Balairungpress
  • REDAKSI
    • KILAS
    • ALMAMATER
    • LAPORAN UTAMA
    • APRESIASI
    • WAWANCARA
  • NALAR
    • WAWASAN
    • KAJIAN
    • INSAN WAWASAN
  • REHAT
    • ARSIP
    • BUKU
    • FILM
    • OPINI
    • SASTRA
  • BINGKAI
    • ANALEKTA
    • INFOGRAFIS
    • KOMIK
    • PERISTIWA
    • SKETSA
  • PIPMI
    • Direktori
    • Suplemen
    • PUBLIKASI
  • Tentang Kami
    • KONTAK
    • Masthead
  • ENEN
  • IDID
Latest post
Ruang Redaksi Belum Aman, AJI Ungkap Kekerasan terhadap...
Aksi Solidaritas Suara Ibu Indonesia Soroti Kekerasan Negara...
Solidaritas Serikat Buruh Taru Martani Berujung Kemenangan dalam...
IWD Jogja 2026 Soroti Penindasan Perempuan Kelas Pekerja...
Napas Panjang Relokasi Imbas Ambisi Proyek Sumbu Filosofi
Diskusi LSF Ungkap Kekerasan Aparat terhadap Perempuan dalam...
Apakah ada Hari Esok untuk Aku Meminum Obat
Gaboleh Pilih-Pilih Makanan
Aksi Solidaritas untuk Arianto Tawakal Dibalas Kekerasan Ormas...
Forum Kamisan Daring Perluas Jejaring Perlawanan Terhadap Pertambangan...

Balairungpress

  • REDAKSI
    • KILAS
    • ALMAMATER
    • LAPORAN UTAMA
    • APRESIASI
    • WAWANCARA
  • NALAR
    • WAWASAN
    • KAJIAN
    • INSAN WAWASAN
  • REHAT
    • ARSIP
    • BUKU
    • FILM
    • OPINI
    • SASTRA
  • BINGKAI
    • ANALEKTA
    • INFOGRAFIS
    • KOMIK
    • PERISTIWA
    • SKETSA
  • PIPMI
    • Direktori
    • Suplemen
    • PUBLIKASI
  • Tentang Kami
    • KONTAK
    • Masthead
  • ENEN
  • IDID
KABARKILAS

UGM Dukung Program 1000 Aktuaris

Maret 10, 2014
 ©Rizky.bal

©Rizky.bal

Sabtu (8/3), ratusan mahasiswa mengikuti Seminar dan Talkshow “Program Mencetak 1000 Aktuaris” di Hotel Inna Garuda. Acara yang dihadiri oleh mahasiswa dari berbagai jurusan serta beberapa dosen tersebut mengundang perwakilan Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Ari Munandar dan Ketua Persatuan Aktuaris Indonesia (PAI), Budi Tampubolon sebagai pembicara. Selain itu, acara ini juga menghadirkan pembicara seperti Azwir Arifin dari Asosiasi Asuransi Jiwa Indonesia (AAJI) dan Masdar dari Asosiasi Asuransi Umum Indonesia (AAUI). Acara yang juga menghadirkan Lektor Jurusan Statistika UGM, Danardono ini berlangsung atas kerja sama jurusan Matematikan Pascasarjana UGM dengan OJK.

Program mencetak 1000 aktuaris merupakan langkah percepatan peningkatan jumlah aktuaris di bidang (IKNB). Hal itu disampaikan Yusman selaku direktur Pengaturan Penelitian dan Pengembangan Industri dan Keuangan Non Bank (IKNB) OJK saat memberikan Keynote Speech. Selain itu, Masdar selaku Associate Actuary AAUI mengatakan, percepatan peningkatan jumlah aktuaris ini perlu, mengingat berdasarkan data statistik OJK, Indonesia masih membutuhkan sekitar 1.805 aktuaris untuk lima tahun ke depan. “Di samping itu, berdasarkan Keputusan Menteri Keuangan RI No.426/KMK/2003, perusahaan asuransi jiwa harus mengangkat seorang aktuaris perusahaan,” jelas Masdar.

Meskipun begitu, Yusman mengatakan, menjadi seorang aktuaris profesional tidaklah mudah karena butuh 5 sampai 7 tahun untuk menempuh tahap-tahap ujiannya. Akan tetapi,  dengan adanya program ini diharapkan dalam waktu 1,5 tahun sudah bisa mencetak aktuaris tingkat ajun. “Salah satu caranya dengan penyetaraan mata kuliah aktuaria di beberapa perguruan tinggi,” jelasnya.

Terkait hal tersebut, Danardono, Lektor Jurusan Statistika UGM, mengungkapkan bahwa UGM telah menyiapkan beberapa program untuk mendukung program mencetak 1000 aktuaris. Beberapa program tersebut meliputi pengoordinasikan mata kuliah aktuaria yang belum terintegrasi secara keseluruhan dengan PAI, penyetaraan mata kuliah sertifikasi PAI, dan soalisasi profesi aktuaris. “UGM bahkan telah menyiapkan program lintas fakultas  bagi yang berminat pada aktuaria,”tambahnya.

Ari Setiawan, Wakil Dekan FMIPA UGM mengharapkan, dengan adanya acara ini dapat memberi wawasan pengetahuan tentang aktuaria kepada para peserta, khususnya bagi prodi statistika. Selain itu, Danardono  juga mengharapkan, kerja sama antara UGM dan OJK ini dapat memberikan peningkatan jumlah aktuaris ke depannya. “Paling tidak UGM dapat menyumbang 30 sampai 50 aktuaris,” pungkasnya. [Agdzhur Rinalsyam, Rizky Wahyuni]

 

aktuarisAsuransiFMIPAOJKugm
0
Facebook Twitter Google + Pinterest

Artikel Lainnya

Ruang Redaksi Belum Aman, AJI Ungkap Kekerasan terhadap...

Aksi Solidaritas Suara Ibu Indonesia Soroti Kekerasan Negara...

Solidaritas Serikat Buruh Taru Martani Berujung Kemenangan dalam...

IWD Jogja 2026 Soroti Penindasan Perempuan Kelas Pekerja...

Diskusi LSF Ungkap Kekerasan Aparat terhadap Perempuan dalam...

Aksi Solidaritas untuk Arianto Tawakal Dibalas Kekerasan Ormas...

1 komentar

rissa Juli 30, 2014 - 11:57

saya dari jurusan matematika its ,kalau mau menjadi aktuais itu pendidikan minimalnya s1 atau setelah lulus s1 menempuh ke s2 jurusan aktuaris?

Reply

Berikan Komentar Batal Membalas

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

Pos Terbaru

  • Ruang Redaksi Belum Aman, AJI Ungkap Kekerasan terhadap Jurnalis Perempuan

    April 9, 2026
  • Aksi Solidaritas Suara Ibu Indonesia Soroti Kekerasan Negara dalam Penyiraman Air Keras terhadap Andrie Yunus

    Maret 17, 2026
  • Solidaritas Serikat Buruh Taru Martani Berujung Kemenangan dalam Aksi Mogok Kerja

    Maret 13, 2026
  • IWD Jogja 2026 Soroti Penindasan Perempuan Kelas Pekerja dan Kelompok Rentan

    Maret 11, 2026
  • Napas Panjang Relokasi Imbas Ambisi Proyek Sumbu Filosofi

    Maret 11, 2026

Jurnal Balairung Vol. 2 No. 2 (2020)

Infografis

Moral Tanpa Tuhan

Sampah Kota Ditopang Swadaya Warga

Berebut Gunungkidul

Yu Par, Legenda Kantin bonbin

Menyambut Coming Out Age dengan Berubah Menjadi Panda

Hubungi Kami

Facebook Twitter Instagram Pinterest

Ads

Footer Logo
  • TENTANG KAMI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • AWAK
  • KONTAK
  • KONTRIBUSI

©2022 BPPM BALAIRUNG UGM