Balairungpress
  • REDAKSI
    • KILAS
    • ALMAMATER
    • LAPORAN UTAMA
    • APRESIASI
    • INSAN WAWASAN
  • NALAR
    • WAWASAN
    • KAJIAN
  • REHAT
    • ARSIP
    • BUKU
    • FILM
    • OPINI
    • SASTRA
  • BINGKAI
    • ANALEKTA
    • INFOGRAFIS
    • KOMIK
    • PERISTIWA
    • SKETSA
  • PIPMI
    • Direktori
    • Suplemen
    • PUBLIKASI
  • ENEN
  • IDID
Newest post
Diskusi Buku “Pembangunan Untuk Siapa? Kisah Perempuan di...
LPM Himmah UII Ungkap Ketimpangan Pendidikan Dasar di...
Diskusi Perempuan Adat Kritik Jerat Paksaan Industri Ekstraktif
Muat Candaan Seksis, Buku Gadjah Mada Bercanda Karya...
Tilik Relasi Kolonial di Papua dalam Diskusi Papua...
Diskusi Pendidikan dan Demokrasi, Ungkap Gagalnya Pendidikan dalam...
Kota Batik yang Tenggelam
Titah AW: Jurnalisme Bisa Jadi Kanal Pengetahuan Lokal
Membumikan Ilmu Bumi
Kuasa Kolonial Atas Pangan Lokal

Balairungpress

  • REDAKSI
    • KILAS
    • ALMAMATER
    • LAPORAN UTAMA
    • APRESIASI
    • INSAN WAWASAN
  • NALAR
    • WAWASAN
    • KAJIAN
  • REHAT
    • ARSIP
    • BUKU
    • FILM
    • OPINI
    • SASTRA
  • BINGKAI
    • ANALEKTA
    • INFOGRAFIS
    • KOMIK
    • PERISTIWA
    • SKETSA
  • PIPMI
    • Direktori
    • Suplemen
    • PUBLIKASI
  • ENEN
  • IDID
KABARKILAS

Menengok Jaminan Kesehatan Nasional dalam Dies Natalis Fakultas Kedokteran

Maret 15, 2014
©Tama.bal

©Tama.bal

Seminar yang diselenggarakan Pusat Kebijakan dan Pembiayaan Asuransi Kesehatan (KP-MAK) pada Kamis (13/3) meramaikan rangkaian acara Dies Natalis Fakultas Kedokteran (FK) UGM ke-68 dan HUT RSUP dr. Sardjito ke-32. Ruang Senat Gedung Kantor Pusat Tata Usaha (KPTU) FK UGM dijadikan lokasi pelaksanaan acara tahunan ini. Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) adalah program baru pemerintah dalam rangka perbaikan dibidang kesehatan. Isu hangat ini kemudian diusung menjadi tema seminar Pencapaian dan Tantangan Tiga Bulan Pelaksanaan JKN di Indonesia: Input Menuju Perbaikan.

Acara yang dimulai pada pukul 09.00 ini diawali dengan sambutan oleh Dekan FK UGM, Prof. Dr. dr. Teguh Aryandono, Sp. B. (K) Onk. Teguh Aryandono menjelaskan bahwa acara ini dimaksudkan untuk membahas pelaksanaan JKN secara detail bersama pihak yang terlibat. Oleh karena itu, panitia mengundang perwakilan rumah sakit, pemerintah, dan Dinas Kesehatan seluruh Indonesia untuk berpartisipasi. “Seminar ini diselenggarakan untuk menemukan pemecahan masalah yang terjadi dari sistem JKN tersebut,” jelas pria pegiat penelitian bedah ini.

Pembahasan isu JKN dibuka dengan keynote speech oleh Wakil Menteri Kesehatan (Wamenkes), Prof. dr. Ali Ghufron Mukti, M.Sc, Ph.D. Materi yang disampaikan Ali Ghufron  berjudul JKN: Evaluasi Pelaksanaan dan Pentingnya Input untuk Perbaikan Pelaksanaan. Melalui materi tersebut, pakar Jaminan Kesehatan Masyarakat (Jamkesmas)  ini mengajak peserta seminar untuk menilai efektivitas program pemerintah yang telah berjalan selama tiga bulan ini. “Terkait pertanyaan mengenai masalah JKN, saya pikir waktu setahun belum tentu cukup untuk menyelesaikannya,” tambah pria kelahiran Blitar ini.

Selain Wamenkes, pihak Pusat KP-MAK juga mengundang perwakilan dari Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan, dr. Bambang Wibowo, Sp. OG(K) selaku Ketua Nasional Casemix Center, dr. M. Syafak Hanung, Sp. A sebagai perwakilan dari Perhimpunan Rumah Sakit Seluruh Indonesia (PERSI) DIY, dan drg. Dyah Erti Mustikawati, MPH yang menjabat sebagai Kepala Sub Direktorat Tuberkulosis Kemenkes untuk memberikan materi terkait JKN. Banyaknya pemateri yang diundang membuat ruang seminar penuh dengan peserta.

Menanggapi penyelenggaraan seminar terkait JKN ini, Ali Ghufron menyatakan sikap positif terhadap program pemerintah dibidang kesehatan. Mantan Dekan FK UGM ini mengungkapkan bahwa implementasi JKN berarti melakukan reformasi yang kompleks, mendasar, dan sistematis secara bersamaan. Oleh karena itu dibutuhkan waktu yang panjang bagi pemerintah untuk mengoptimalkannya. “Sistem ini ‘kan berusaha mengubah semuanya, termasuk masyarakat dan negara, menjadi lebih baik lagi,” tandasnya. [Vidya Ayu Cahyaningtyas]

 

Dies NatalisFK
0
Facebook Twitter Google + Pinterest

Artikel Lainnya

Diskusi Buku “Pembangunan Untuk Siapa? Kisah Perempuan di...

LPM Himmah UII Ungkap Ketimpangan Pendidikan Dasar di...

Diskusi Perempuan Adat Kritik Jerat Paksaan Industri Ekstraktif

Muat Candaan Seksis, Buku Gadjah Mada Bercanda Karya...

Tilik Relasi Kolonial di Papua dalam Diskusi Papua...

Diskusi Pendidikan dan Demokrasi, Ungkap Gagalnya Pendidikan dalam...

Berikan Komentar Batal Membalas

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

Pos Terbaru

  • Diskusi Buku “Pembangunan Untuk Siapa? Kisah Perempuan di Kampung Kami” Soroti Dampak Pembangunan Bagi Ruang Hidup Perempuan

    Desember 25, 2025
  • LPM Himmah UII Ungkap Ketimpangan Pendidikan Dasar di DIY melalui Pameran “Melihat Sekolahku”

    Desember 18, 2025
  • Diskusi Perempuan Adat Kritik Jerat Paksaan Industri Ekstraktif

    Desember 10, 2025
  • Muat Candaan Seksis, Buku Gadjah Mada Bercanda Karya Heri Santoso Tuai Kritik Mahasiswa

    Desember 5, 2025
  • Tilik Relasi Kolonial di Papua dalam Diskusi Papua Bukan Tanah Kosong

    November 24, 2025

Jurnal Balairung Vol. 2 No. 2 (2020)

Infografis

Moral Tanpa Tuhan

Sampah Kota Ditopang Swadaya Warga

Berebut Gunungkidul

Yu Par, Legenda Kantin bonbin

Menyambut Coming Out Age dengan Berubah Menjadi Panda

Hubungi Kami

Facebook Twitter Instagram Pinterest

Ads

Footer Logo
  • TENTANG KAMI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • AWAK
  • KONTAK
  • KONTRIBUSI

©2022 BPPM BALAIRUNG UGM