Balairungpress
  • REDAKSI
    • KILAS
    • ALMAMATER
    • LAPORAN UTAMA
    • APRESIASI
    • WAWANCARA
  • NALAR
    • WAWASAN
    • KAJIAN
    • INSAN WAWASAN
  • REHAT
    • ARSIP
    • BUKU
    • FILM
    • OPINI
    • SASTRA
  • BINGKAI
    • ANALEKTA
    • INFOGRAFIS
    • KOMIK
    • PERISTIWA
    • SKETSA
  • PIPMI
    • Direktori
    • Suplemen
    • PUBLIKASI
  • Tentang Kami
    • KONTAK
    • Masthead
  • ENEN
  • IDID
Latest post
Buruh Pibee Group Menangkan Tuntutan Pelunasan Upah
Ruang Redaksi Belum Aman, AJI Ungkap Kekerasan terhadap...
Aksi Solidaritas Suara Ibu Indonesia Soroti Kekerasan Negara...
Solidaritas Serikat Buruh Taru Martani Berujung Kemenangan dalam...
IWD Jogja 2026 Soroti Penindasan Perempuan Kelas Pekerja...
Napas Panjang Relokasi Imbas Ambisi Proyek Sumbu Filosofi
Diskusi LSF Ungkap Kekerasan Aparat terhadap Perempuan dalam...
Apakah ada Hari Esok untuk Aku Meminum Obat
Gaboleh Pilih-Pilih Makanan
Aksi Solidaritas untuk Arianto Tawakal Dibalas Kekerasan Ormas...

Balairungpress

  • REDAKSI
    • KILAS
    • ALMAMATER
    • LAPORAN UTAMA
    • APRESIASI
    • WAWANCARA
  • NALAR
    • WAWASAN
    • KAJIAN
    • INSAN WAWASAN
  • REHAT
    • ARSIP
    • BUKU
    • FILM
    • OPINI
    • SASTRA
  • BINGKAI
    • ANALEKTA
    • INFOGRAFIS
    • KOMIK
    • PERISTIWA
    • SKETSA
  • PIPMI
    • Direktori
    • Suplemen
    • PUBLIKASI
  • Tentang Kami
    • KONTAK
    • Masthead
  • ENEN
  • IDID
KABARKILAS

Peran OJK dalam Industri Perbankan Syariah

November 19, 2014

ervina

 

“Jika bertanya tentang kesiapan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mengawasi industri perbankan syariah, jawabannya tentu siap, tetapi bagaimana dengan penyelenggaranya?” Kalimat tersebut dilontarkan Dr. H. Setiawan Budi Utomo, MA dalam acara talkshow nasional yang diselenggarakan Keluarga Muslim Fakultas Hukum (KMFH) UGM, Minggu (16/11). Dalam pemaparannya, Kepala Bagian Departemen Perbankan Syariah OJK itu mengungkapkan rendahnya kepemilikan aset industri jasa keungan syariah Indonesia di tataran global. Meskipun demikian, Indonesia adalah ‘the biggest player’. “Hal itu karena jumlah bank syariah dan penduduk di Indonesia sangat banyak,” jelas peraih Doktor Ilmu Hukum Universitas Padjajaran tersebut.

Untuk itu, menurutnya, diperlukan strategi pengembangan industri jasa keuangan syariah dari berbagai aspek. Beberapa di antaranya meliputi sumber daya manusia, tata kelola, manajemen risiko, pengaturan, dan pengawasan. “OJK sendiri saat ini sedang menyusun masterplan Pengembangan Industri Syariah Indonesia, tetapi memang belum final,” ungkap Setiawan.

Acara yang berlangsung di Hall Bulaksumur University Club tersebut bertajuk “Kesiapan OJK dalam Pengawasan Industri Perbankan Syariah.” Selain Setiawan, hadir pula Khotibul Umam, S.H., LL.M, Dosen Bagian Hukum Islam Fakultas Hukum UGM, sebagai pembicara. Sementara itu, dari kalangan praktisi, hadir Ir. Wahsi Prasodjo, M.M. selaku Pimpinan Cabang BNI Syariah Yogyakarta.

Berbeda dengan Setiawan, Khotibul Umam, S.H., LL.M lebih menekankan pentingnya peran OJK dalam pengaturan dan pengawasan perbankan syariah di Indonesia. “Peran tersebut misalnya mencabut izin usaha yang tidak memenuhi standar yang telah ditetapkan,” jelasnya. Hal tersebut juga harus diimbangi dengan upaya perbankan dalam ketaatan terhadap prinsip syariah.

Talkshow yang berlangsung selama empat jam tersebut merupakan puncak dari rangkaian acara Muslim Law Fair (MLF) 2014. Sebelumnya, telah diadakan berbagai kegiatan seperti bedah buku, lomba untuk pelajar tingkat TK hingga Perguruan Tinggi, dan ditutup dengan talkshow. “Dalam talkshow ini juga akan diumumkan pemenang Lomba Karya Tulis Ilmiah tingkat Nasional,” ujar Andi Ari Setiawan selaku Ketua Panitia MLF 2014.

Mengusung tema “Proud to Be Moslem”, Andi berharap lewat acara ini ada penyegaran kembali semangat pemuda terhadap identitasnya sebagai muslim. Ke depan, ia berharap acara-acara seperti ini semakin sering diadakan. Andi menilai di Yogyakarta ada banyak sekali acara seperti konser musik dan sebagainya, tetapi sedikit sekali acara yang menyuguhkan wawasan seputar keagamaan. “Tujuannya agar ada penyeimbang,” pungkasnya. [Ervina Lutfikasari]

 

 

 

OJKPerbankan SyariahSyariah
0
Facebook Twitter Google + Pinterest

Artikel Lainnya

Buruh Pibee Group Menangkan Tuntutan Pelunasan Upah

Ruang Redaksi Belum Aman, AJI Ungkap Kekerasan terhadap...

Aksi Solidaritas Suara Ibu Indonesia Soroti Kekerasan Negara...

Solidaritas Serikat Buruh Taru Martani Berujung Kemenangan dalam...

IWD Jogja 2026 Soroti Penindasan Perempuan Kelas Pekerja...

Diskusi LSF Ungkap Kekerasan Aparat terhadap Perempuan dalam...

Berikan Komentar Batal Membalas

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

Pos Terbaru

  • Buruh Pibee Group Menangkan Tuntutan Pelunasan Upah

    April 10, 2026
  • Ruang Redaksi Belum Aman, AJI Ungkap Kekerasan terhadap Jurnalis Perempuan

    April 9, 2026
  • Aksi Solidaritas Suara Ibu Indonesia Soroti Kekerasan Negara dalam Penyiraman Air Keras terhadap Andrie Yunus

    Maret 17, 2026
  • Solidaritas Serikat Buruh Taru Martani Berujung Kemenangan dalam Aksi Mogok Kerja

    Maret 13, 2026
  • IWD Jogja 2026 Soroti Penindasan Perempuan Kelas Pekerja dan Kelompok Rentan

    Maret 11, 2026

Jurnal Balairung Vol. 2 No. 2 (2020)

Infografis

Moral Tanpa Tuhan

Sampah Kota Ditopang Swadaya Warga

Berebut Gunungkidul

Yu Par, Legenda Kantin bonbin

Menyambut Coming Out Age dengan Berubah Menjadi Panda

Hubungi Kami

Facebook Twitter Instagram Pinterest

Ads

Footer Logo
  • TENTANG KAMI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • AWAK
  • KONTAK
  • KONTRIBUSI

©2022 BPPM BALAIRUNG UGM