Balairungpress
  • REDAKSI
    • KILAS
    • ALMAMATER
    • LAPORAN UTAMA
    • APRESIASI
    • WAWANCARA
  • NALAR
    • WAWASAN
    • KAJIAN
    • INSAN WAWASAN
  • REHAT
    • ARSIP
    • BUKU
    • FILM
    • OPINI
    • SASTRA
  • BINGKAI
    • ANALEKTA
    • INFOGRAFIS
    • KOMIK
    • PERISTIWA
    • SKETSA
  • PIPMI
    • Direktori
    • Suplemen
    • PUBLIKASI
  • Tentang Kami
    • KONTAK
    • Masthead
  • ENEN
  • IDID
Latest post
Ruang Redaksi Belum Aman, AJI Ungkap Kekerasan terhadap...
Aksi Solidaritas Suara Ibu Indonesia Soroti Kekerasan Negara...
Solidaritas Serikat Buruh Taru Martani Berujung Kemenangan dalam...
IWD Jogja 2026 Soroti Penindasan Perempuan Kelas Pekerja...
Napas Panjang Relokasi Imbas Ambisi Proyek Sumbu Filosofi
Diskusi LSF Ungkap Kekerasan Aparat terhadap Perempuan dalam...
Apakah ada Hari Esok untuk Aku Meminum Obat
Gaboleh Pilih-Pilih Makanan
Aksi Solidaritas untuk Arianto Tawakal Dibalas Kekerasan Ormas...
Forum Kamisan Daring Perluas Jejaring Perlawanan Terhadap Pertambangan...

Balairungpress

  • REDAKSI
    • KILAS
    • ALMAMATER
    • LAPORAN UTAMA
    • APRESIASI
    • WAWANCARA
  • NALAR
    • WAWASAN
    • KAJIAN
    • INSAN WAWASAN
  • REHAT
    • ARSIP
    • BUKU
    • FILM
    • OPINI
    • SASTRA
  • BINGKAI
    • ANALEKTA
    • INFOGRAFIS
    • KOMIK
    • PERISTIWA
    • SKETSA
  • PIPMI
    • Direktori
    • Suplemen
    • PUBLIKASI
  • Tentang Kami
    • KONTAK
    • Masthead
  • ENEN
  • IDID
KILAS

Masyarakat Hadapi berbagai Tantangan dalam Diseminasi Transisi Energi

November 7, 2023

©Parama/Bal

Jumat (03-11), 350.org Indonesia bersama Climate Rangers Jogja menyelenggarakan diskusi publik bertajuk “Menuju Energi Bersih yang Adil: Menciptakan Transisi Tanpa Penindasan”. Diskusi ini merupakan salah satu dari rangkaian kegiatan Power Up yang dilaksanakan sejak 29 Oktober hingga 4 November di berbagai kota di Indonesia. Diskusi yang berlangsung secara daring tersebut bertujuan untuk mengingatkan urgensi revolusi energi terbarukan di tengah desakan perubahan iklim. Nova Ruth, seorang seniman sekaligus penggagas Arka Kinari; Bambang Muryanto, jurnalis The Jakarta Post; dan Silsilia Nurmala, Pimpinan Tim 350.org Indonesia turut hadir dalam diskusi ini. 

Diskusi dibuka dengan video profil Arka Kinari sebagai aksi kampanye kesadaran lingkungan yang digagas Nova. Ia menjelaskan bahwa Arka Kinari merupakan sebuah kapal layar yang membawa pesan-pesan perubahan iklim melalui seni. Melalui Arka Kinari, Nova mencoba mengubah pola pikir yang awalnya sebagai korban menjadi sosok yang mengambil peran dalam perubahan. “Kita sudah lihat sendiri kehancuran dunia di sekitar kita. Oleh karena itu, kita harus segera beraksi,” tegasnya. 

Bermula dari keresahannya akan lingkungan yang kerap terasa tak nyaman, Nova bersama pasangannya, Grey Filastine, menggagas Arka Kinari pada 2019. Ia menjelaskan bahwa sebagai seorang seniman, seni menjadi barometer sebuah perubahan sosial. Karya menurutnya menjadi satu-satunya media bagi seniman untuk mengekspresikan keresahannya. “Kami sebagai musisi ingin turut serta dalam menjaga keseimbangan ekosistem yang sudah ada hari ini,” tambah Nova. 

Di sisi lain, Bambang menyoroti sulitnya penyebaran informasi mengenai isu-isu lingkungan. Ia melihat isu yang tergolong baru dan kerap bersinggungan dengan bahasa ilmiah menjadi salah satu tantangan akan penyebaran informasi isu lingkungan. Menurut Bambang, isu-isu tersebut masih bersifat elitis sehingga diperlukan upaya-upaya yang lebih serius untuk mewacanakannya. “Ada jarak antara isu lingkungan dengan masyarakat,” jelasnya. 

Lebih lanjut, Bambang berpendapat bahwa penyebab terciptanya jarak antara isu lingkungan dengan masyarakat berkaitan dengan peran media massa yang belum konsisten dalam menyuarakannya. Dari kacamata Bambang, berita terkait isu-isu lingkungan hanya bertahan dalam waktu singkat di masyarakat sebelum akhirnya tergerus oleh isu-isu yang lain. “Media massa hanya menulis di momen-momen tertentu seperti komitmen KTT G20 sebelum akhirnya lepas, terlebih lagi mendekati tahun Pemilu,” pungkas Bambang.

Perjuangan diseminasi transisi energi juga ikut diwartakan Silsilia. Dalam sesinya, ia membagikan semboyan Pass The Mic to The Most Impacted sebagai bentuk perhatiannya terhadap kelompok-kelompok yang rentan terdampak dalam transisi energi. Menurutnya, kelompok-kelompok tersebut juga haruslah diberi ruang untuk bersuara mengenai kondisi mereka. “Yang pegang mic harusnya adalah mereka yang mengalami langsung,” ucap Silsilia. 

Dengan pemberian ruang-ruang bicara, Silsilia berharap isu-isu ketidakadilan yang acap kali terlupakan dalam transisi energi dapat teratasi. Dalam transisi energi, menurutnya, tak boleh ada kelompok-kelompok yang dikorbankan, terutama kelompok-kelompok rentan seperti masyarakat adat. “No one is left behind. Tidak boleh ada yang ketinggalan di belakang, semua dari kita adalah bagian penting yang harus dicarikan solusinya,” pungkas Silsilia.

Penulis: Aghli Maula, Fitri Nurita, dan Riendy Tri Putra
Penyunting: Rais Aulia
Ilustrator: Parama Bisatya

2
Facebook Twitter Google + Pinterest

Artikel Lainnya

Ruang Redaksi Belum Aman, AJI Ungkap Kekerasan terhadap...

Aksi Solidaritas Suara Ibu Indonesia Soroti Kekerasan Negara...

Solidaritas Serikat Buruh Taru Martani Berujung Kemenangan dalam...

IWD Jogja 2026 Soroti Penindasan Perempuan Kelas Pekerja...

Diskusi LSF Ungkap Kekerasan Aparat terhadap Perempuan dalam...

Aksi Solidaritas untuk Arianto Tawakal Dibalas Kekerasan Ormas...

Berikan Komentar Batal Membalas

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

Pos Terbaru

  • Ruang Redaksi Belum Aman, AJI Ungkap Kekerasan terhadap Jurnalis Perempuan

    April 9, 2026
  • Aksi Solidaritas Suara Ibu Indonesia Soroti Kekerasan Negara dalam Penyiraman Air Keras terhadap Andrie Yunus

    Maret 17, 2026
  • Solidaritas Serikat Buruh Taru Martani Berujung Kemenangan dalam Aksi Mogok Kerja

    Maret 13, 2026
  • IWD Jogja 2026 Soroti Penindasan Perempuan Kelas Pekerja dan Kelompok Rentan

    Maret 11, 2026
  • Napas Panjang Relokasi Imbas Ambisi Proyek Sumbu Filosofi

    Maret 11, 2026

Jurnal Balairung Vol. 2 No. 2 (2020)

Infografis

Moral Tanpa Tuhan

Sampah Kota Ditopang Swadaya Warga

Berebut Gunungkidul

Yu Par, Legenda Kantin bonbin

Menyambut Coming Out Age dengan Berubah Menjadi Panda

Hubungi Kami

Facebook Twitter Instagram Pinterest

Ads

Footer Logo
  • TENTANG KAMI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • AWAK
  • KONTAK
  • KONTRIBUSI

©2022 BPPM BALAIRUNG UGM