coming Out Age dengan Berubah Menjadi Panda

Hubungi Kami

Facebook Twitter Instagram Pinterest

Ads

Footer Logo
  • TENTANG KAMI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • AWAK
  • KONTAK
  • KONTRIBUSI

©2022 BPPM BALAIRUNG UGM