Balairungpress
  • REDAKSI
    • KILAS
    • ALMAMATER
    • LAPORAN UTAMA
    • APRESIASI
    • INSAN WAWASAN
  • NALAR
    • WAWASAN
    • KAJIAN
  • REHAT
    • ARSIP
    • BUKU
    • FILM
    • OPINI
    • SASTRA
  • BINGKAI
    • ANALEKTA
    • INFOGRAFIS
    • KOMIK
    • PERISTIWA
    • SKETSA
  • PIPMI
    • Direktori
    • Suplemen
    • PUBLIKASI
  • ENEN
  • IDID
Newest post
Diskusi Buku “Pembangunan Untuk Siapa? Kisah Perempuan di...
LPM Himmah UII Ungkap Ketimpangan Pendidikan Dasar di...
Diskusi Perempuan Adat Kritik Jerat Paksaan Industri Ekstraktif
Muat Candaan Seksis, Buku Gadjah Mada Bercanda Karya...
Tilik Relasi Kolonial di Papua dalam Diskusi Papua...
Diskusi Pendidikan dan Demokrasi, Ungkap Gagalnya Pendidikan dalam...
Kota Batik yang Tenggelam
Titah AW: Jurnalisme Bisa Jadi Kanal Pengetahuan Lokal
Membumikan Ilmu Bumi
Kuasa Kolonial Atas Pangan Lokal

Balairungpress

  • REDAKSI
    • KILAS
    • ALMAMATER
    • LAPORAN UTAMA
    • APRESIASI
    • INSAN WAWASAN
  • NALAR
    • WAWASAN
    • KAJIAN
  • REHAT
    • ARSIP
    • BUKU
    • FILM
    • OPINI
    • SASTRA
  • BINGKAI
    • ANALEKTA
    • INFOGRAFIS
    • KOMIK
    • PERISTIWA
    • SKETSA
  • PIPMI
    • Direktori
    • Suplemen
    • PUBLIKASI
  • ENEN
  • IDID
KABARKILAS

Mahasiswa UGM Tolak KIK

Juli 18, 2010

Rencana pemberlakuan Kartu Identitas Kendaraan (KIK) kembali menuai kritik. Kali ini, mahasiswa yang tergabung dalam Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) se-UGM mengadakan aksi menolak pemberlakuan kebijakan yang minim sosialisasi ini, Senin (14/6). Dalam orasinya, BEM se-UGM menganggap bahwa kebijakan ini hanya semakin membuat UGM semakin ekslusif dan jauh dari masyarakat.“Dengan adanya KIK, akses masyarakat untuk masuk UGM akan terhambat,” ungkap Aza El Munadiyan.

Menurut Aza, akses semakin terbatas karena masyarakat luar yang ingin parkir di UGM harus membayar Rp 1000 untuk sepeda motor dan Rp 2000 untuk mobil.Sebelumnya, kebijakan ini memicu kontroversi ketika beberapa media massa memberitakan mengenai parkir berbayar di UGM.

Aksi demonstrasi ini sempat memunculkan ketegangan ketika Satuan Keamanan dan Keselamatan Kampus (SKKK) menghalang-halangi mahasiswa yang ingin masuk ke Gedung Pusat. Namun, belum sempat terjadi bentrokan, pihak rektorat kemudian mengizinkan kepada para mahasiswa untuk masuk ke Gedung Pusat. Diwakili oleh Direktur Pengelolaan dan Pemeliharaan Aset, Dr.Ing Singgih Hawibowo, pihak rektorat dan mahasiswa melakukan dialog selama 30 menit.

Pihak rektorat sendiri membantah jika KIK ini menjadi bentuk dari adanya komersialisasi kampus. Seperti disebutkan Singgih, kebijakan ini justru diperlakukan untuk mengurangi tindak kejahatan yang dilakukan di dalam kampus. Selain itu juga untuk mengendalikan jumlah kendaraan di UGM yang setiap tahun semakin bertambah banyak. Namun, tidak hanya bagi masyarakat umum, mahasiswa pun diharuskan membayar untuk mendapatkan KIK. “Bagi mahasiswa angkatan setelah 2009/2010, pembuatan KIK akan dikenakan disinsentif tahunan sebesar Rp200.000 per tahun untuk mobil dan Rp50.000 per tahun untuk motor (jika memiliki lebih dari 1 motor),” tegas Singgih. [Wisnu]

10002000bayargateidentitaskartukartu identitas kendaraankendaraankikmobilmotorparkirportalrektorrektoratsk rektortolakugm
0
Facebook Twitter Google + Pinterest

Artikel Lainnya

Diskusi Buku “Pembangunan Untuk Siapa? Kisah Perempuan di...

LPM Himmah UII Ungkap Ketimpangan Pendidikan Dasar di...

Diskusi Perempuan Adat Kritik Jerat Paksaan Industri Ekstraktif

Muat Candaan Seksis, Buku Gadjah Mada Bercanda Karya...

Tilik Relasi Kolonial di Papua dalam Diskusi Papua...

Diskusi Pendidikan dan Demokrasi, Ungkap Gagalnya Pendidikan dalam...

Berikan Komentar Batal Membalas

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

Pos Terbaru

  • Diskusi Buku “Pembangunan Untuk Siapa? Kisah Perempuan di Kampung Kami” Soroti Dampak Pembangunan Bagi Ruang Hidup Perempuan

    Desember 25, 2025
  • LPM Himmah UII Ungkap Ketimpangan Pendidikan Dasar di DIY melalui Pameran “Melihat Sekolahku”

    Desember 18, 2025
  • Diskusi Perempuan Adat Kritik Jerat Paksaan Industri Ekstraktif

    Desember 10, 2025
  • Muat Candaan Seksis, Buku Gadjah Mada Bercanda Karya Heri Santoso Tuai Kritik Mahasiswa

    Desember 5, 2025
  • Tilik Relasi Kolonial di Papua dalam Diskusi Papua Bukan Tanah Kosong

    November 24, 2025

Jurnal Balairung Vol. 2 No. 2 (2020)

Infografis

Moral Tanpa Tuhan

Sampah Kota Ditopang Swadaya Warga

Berebut Gunungkidul

Yu Par, Legenda Kantin bonbin

Menyambut Coming Out Age dengan Berubah Menjadi Panda

Hubungi Kami

Facebook Twitter Instagram Pinterest

Ads

Footer Logo
  • TENTANG KAMI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • AWAK
  • KONTAK
  • KONTRIBUSI

©2022 BPPM BALAIRUNG UGM