Balairungpress
  • REDAKSI
    • KILAS
    • ALMAMATER
    • LAPORAN UTAMA
    • APRESIASI
    • WAWANCARA
  • NALAR
    • WAWASAN
    • KAJIAN
    • INSAN WAWASAN
  • REHAT
    • ARSIP
    • BUKU
    • FILM
    • OPINI
    • SASTRA
  • BINGKAI
    • ANALEKTA
    • INFOGRAFIS
    • KOMIK
    • PERISTIWA
    • SKETSA
  • PIPMI
    • Direktori
    • Suplemen
    • PUBLIKASI
  • Tentang Kami
    • KONTAK
    • Masthead
  • ENEN
  • IDID
Latest post
Kalyanamitra Ungkap Kekerasan Seksual dalam Pernikahan Masih Dinormalisasi
Pesangon Tidak Sesuai, Buruh MSV Studio Lanjutkan Gugatan
Kuliah Kerja Ngapusi!
Yang Mati dari Hukuman Mati
Buruh Pibee Group Menangkan Tuntutan Pelunasan Upah
Ruang Redaksi Belum Aman, AJI Ungkap Kekerasan terhadap...
Aksi Solidaritas Suara Ibu Indonesia Soroti Kekerasan Negara...
Solidaritas Serikat Buruh Taru Martani Berujung Kemenangan dalam...
IWD Jogja 2026 Soroti Penindasan Perempuan Kelas Pekerja...
Napas Panjang Relokasi Imbas Ambisi Proyek Sumbu Filosofi

Balairungpress

  • REDAKSI
    • KILAS
    • ALMAMATER
    • LAPORAN UTAMA
    • APRESIASI
    • WAWANCARA
  • NALAR
    • WAWASAN
    • KAJIAN
    • INSAN WAWASAN
  • REHAT
    • ARSIP
    • BUKU
    • FILM
    • OPINI
    • SASTRA
  • BINGKAI
    • ANALEKTA
    • INFOGRAFIS
    • KOMIK
    • PERISTIWA
    • SKETSA
  • PIPMI
    • Direktori
    • Suplemen
    • PUBLIKASI
  • Tentang Kami
    • KONTAK
    • Masthead
  • ENEN
  • IDID
ALMAMATERKILAS

Lawan Penolakan, Pendukung LGBT Dihadang Polisi

Februari 26, 2016
©.bal

©.bal

“Homophobia dan transphobia adalah gangguan jiwa!” Seruan tersebut tertulis dalam salah satu poster pada demonstrasi yang dilaksanakan oleh aktivis Solidaritas Perjuangan Demokrasi (SPD) Selasa (2/23) sore. Demonstrasi ini merupakan tandingan dari aksi menolak kaum lesbian, gay, biseksual, transgender (LGBT) yang dilakukan Gerakan Pemuda Ka’bah (GPK) beserta Forum Ukhuwah Islamiyah (FUI). Aksi tersebut dilaksanakan di Titik 0 KM dan Tugu Yogyakarta. Oleh karena itu, SPD menyoroti secara khusus isu penolakan terhadap kaum LGBT dalam aksinya hari itu.

 

Pada awalnya massa SPD yang berkumpul di area parkir McDonalds Jalan Sudirman berencana untuk melakukan long march ke Tugu Yogyakarta. Namun, sempat terjadi bentrok ketika polisi menghadang rombongan demonstran yang hendak menuju Tugu. Terjadi dorong-mendorong antara polisi dengan demonstran yang hendak keluar dari area parkir. Massa mencoba keluar dari wilayah restoran hingga tiga kali, namun berhasil didorong mundur oleh polisi. Menurut Kapolresta Yogyakarta, Pri Hartono yang saat itu berada di lokasi, demonstran dihadang karena tidak memiliki izin untuk melakukan aksi.

 

Akan tetapi, Delon, perwakilan Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Yogyakarta yang bertugas mengawasi aksi tersebut, menyatakan bahwa surat izin telah diajukan oleh SPD. Namun, Delon mengatakan bahwa pemberian izin tersebut dipersulit oleh kepolisian hingga akhirnya tidak keluar. Meskipun tidak mendapat izin resmi, Ani, humas SPD, menyatakan bahwa demonstrasi sore itu merupakan aksi damai. Oleh karena itu, SPD tetap melaksanakan demonstrasi tersebut.

 

Terlepas dari kerusuhan yang terjadi, Ani menganggap aksi sore itu cukup berhasil karena mereka masih bertahan walapun dihadang polisi. “Sebelumnya, aksi-aksi serupa selalu berhasil dipukul mundur oleh polisi,” ungkapnya. Menurutnya, SPD telah berhasil mewujudkan perjuangan kaum LGBT dengan tetap berada di tempat walau harus berhadapan dengan polisi.


Massa demostran yang bertahan sampai menjelang petang akhirnya diberi izin oleh pihak kepolisian untuk melakukan aksi. Namun, aksi tersebut terbatas hanya pada area parkir McDonalds. Beberapa orator kemudian maju bergantian untuk menyuarakan aspirasi demonstran hingga akhirnya membubarkan diri saat maghrib. Mereka terutama menyampaikan harapan bahwa suatu saat nanti akan ada ruang bagi kaum minoritas, termasuk LGBT. “Perjuangan (kaum minoritas, LGBT) belum selesai. Semangat kami akan diturunkan, ditularkan, dan diteruskan!” teriak salah seorang orator menutup aksi tersebut. [Indrabayu Seloargo , Sultan Abdurrahman]

Redaksi

See author's posts

aksidihadanglgbtpolisipro
0
Facebook Twitter Google + Pinterest

Artikel Lainnya

Kalyanamitra Ungkap Kekerasan Seksual dalam Pernikahan Masih Dinormalisasi

Pesangon Tidak Sesuai, Buruh MSV Studio Lanjutkan Gugatan

Buruh Pibee Group Menangkan Tuntutan Pelunasan Upah

Ruang Redaksi Belum Aman, AJI Ungkap Kekerasan terhadap...

Aksi Solidaritas Suara Ibu Indonesia Soroti Kekerasan Negara...

Solidaritas Serikat Buruh Taru Martani Berujung Kemenangan dalam...

Berikan Komentar Batal Membalas

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

Pos Terbaru

  • Kalyanamitra Ungkap Kekerasan Seksual dalam Pernikahan Masih Dinormalisasi

    April 27, 2026
  • Pesangon Tidak Sesuai, Buruh MSV Studio Lanjutkan Gugatan

    April 24, 2026
  • Kuliah Kerja Ngapusi!

    April 15, 2026
  • Yang Mati dari Hukuman Mati

    April 14, 2026
  • Buruh Pibee Group Menangkan Tuntutan Pelunasan Upah

    April 10, 2026

Jurnal Balairung Vol. 2 No. 2 (2020)

Infografis

Moral Tanpa Tuhan

Sampah Kota Ditopang Swadaya Warga

Berebut Gunungkidul

Yu Par, Legenda Kantin bonbin

Menyambut Coming Out Age dengan Berubah Menjadi Panda

Hubungi Kami

Facebook Twitter Instagram Pinterest

Ads

Footer Logo
  • TENTANG KAMI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • AWAK
  • KONTAK
  • KONTRIBUSI

©2022 BPPM BALAIRUNG UGM