Balairungpress
  • REDAKSI
    • KILAS
    • ALMAMATER
    • LAPORAN UTAMA
    • APRESIASI
    • INSAN WAWASAN
  • NALAR
    • WAWASAN
    • KAJIAN
  • REHAT
    • ARSIP
    • BUKU
    • FILM
    • OPINI
    • SASTRA
  • BINGKAI
    • ANALEKTA
    • INFOGRAFIS
    • KOMIK
    • PERISTIWA
    • SKETSA
  • PIPMI
    • Direktori
    • Suplemen
    • PUBLIKASI
  • ENEN
  • IDID
Newest post
Diskusi Buku “Pembangunan Untuk Siapa? Kisah Perempuan di...
LPM Himmah UII Ungkap Ketimpangan Pendidikan Dasar di...
Diskusi Perempuan Adat Kritik Jerat Paksaan Industri Ekstraktif
Muat Candaan Seksis, Buku Gadjah Mada Bercanda Karya...
Tilik Relasi Kolonial di Papua dalam Diskusi Papua...
Diskusi Pendidikan dan Demokrasi, Ungkap Gagalnya Pendidikan dalam...
Kota Batik yang Tenggelam
Titah AW: Jurnalisme Bisa Jadi Kanal Pengetahuan Lokal
Membumikan Ilmu Bumi
Kuasa Kolonial Atas Pangan Lokal

Balairungpress

  • REDAKSI
    • KILAS
    • ALMAMATER
    • LAPORAN UTAMA
    • APRESIASI
    • INSAN WAWASAN
  • NALAR
    • WAWASAN
    • KAJIAN
  • REHAT
    • ARSIP
    • BUKU
    • FILM
    • OPINI
    • SASTRA
  • BINGKAI
    • ANALEKTA
    • INFOGRAFIS
    • KOMIK
    • PERISTIWA
    • SKETSA
  • PIPMI
    • Direktori
    • Suplemen
    • PUBLIKASI
  • ENEN
  • IDID
KABARKILAS

Paninggaran dari Sudut Pandang Antropologi

April 8, 2011

Bertempat di Auditorium Fakultas Ilmu Budaya (FIB), HMJ Keluarga Mahasiswa Antropologi UGM mengadakan seminar, Rabu (6/4). Seminar berisi presentasi hasil penelitian lapangan mahasiswa Antropologi di Kec. Paninggaran, Kab. Pekalongan pada Januari 2011 lalu. “Dalam tradisi Antropologi, penelitian lapangan merupakan kesempatan untuk mempertanyakan kembali teori,” ungkap Ketua Jurusan Ilmu Antropologi, Dr. G.R Lono Lastoro Simatupang, M.A. saat membuka acara.

Ada sepuluh topik penelitian dengan sepuluh pembicara. Seluruh topik bermuara pada tema besar ”Potongan kota dalam desa, dari hamparan sawah hingga asap pabrik.” Acara dibagi menjadi dua sesi dengan masing-masing sesi berisi lima topik penelitian. Pada sesi pertama, pemerintahan desa, migrasi dan kekerabatan, pertukaran tenaga kerja, perdagangan desa, dan ketegangan agraria, menjadi topik yang diperbincangkan.

Tiap pembicara mengungkap keunikan Paninggaran. Ichsan Rahmanto misalnya, ia memaparkan tidak berlakunya teori Muchammad Tauchid di dusun Gondang. Berdasarkan pengamatannya, petani Dusun Gondang tidak lagi menganggap tanah sebagai sumber penghasilan primer. Sementara dalam pandangan Tauchid, tanah akan selalu menjadi komoditas utama seorang petani.

Pada sesi kedua, tema konsumsi, hiburan dan waktu luang, mitos produksi, teknologi dan mentalitas desa, gaya hidup dan kecantikan desa diangkat. Pindo Adhyaksa menceritakan mitos yang berkembang di Dusun Srijan. Mereka percaya rasa rokok bisa berubah setelah dibacakan Al-Fatihah. Rokok murah berasa rokok mahal. Sedangkan Ardana Kusumawanto memaparkan kesenian lokal, kuntul yang hampir hilang tergusur hiburan modern.

“Seminar ini bertujuan untuk berbagi dengan kawan-kawan FIB maupun luar FIB yang berhubungan dengan tema kami. Harapannya, hasil penelitian itu tidak stagnan di ranah kami, Antropologi, namun juga mendapat respons dari disiplin ilmu lainnya,” jelas Dian Ajeng Pangestu, selaku ketua panitia seminar. [Ali]

AntropologifibPaninggaranpenelitianugm
0
Facebook Twitter Google + Pinterest

Artikel Lainnya

Diskusi Buku “Pembangunan Untuk Siapa? Kisah Perempuan di...

LPM Himmah UII Ungkap Ketimpangan Pendidikan Dasar di...

Diskusi Perempuan Adat Kritik Jerat Paksaan Industri Ekstraktif

Muat Candaan Seksis, Buku Gadjah Mada Bercanda Karya...

Tilik Relasi Kolonial di Papua dalam Diskusi Papua...

Diskusi Pendidikan dan Demokrasi, Ungkap Gagalnya Pendidikan dalam...

Berikan Komentar Batal Membalas

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

Pos Terbaru

  • Diskusi Buku “Pembangunan Untuk Siapa? Kisah Perempuan di Kampung Kami” Soroti Dampak Pembangunan Bagi Ruang Hidup Perempuan

    Desember 25, 2025
  • LPM Himmah UII Ungkap Ketimpangan Pendidikan Dasar di DIY melalui Pameran “Melihat Sekolahku”

    Desember 18, 2025
  • Diskusi Perempuan Adat Kritik Jerat Paksaan Industri Ekstraktif

    Desember 10, 2025
  • Muat Candaan Seksis, Buku Gadjah Mada Bercanda Karya Heri Santoso Tuai Kritik Mahasiswa

    Desember 5, 2025
  • Tilik Relasi Kolonial di Papua dalam Diskusi Papua Bukan Tanah Kosong

    November 24, 2025

Jurnal Balairung Vol. 2 No. 2 (2020)

Infografis

Moral Tanpa Tuhan

Sampah Kota Ditopang Swadaya Warga

Berebut Gunungkidul

Yu Par, Legenda Kantin bonbin

Menyambut Coming Out Age dengan Berubah Menjadi Panda

Hubungi Kami

Facebook Twitter Instagram Pinterest

Ads

Footer Logo
  • TENTANG KAMI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • AWAK
  • KONTAK
  • KONTRIBUSI

©2022 BPPM BALAIRUNG UGM