Balairungpress
  • REDAKSI
    • KILAS
    • ALMAMATER
    • LAPORAN UTAMA
    • APRESIASI
    • INSAN WAWASAN
  • NALAR
    • WAWASAN
    • KAJIAN
  • REHAT
    • ARSIP
    • BUKU
    • FILM
    • OPINI
    • SASTRA
  • BINGKAI
    • ANALEKTA
    • INFOGRAFIS
    • KOMIK
    • PERISTIWA
    • SKETSA
  • PIPMI
    • Direktori
    • Suplemen
    • PUBLIKASI
  • ENEN
  • IDID
Newest post
Diskusi Buku “Pembangunan Untuk Siapa? Kisah Perempuan di...
LPM Himmah UII Ungkap Ketimpangan Pendidikan Dasar di...
Diskusi Perempuan Adat Kritik Jerat Paksaan Industri Ekstraktif
Muat Candaan Seksis, Buku Gadjah Mada Bercanda Karya...
Tilik Relasi Kolonial di Papua dalam Diskusi Papua...
Diskusi Pendidikan dan Demokrasi, Ungkap Gagalnya Pendidikan dalam...
Kota Batik yang Tenggelam
Titah AW: Jurnalisme Bisa Jadi Kanal Pengetahuan Lokal
Membumikan Ilmu Bumi
Kuasa Kolonial Atas Pangan Lokal

Balairungpress

  • REDAKSI
    • KILAS
    • ALMAMATER
    • LAPORAN UTAMA
    • APRESIASI
    • INSAN WAWASAN
  • NALAR
    • WAWASAN
    • KAJIAN
  • REHAT
    • ARSIP
    • BUKU
    • FILM
    • OPINI
    • SASTRA
  • BINGKAI
    • ANALEKTA
    • INFOGRAFIS
    • KOMIK
    • PERISTIWA
    • SKETSA
  • PIPMI
    • Direktori
    • Suplemen
    • PUBLIKASI
  • ENEN
  • IDID
KABARKILAS

Nostalgia dalam Harmoni KAGAMA Night

Desember 10, 2012
©istimewa

©istimewa

 

Sabtu (8/12), pukul 19:00, Hall Gelanggang  UGM ramai oleh acara KAGAMA Night yang diselenggarakan oleh Keluarga Alumni Gadjah Mada (KAGAMA). Acara ini merupakan bagian dari rangkaian kegiatan “KAGAMA Goes Green” yang dilaksanakan pada 8-9 Desember 2012. KAGAMA Night merupakan acara yang diselenggarakan para alumni dalam rangka bernostalgia tentang kehidupan selama berkuliah di UGM. Selain KAGAMA Night ada pula Sarasehan “UGM Almamaterku”, donor darah, pesta kreasi limbah plastik, dan peresmian Hutan Pendidikan Konservasi Koesnadi Hardjasoemantri (HPKKH). Acara tersebut tidak hanya dihadiri oleh para alumni namun juga terbuka untuk umum.

Acara dibuka dengan pemutaran video teater berjudul Deluge yang disutradarai Bambang N Karim. Video teater ini  berkisah tentang cinta sepasang muda-mudi yang dipisahkan oleh bencana banjir bandang. Acara dilanjutkan dengan konser musik yang menampilkan bandDadang and The Black Mask.Band ini juga berduet dengan alumni lainnya seperti Pulung Agustanto dan Puthut Gambul. Mereka membawakan lagu rock klasik seperti Bohemian Rhapsody (Queen), When I See (Bad English), Sweet Child O Mine (Guns N Roses), serta lagu-lagu dari band rock legendaris dunia lainnya.

Selain acara-acara diatas, Butet Kertaredjasa rencananya akan menampilkan monolog. Sayangnya, Butet harus membatalkan penampilannya karena dijadwalkan hadir di acara lain. “Butet rencananya akan tampil jam 7. Namun, karena molor 1 jam, pertunjukan terpaksa batal sebab ia harus menghadiri Festival Film Indonesia (FFI),” terang Irvan Kristanto selaku ketua panitia.

Performa ini mendapat apresiasi tinggi dari penonton. Tepuk tangan riuh terdengar ketika Pulung Agustanto mulai melekingkan suaranya. Penampilan band rock tersebut mampu menghebohkan suasana. Terbukti dengan penonton yang maju keatas panggung untuk bernyanyi dan menari bersama. Sedangkan, para alumni lain yang tidak ikut maju keatas panggung sibuk berfoto ria.

Irvan mengatakan bahwa acara malam ini bertujuan sebagai hiburan dan media nostalgia para alumni. “Sejak kemarin hingga jam 5 sore tadi, kita semua disibukkan oleh acara KAGAMA Goes Green. Pokoknya malam ini kita bersenang-senang ria” ucapnya. Ia menambahkan bahwa acara  ini juga ditujukan untuk mendorong mahasiswa UGM saat ini supaya lebih produktif. “Jadi kita jangan hanya acara temu kangen semata, tapi juga harus disertai kegiatan-kegiatan yang berguna bagi lingkungan”, ujar Irvan yang juga alumni Fakultas Teknik Pertanian ‘88.

Acara ini sekaligus didedikasikan untuk mengenang jasa Alm. Koesnadi Hardjasoemantri. Ia merupakan rektor periode 1986-1990. Irvan mengungkapkan bahwa tanggal 9 Desember nanti bertepatan dengan hari ulang tahun almarhum. “Puncak acara besok adalah peresmian hutan pendidikan konservasi, yaitu sebuah dedikasi kami para alumni untuk almarhum,” ungkap Irvan. Ia menambahkan bahwa acara ini dihadiri oleh alumni UGM dari lintas angkatan mulai dari 1953 hingga 2007.

Salah seorang alumni tertua yang hadir pada acara tersebut adalah Nina Soekarina, sekaligus istri Alm. Koesnadi Harjasoemantri. Ia mengucapkan rasa bangganya dan terimakasih kepada alumni dengan diselenggarakannya acara ini. “Acara ini sebagai bentuk dedikasi untuk bangsa khusunya UGM dan penghormatan atas jasa Bapak Koesnadi,” tutur alumni Fakultas Satra Barat angkatan 1953 ini.

Saat ditanya perihal sumber dana, Irvan mengatakan bahwa acara ini melibatkan seluruh alumni. Ia juga menjelaskan bahwa dana didapat dari jaringan kerja oleh alumni dengan perusahaan yang menjadi sponsor acara ini, diantaranya bank BNI dan Depertemen Kehutanan.“Kami  hanya memanfaatkan media sosial untuk mengadakan acara ini. Persiapan dimulai sejak Oktober dengan agenda awal charity concert di Jakarta,” tegasnya. [Bobby Wicaksono, Inda Lestari]

0
Facebook Twitter Google + Pinterest

Artikel Lainnya

Diskusi Buku “Pembangunan Untuk Siapa? Kisah Perempuan di...

LPM Himmah UII Ungkap Ketimpangan Pendidikan Dasar di...

Diskusi Perempuan Adat Kritik Jerat Paksaan Industri Ekstraktif

Muat Candaan Seksis, Buku Gadjah Mada Bercanda Karya...

Tilik Relasi Kolonial di Papua dalam Diskusi Papua...

Diskusi Pendidikan dan Demokrasi, Ungkap Gagalnya Pendidikan dalam...

Berikan Komentar Batal Membalas

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

Pos Terbaru

  • Diskusi Buku “Pembangunan Untuk Siapa? Kisah Perempuan di Kampung Kami” Soroti Dampak Pembangunan Bagi Ruang Hidup Perempuan

    Desember 25, 2025
  • LPM Himmah UII Ungkap Ketimpangan Pendidikan Dasar di DIY melalui Pameran “Melihat Sekolahku”

    Desember 18, 2025
  • Diskusi Perempuan Adat Kritik Jerat Paksaan Industri Ekstraktif

    Desember 10, 2025
  • Muat Candaan Seksis, Buku Gadjah Mada Bercanda Karya Heri Santoso Tuai Kritik Mahasiswa

    Desember 5, 2025
  • Tilik Relasi Kolonial di Papua dalam Diskusi Papua Bukan Tanah Kosong

    November 24, 2025

Jurnal Balairung Vol. 2 No. 2 (2020)

Infografis

Moral Tanpa Tuhan

Sampah Kota Ditopang Swadaya Warga

Berebut Gunungkidul

Yu Par, Legenda Kantin bonbin

Menyambut Coming Out Age dengan Berubah Menjadi Panda

Hubungi Kami

Facebook Twitter Instagram Pinterest

Ads

Footer Logo
  • TENTANG KAMI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • AWAK
  • KONTAK
  • KONTRIBUSI

©2022 BPPM BALAIRUNG UGM