Balairungpress
  • REDAKSI
    • KILAS
    • ALMAMATER
    • LAPORAN UTAMA
    • APRESIASI
    • WAWANCARA
  • NALAR
    • WAWASAN
    • KAJIAN
    • INSAN WAWASAN
  • REHAT
    • ARSIP
    • BUKU
    • FILM
    • OPINI
    • SASTRA
  • BINGKAI
    • ANALEKTA
    • INFOGRAFIS
    • KOMIK
    • PERISTIWA
    • SKETSA
  • PIPMI
    • Direktori
    • Suplemen
    • PUBLIKASI
  • ENEN
  • IDID
  • Menu Item
Latest post
Katrin Bandel: Konstruksi Gender dan Perempuan dalam Wacana...
Kiamat Kecil di Timbulsloko
Berat Sebelah Kuasa Poligami
Difabel
APATIS Soroti Lonjakan Biaya Pendidikan, Serukan Mahasiswa Terus...
Perempuan Tagih Janji Puan Sahkan RUU PPRT
Rajam Norma Hetero Melintang Zaman
balpress
balpress
Pesan Teror dan Intimidasi Menghiasi Aksi #KawalPutusanMK di...

Balairungpress

  • REDAKSI
    • KILAS
    • ALMAMATER
    • LAPORAN UTAMA
    • APRESIASI
    • WAWANCARA
  • NALAR
    • WAWASAN
    • KAJIAN
    • INSAN WAWASAN
  • REHAT
    • ARSIP
    • BUKU
    • FILM
    • OPINI
    • SASTRA
  • BINGKAI
    • ANALEKTA
    • INFOGRAFIS
    • KOMIK
    • PERISTIWA
    • SKETSA
  • PIPMI
    • Direktori
    • Suplemen
    • PUBLIKASI
  • ENEN
  • IDID
  • Menu Item
APRESIASIKABAR

Pustakawan Penggagas Literasi Informasi

Maret 23, 2013
©Nurrokhman. bal

©Nurrokhman. bal

Menjadi pustakawan yang ramah merupakan langkah sederhana yang berusaha diwujudkan Nur Cahyati Wahyuni dalam membantu mahasiswa memperoleh informasi di perpustakaan. Menurut wanita kelahiran Surakarta ini, selain menjadi ramah, seorang pustakawan juga harus menjadi ahli informasi. “Mengolah perpustakaan memang penting, tetapi yang lebih penting lagi bagaimana agar informasi yang kita punya bisa terakses oleh banyak orang,” ucap lulusan Sarjana Antropologi UGM ini.

Gagasannya tentang mengelola informasi ini tertulis dalam ‘Program Literasi Informasi: Menjadi Literate Bersama Perpustakaan Perguruan Tinggi’. Makalah tersebut mengantarkan Pustakawan American Corner UGM ini menjadi Pustakawan Berprestasi Tingkat Nasional 2011. Selain itu, Cahya juga berhasil mendapat berbagai penghargaan, antara lain, Terbaik  II tingkat Propinsi Daerah Istimewa Yogyakarta dalam Seleksi Pustakawan Berprestasi Terbaik 2010; “Best Programming and reporting” sepanjang tahun anggaran 2007/2008 dan 2008/2009 antar American Corner se-Indonesia yang diadakan pada tahun 2010; beasiswaInternational Voluntary Visitor  Program (IVLP) se-Asia Tenggara; workshop dan kunjungan ke Perpustakaan di Amerika Serikat tahun 2008.

Awal perjalanan karir Cahya sebagai pustakawan UGM dimulai sejak tahun 2003 sebagai tenaga teknis. Tahun 2004 diangkat menjadi asisten direktur perpustakaan UGM. Cahya sebagai seorang pustakawan mengaku terinspirasi oleh Pamela Dragovich, seorang pustakawan Amerika yang menjabat sebagai  Information  Resource  Officer  untuk  wilayah  Asia  Tenggara. “Dia  selalu  mengapresiasi  setiap  kerja  saya, berpikiran  terbuka,  dan punya saran yang bagus dalam berbagai permasalahan yang kami hadapi,” ungkap pustakawan yang menjadi pengurus  Ikatan  Pustakawan  Indonesia  Daerah  Istimewa  Yogyakarta,  Bidang Pembinaan Perpustakaan Tahun 2010-2013 ini.

Kiprah sebagai pustakawan membuat Cahya terjun menjadi sukarelawan dalam hal-hal yang berkaitan dengan profesinya. Melalui kegiatan itu, Cahya berusaha mengedukasi masyarat tentang keperpustakaan. Kegiatan Cahya sebagai sukarelawan antara lain menjadi pengajar sehari Kelas Inspirasi Program Indonesia Mengajar tahun 2013 di SD Cemoro Hardjo Sleman Yogyakarta dan narasumber workshop Pengelolaan Perpustakaan Anak dan Keluarga di Sanggar Pakridhan pada April 2011. [Desinta Wahyu Kusumawardani, Suci Wulandari]

 

0
Facebook Twitter Google + Pinterest

Artikel Lainnya

Awab Ajar Awam, Gunakan Daya dari Surya

Resistensi atas Trauma Korban Kekerasan ‘65

Belasut Puja-Puji Palsu Tubuh Perempuan dalam Kanvas

Pusparagam Perjuangan dalam Temukan Ruang Aman

Jalin Merapi Tak Pernah Ingkar Janji

Sastra untuk Semua lewat Sastra Suara

Berikan Komentar Batal Membalas

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

Pos Terbaru

  • Katrin Bandel: Konstruksi Gender dan Perempuan dalam Wacana Pascakolonial

    Maret 12, 2026
  • Kiamat Kecil di Timbulsloko

    Maret 12, 2026
  • Berat Sebelah Kuasa Poligami

    Maret 12, 2026
  • Difabel

    Maret 12, 2026
  • APATIS Soroti Lonjakan Biaya Pendidikan, Serukan Mahasiswa Terus “Berisik”

    Maret 12, 2026

Jurnal Balairung Vol. 2 No. 2 (2020)

Infografis

Sepah Pemerintah Ditadah Bank Sampah

Sampah Kota Ditopang Swadaya Warga

Moral Tanpa Tuhan

Sampah Kota Ditopang Swadaya Warga

Berebut Gunungkidul

Hubungi Kami

Facebook Twitter Instagram Pinterest

Ads

Footer Logo
  • TENTANG KAMI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • AWAK
  • KONTAK
  • KONTRIBUSI

©2022 BPPM BALAIRUNG UGM