Balairungpress
  • REDAKSI
    • KILAS
    • ALMAMATER
    • LAPORAN UTAMA
    • APRESIASI
    • INSAN WAWASAN
  • NALAR
    • WAWASAN
    • KAJIAN
  • REHAT
    • ARSIP
    • BUKU
    • FILM
    • OPINI
    • SASTRA
  • BINGKAI
    • ANALEKTA
    • INFOGRAFIS
    • KOMIK
    • PERISTIWA
    • SKETSA
  • PIPMI
    • Direktori
    • Suplemen
    • PUBLIKASI
  • ENEN
  • IDID
Newest post
Diskusi Buku “Pembangunan Untuk Siapa? Kisah Perempuan di...
LPM Himmah UII Ungkap Ketimpangan Pendidikan Dasar di...
Diskusi Perempuan Adat Kritik Jerat Paksaan Industri Ekstraktif
Muat Candaan Seksis, Buku Gadjah Mada Bercanda Karya...
Tilik Relasi Kolonial di Papua dalam Diskusi Papua...
Diskusi Pendidikan dan Demokrasi, Ungkap Gagalnya Pendidikan dalam...
Kota Batik yang Tenggelam
Titah AW: Jurnalisme Bisa Jadi Kanal Pengetahuan Lokal
Membumikan Ilmu Bumi
Kuasa Kolonial Atas Pangan Lokal

Balairungpress

  • REDAKSI
    • KILAS
    • ALMAMATER
    • LAPORAN UTAMA
    • APRESIASI
    • INSAN WAWASAN
  • NALAR
    • WAWASAN
    • KAJIAN
  • REHAT
    • ARSIP
    • BUKU
    • FILM
    • OPINI
    • SASTRA
  • BINGKAI
    • ANALEKTA
    • INFOGRAFIS
    • KOMIK
    • PERISTIWA
    • SKETSA
  • PIPMI
    • Direktori
    • Suplemen
    • PUBLIKASI
  • ENEN
  • IDID
KABARKILAS

Ketua DPM Bohong

Januari 6, 2010

Ketua Dewan Perwakilan Mahasiswa Keluarga Mahasiswa (DPM KM) UGM, Niccolo Attar, dengan sengaja melakukan kebohongan untuk memuluskan jalannya menjadi Ketua DPM tahun lalu. Hal ini terkuak dalam pertemuan antara Niccolo, Mapagama, dan Forkom UKM di Gelanggang Mahasiswa, Rabu (6/1).

Dalam pertemuan tersebut, Niccolo mengatakan bahwa ia masuk ke DPM pada 2009 melalui jalur UKM. “Saya memang masuk DPM mengatasnamakan perwakilan Mapala Universitas,” ungkapnya, dengan berkelit tak secara langsung mengatakan “Mapagama”.

Bantahan sontak dilontarkan Ketua Umum Mapagama, Uun. “Kami tidak pernah memiliki anggota bernama Niccolo Attar,” terangnya. Dengan nada tinggi, Uun menuding bahwa itu penipuan yang mencatut nama Mapagama demi kepentingan politis. Enggar, salah satu pegiat Mapagama, bahkan mengatakan Niccolo telah melakukan kebohongan publik.

Niccolo akhirnya tidak dapat mengelak ketika beberapa perwakilan mahasiswa pecinta alam (mapala) di tingkat fakultas hadir dalam pertemuan tersebut. Salah satunya Setrajana, mapala Fisipol UGM. Seperti diungkapkan Ical, Ketua Setrajana, Niccolo bukanlah anggota Setrajana. “Kami tidak ikut campur atas masalah yang menimpanya,” tegasnya.

Posisi Niccolo semakin terjepit setelah mendengar pengakuan Yuri Ashari. Anggota DPM 2009 dari Partai Boulevard ini mengatakan dialah yang membikin surat rekomendasi palsu yang menyebutkan bahwa Niccolo merupakan perwakilan Forkom dari Mapagama.

Di akhir pertemuan, Niccolo mengakui kesalahan yang dia perbuat. Pengakuannya tertuang dalam surat perjanjian bermaterai yang ditandatangani bersama perwakilan Mapagama sebagai pihak yang dirugikan. [Wisnu]

boulevarddpm km ugmforkommapagamaniccolo attar
0
Facebook Twitter Google + Pinterest

Artikel Lainnya

Diskusi Buku “Pembangunan Untuk Siapa? Kisah Perempuan di...

LPM Himmah UII Ungkap Ketimpangan Pendidikan Dasar di...

Diskusi Perempuan Adat Kritik Jerat Paksaan Industri Ekstraktif

Muat Candaan Seksis, Buku Gadjah Mada Bercanda Karya...

Tilik Relasi Kolonial di Papua dalam Diskusi Papua...

Diskusi Pendidikan dan Demokrasi, Ungkap Gagalnya Pendidikan dalam...

Berikan Komentar Batal Membalas

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

Pos Terbaru

  • Diskusi Buku “Pembangunan Untuk Siapa? Kisah Perempuan di Kampung Kami” Soroti Dampak Pembangunan Bagi Ruang Hidup Perempuan

    Desember 25, 2025
  • LPM Himmah UII Ungkap Ketimpangan Pendidikan Dasar di DIY melalui Pameran “Melihat Sekolahku”

    Desember 18, 2025
  • Diskusi Perempuan Adat Kritik Jerat Paksaan Industri Ekstraktif

    Desember 10, 2025
  • Muat Candaan Seksis, Buku Gadjah Mada Bercanda Karya Heri Santoso Tuai Kritik Mahasiswa

    Desember 5, 2025
  • Tilik Relasi Kolonial di Papua dalam Diskusi Papua Bukan Tanah Kosong

    November 24, 2025

Jurnal Balairung Vol. 2 No. 2 (2020)

Infografis

Moral Tanpa Tuhan

Sampah Kota Ditopang Swadaya Warga

Berebut Gunungkidul

Yu Par, Legenda Kantin bonbin

Menyambut Coming Out Age dengan Berubah Menjadi Panda

Hubungi Kami

Facebook Twitter Instagram Pinterest

Ads

Footer Logo
  • TENTANG KAMI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • AWAK
  • KONTAK
  • KONTRIBUSI

©2022 BPPM BALAIRUNG UGM