Balairungpress
  • REDAKSI
    • KILAS
    • ALMAMATER
    • LAPORAN UTAMA
    • APRESIASI
    • WAWANCARA
  • NALAR
    • WAWASAN
    • KAJIAN
    • INSAN WAWASAN
  • REHAT
    • ARSIP
    • BUKU
    • FILM
    • OPINI
    • SASTRA
  • BINGKAI
    • ANALEKTA
    • INFOGRAFIS
    • KOMIK
    • PERISTIWA
    • SKETSA
  • PIPMI
    • Direktori
    • Suplemen
    • PUBLIKASI
  • ENEN
  • IDID
Latest post
Aksi Solidaritas Suara Ibu Indonesia Soroti Kekerasan Negara...
Solidaritas Serikat Buruh Taru Martani Berujung Kemenangan dalam...
IWD Jogja 2026 Soroti Penindasan Perempuan Kelas Pekerja...
Napas Panjang Relokasi Imbas Ambisi Proyek Sumbu Filosofi
Diskusi LSF Ungkap Kekerasan Aparat terhadap Perempuan dalam...
Apakah ada Hari Esok untuk Aku Meminum Obat
Gaboleh Pilih-Pilih Makanan
Aksi Solidaritas untuk Arianto Tawakal Dibalas Kekerasan Ormas...
Forum Kamisan Daring Perluas Jejaring Perlawanan Terhadap Pertambangan...
Pesantren Bumi Cendekia Bagikan Upaya Pencegahan Kekerasan Seksual...

Balairungpress

  • REDAKSI
    • KILAS
    • ALMAMATER
    • LAPORAN UTAMA
    • APRESIASI
    • WAWANCARA
  • NALAR
    • WAWASAN
    • KAJIAN
    • INSAN WAWASAN
  • REHAT
    • ARSIP
    • BUKU
    • FILM
    • OPINI
    • SASTRA
  • BINGKAI
    • ANALEKTA
    • INFOGRAFIS
    • KOMIK
    • PERISTIWA
    • SKETSA
  • PIPMI
    • Direktori
    • Suplemen
    • PUBLIKASI
  • ENEN
  • IDID
ANALEKTABINGKAI

Aksi Wadon Wadas di Hari Perempuan Sedunia

Maret 11, 2022

© Winda/Bal

Selasa (08-03), puluhan perempuan yang tergabung dalam Wadon Wadas melakukan aksi di depan gerbang Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Serayu-Opak. Aksi siang itu digelar dalam rangka menuntut dihentikannya penambangan dan intimidasi aparat di Desa Wadas. Selain itu, bertepatan dengan momentum Hari Perempuan Internasional, aksi tersebut menuntut adanya penanganan, pendampingan, serta pemulihan bagi perempuan dan anak setelah represi yang diberlakukan oleh aparat saat terjadi pengukuran tanah

© Winda/Bal

Setibanya di depan BBWS Serayu-Opak, warga mengawali aksi dengan melakukan mujahadah. Setelah itu, aksi dilanjutkan dengan penyampaian orasi oleh setiap elemen massa aksi. Dalam salah satu orasinya, salah seorang perwakilan Wadon Wadas menyampaikan keresahannya tentang penderitaan para ibu selama berlangsung kekerasan oleh aparat. “Ibu-ibu di sini paling menderita, anaknya ditangkap, tidak satu hari pun bisa tenang,” ujarnya.

© Winda/Bal

© Winda/Bal

Usai menyampaikan orasi, Wadon Wadas beranjak menuju Tugu Pal Putih untuk bergabung dengan massa lain dalam aksi Panggung Perempuan. Sejumlah spanduk dan poster bertuliskan “Wadas Not for Sale”, “Women Struggle for the Better Future” tampak menghiasi aksi sore itu. Sesekali seruan untuk membela perempuan terdengar, yang disahut seruan serupa oleh Wadon Wadas dengan kepalan tangan.

© Winda/Bal

© Winda/Bal

Komitmen Wadon Wadas dalam mempertahankan tanahnya, tampak terwakili oleh sebuah spanduk bertuliskan “tanah ini tanah kehidupan, tiap jengkal ada nafas perjuangan”.  Senada dengan tulisan tersebut, dalam sebuah orasi, salah seorang anggota Wadon Wadas bertanya, “Jika tanah sudah tidak subur lagi, kita akan hidup dengan apa?”

Penulis: Han Revanda Putra
Penyunting: Bangkit Adhi Wiguna
Fotografer: Winda Hapsari

hari perempuan internasionaliwdperempuanWadasWadon Wadas
0
Facebook Twitter Google + Pinterest

Artikel Lainnya

Apakah ada Hari Esok untuk Aku Meminum Obat

Gaboleh Pilih-Pilih Makanan

Polisi Tidur

Masyarakat Pesisir Tuban Kian Terpinggir

Rintih Dara

Antara Stigma dan Setara

Berikan Komentar Batal Membalas

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

Pos Terbaru

  • Aksi Solidaritas Suara Ibu Indonesia Soroti Kekerasan Negara dalam Penyiraman Air Keras terhadap Andrie Yunus

    Maret 17, 2026
  • Solidaritas Serikat Buruh Taru Martani Berujung Kemenangan dalam Aksi Mogok Kerja

    Maret 13, 2026
  • IWD Jogja 2026 Soroti Penindasan Perempuan Kelas Pekerja dan Kelompok Rentan

    Maret 11, 2026
  • Napas Panjang Relokasi Imbas Ambisi Proyek Sumbu Filosofi

    Maret 11, 2026
  • Diskusi LSF Ungkap Kekerasan Aparat terhadap Perempuan dalam Konflik Agraria PSN Banten

    Maret 7, 2026

Jurnal Balairung Vol. 2 No. 2 (2020)

Infografis

Moral Tanpa Tuhan

Sampah Kota Ditopang Swadaya Warga

Berebut Gunungkidul

Yu Par, Legenda Kantin bonbin

Menyambut Coming Out Age dengan Berubah Menjadi Panda

Hubungi Kami

Facebook Twitter Instagram Pinterest

Ads

Footer Logo
  • TENTANG KAMI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • AWAK
  • KONTAK
  • KONTRIBUSI

©2022 BPPM BALAIRUNG UGM