Balairungpress
  • REDAKSI
    • KILAS
    • ALMAMATER
    • LAPORAN UTAMA
    • APRESIASI
    • WAWANCARA
  • NALAR
    • WAWASAN
    • KAJIAN
    • INSAN WAWASAN
  • REHAT
    • ARSIP
    • BUKU
    • FILM
    • OPINI
    • SASTRA
  • BINGKAI
    • ANALEKTA
    • INFOGRAFIS
    • KOMIK
    • PERISTIWA
    • SKETSA
  • PIPMI
    • Direktori
    • Suplemen
    • PUBLIKASI
  • ENEN
  • IDID
  • Menu Item
Latest post
Katrin Bandel: Konstruksi Gender dan Perempuan dalam Wacana...
Kiamat Kecil di Timbulsloko
Berat Sebelah Kuasa Poligami
Difabel
APATIS Soroti Lonjakan Biaya Pendidikan, Serukan Mahasiswa Terus...
Perempuan Tagih Janji Puan Sahkan RUU PPRT
Rajam Norma Hetero Melintang Zaman
balpress
balpress
Pesan Teror dan Intimidasi Menghiasi Aksi #KawalPutusanMK di...

Balairungpress

  • REDAKSI
    • KILAS
    • ALMAMATER
    • LAPORAN UTAMA
    • APRESIASI
    • WAWANCARA
  • NALAR
    • WAWASAN
    • KAJIAN
    • INSAN WAWASAN
  • REHAT
    • ARSIP
    • BUKU
    • FILM
    • OPINI
    • SASTRA
  • BINGKAI
    • ANALEKTA
    • INFOGRAFIS
    • KOMIK
    • PERISTIWA
    • SKETSA
  • PIPMI
    • Direktori
    • Suplemen
    • PUBLIKASI
  • ENEN
  • IDID
  • Menu Item
KABARKILAS

Serba-Serbi Budaya dalam Cultural Days

Maret 12, 2013
©Istimewa

©Istimewa

Pagi itu halaman Sekolah Vokasi UGM tampak ramai oleh sejumlah mahasiswa yang sedang menonton pertunjukkan musik di panggung Cultural Days. Acara yang berlangsung Jumat-Sabtu (8-9/3) ini, ditujukan untuk meluncurkan Departemen Bahasa, Seni dan Manajemen Budaya Sekolah Vokasi UGM. Cultural Days menampilkan berbagai seni pertunjukan budaya baik yang berasal dari dalam negeri maupun luar negeri.

Acara peluncuran departemen ini dibuka dengan atraksi Hombo Batu Nias (loncat batu). Waluyo, selaku penanggung jawab, mengatakan, atraksi lompat batu besar tersebut merupakan simbolisasi dari tantangan yang harus dihadapi. “Ibarat melalui batu besar, departemen butuh keberanian, kebersamaan dan tekad untuk melaluinya,” tambahnya.

Pada hari pertama, Cultural Days menyuguhkan berbagai festival seni dan budaya, seperti festival kuliner dan festival musik. Pertunjukkan tari tradisional dari mahasiswa juga turut meramaikan acara ini. Salah satunya, tari Faluaya dari Nias Selatan yang dibawakan oleh mahasiswa asli Nias. Dengan mengenakan pakaian adat, lengkap dengan tombak dan tameng, mereka berteatrikal saling melawan. Mereka menghentakkan kakiknya secara teratur dan memutari panggung sambil menyanyi dengan bahasa Nias Selatan.

Tidak ketinggalan pertunjukan seni khas luar negeri oleh mahasiswa dari beberapa prodi bahasa asing seperti prodi Bahasa Korea dan Jepang. Mereka menampilkan tari Talcum dari Korea,Yosakui Seicho dari Jepang dan Sumulnori dari Korea.

Seni pertunjukan gamelan dari berbagai sekolah menengah atas di Yogyakarta juga meramaikan malam puncak Cultural Days, salah satunya grup gamelan dari SMK Penerbangan. Pertunjukan wayang kulit, Babad Alas Wanamarta, oleh dalang Ki Sukisno, M.Sn. yang berlangsung semalam suntuk menutup serangkaian acara ini. [Anggun Intan P & Fikri Fawaid]

 

0
Facebook Twitter Google + Pinterest

Artikel Lainnya

SEJAGAD, Serikat Pekerja Kampus Pertama di Indonesia, Resmi Didirikan

IWD Jogja 2026 Soroti Penindasan Perempuan Kelas Pekerja...

Diskusi LSF Ungkap Kekerasan Aparat terhadap Perempuan dalam...

Aksi Solidaritas untuk Arianto Tawakal Dibalas Kekerasan Ormas...

Forum Kamisan Daring Perluas Jejaring Perlawanan Terhadap Pertambangan...

Pesantren Bumi Cendekia Bagikan Upaya Pencegahan Kekerasan Seksual...

Berikan Komentar Batal Membalas

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

Pos Terbaru

  • Katrin Bandel: Konstruksi Gender dan Perempuan dalam Wacana Pascakolonial

    Maret 12, 2026
  • Kiamat Kecil di Timbulsloko

    Maret 12, 2026
  • Berat Sebelah Kuasa Poligami

    Maret 12, 2026
  • Difabel

    Maret 12, 2026
  • APATIS Soroti Lonjakan Biaya Pendidikan, Serukan Mahasiswa Terus “Berisik”

    Maret 12, 2026

Jurnal Balairung Vol. 2 No. 2 (2020)

Infografis

Sepah Pemerintah Ditadah Bank Sampah

Sampah Kota Ditopang Swadaya Warga

Moral Tanpa Tuhan

Sampah Kota Ditopang Swadaya Warga

Berebut Gunungkidul

Hubungi Kami

Facebook Twitter Instagram Pinterest

Ads

Footer Logo
  • TENTANG KAMI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • AWAK
  • KONTAK
  • KONTRIBUSI

©2022 BPPM BALAIRUNG UGM