Balairungpress
  • REDAKSI
    • KILAS
    • ALMAMATER
    • LAPORAN UTAMA
    • APRESIASI
    • WAWANCARA
  • NALAR
    • WAWASAN
    • KAJIAN
    • INSAN WAWASAN
  • REHAT
    • ARSIP
    • BUKU
    • FILM
    • OPINI
    • SASTRA
  • BINGKAI
    • ANALEKTA
    • INFOGRAFIS
    • KOMIK
    • PERISTIWA
    • SKETSA
  • PIPMI
    • Direktori
    • Suplemen
    • PUBLIKASI
  • Tentang Kami
    • KONTAK
    • Masthead
  • ENEN
  • IDID
Latest post
Buruh Pibee Group Menangkan Tuntutan Pelunasan Upah
Ruang Redaksi Belum Aman, AJI Ungkap Kekerasan terhadap...
Aksi Solidaritas Suara Ibu Indonesia Soroti Kekerasan Negara...
Solidaritas Serikat Buruh Taru Martani Berujung Kemenangan dalam...
IWD Jogja 2026 Soroti Penindasan Perempuan Kelas Pekerja...
Napas Panjang Relokasi Imbas Ambisi Proyek Sumbu Filosofi
Diskusi LSF Ungkap Kekerasan Aparat terhadap Perempuan dalam...
Apakah ada Hari Esok untuk Aku Meminum Obat
Gaboleh Pilih-Pilih Makanan
Aksi Solidaritas untuk Arianto Tawakal Dibalas Kekerasan Ormas...

Balairungpress

  • REDAKSI
    • KILAS
    • ALMAMATER
    • LAPORAN UTAMA
    • APRESIASI
    • WAWANCARA
  • NALAR
    • WAWASAN
    • KAJIAN
    • INSAN WAWASAN
  • REHAT
    • ARSIP
    • BUKU
    • FILM
    • OPINI
    • SASTRA
  • BINGKAI
    • ANALEKTA
    • INFOGRAFIS
    • KOMIK
    • PERISTIWA
    • SKETSA
  • PIPMI
    • Direktori
    • Suplemen
    • PUBLIKASI
  • Tentang Kami
    • KONTAK
    • Masthead
  • ENEN
  • IDID
KABARKILAS

Mahfud MD : Keadilan Sebagai Agenda Perjuangan

Juli 15, 2013

 

©ibnu.bal

©ibnu.bal

“Aku berlindung dari godaan politisi dan politik yang terkutuk,”

Seloroh itu lantas mengundang tawa jamaah shalat tarawih di Masjid Kampus (Maskam)UGM. Mahfud MD, sang penceramah tarawih pada (14/7) malam lalu pun melanjutkan. “Ini serius, diucapkan seorang tokoh muslim bernama Muhammad Abduh sekitar 120 tahun lalu.” Menurut mahfud, ungkapan itu keluar lantaran Muhammad Abduh muak menghadapi situasi politik yang sangat bobrok pada masa itu. “Ya, kira-kira situasinya sama seperti Indonesia saat ini lah,” tambah mantan ketua Mahkamah Konstitusi ini.

Mahfud menekankan pentingnya menegakkan keadilan sebagai agenda bangsa. Pasalnya, kondisi negara kita saat ini sudah sangat memprihatinkan. Hukum dijadikan komoditas dagang. Pengadilan pun menjadi ajang tarik menarik kepentingan antar elit. “Kita lihat sekarang. Ada kasus korupsi, korupsinya ketemu tapi pelakunya tidak ketemu. Atau sebaliknya, koruptornya dapat tapi kasus korupsinya tidak terbukti, akhirnya si koruptor dibebaskan,” ujarnya.

Kondisi ketidakadilan yang semakin parah ini jelas bertolakbelakang dengan ajaran islam. Mahfud memaparkan, Nabi Muhammad S.A.W sendiri mengajarkan berlaku adil kepada sesama.  Bahkan nabi pernah bilang, kalau Fatimah mencuri, maka sang nabi sendiri yang akan memotong tangan anak kesayangannya itu. “Ini menunjukkan, keadilan harus ditegakkan.  Apapun agamanya, organisasinya, partainya, kalau bersalah harus dihukum,” tegasnya.

Ketidakadilan ini pada akhirnya membawa bangsa pada kehancuran. Mahfud mencontohkan, kerajaan Mataram, Singosari, Demak, Pajang, dan bangsa-bangsa terdahulu hancur karena keadilan sudah diperjualbelikan. Untuk itulah semua manusia, termasuk umat muslim harus berjuang mengakkan keadilan sesuai kemampuannya masing-masing.  “Keadilan tak pandang agama. Islam tidak islam, kalau tidak adil, hancur. Begitu juga sebaliknya,” pungkasnya.[Ibnu Hajar]

balairungkampusmahasiswaMahfud MDMasjidpersRamadhanugm
0
Facebook Twitter Google + Pinterest

Artikel Lainnya

Buruh Pibee Group Menangkan Tuntutan Pelunasan Upah

Ruang Redaksi Belum Aman, AJI Ungkap Kekerasan terhadap...

Aksi Solidaritas Suara Ibu Indonesia Soroti Kekerasan Negara...

Solidaritas Serikat Buruh Taru Martani Berujung Kemenangan dalam...

IWD Jogja 2026 Soroti Penindasan Perempuan Kelas Pekerja...

Diskusi LSF Ungkap Kekerasan Aparat terhadap Perempuan dalam...

Berikan Komentar Batal Membalas

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

Pos Terbaru

  • Buruh Pibee Group Menangkan Tuntutan Pelunasan Upah

    April 10, 2026
  • Ruang Redaksi Belum Aman, AJI Ungkap Kekerasan terhadap Jurnalis Perempuan

    April 9, 2026
  • Aksi Solidaritas Suara Ibu Indonesia Soroti Kekerasan Negara dalam Penyiraman Air Keras terhadap Andrie Yunus

    Maret 17, 2026
  • Solidaritas Serikat Buruh Taru Martani Berujung Kemenangan dalam Aksi Mogok Kerja

    Maret 13, 2026
  • IWD Jogja 2026 Soroti Penindasan Perempuan Kelas Pekerja dan Kelompok Rentan

    Maret 11, 2026

Jurnal Balairung Vol. 2 No. 2 (2020)

Infografis

Moral Tanpa Tuhan

Sampah Kota Ditopang Swadaya Warga

Berebut Gunungkidul

Yu Par, Legenda Kantin bonbin

Menyambut Coming Out Age dengan Berubah Menjadi Panda

Hubungi Kami

Facebook Twitter Instagram Pinterest

Ads

Footer Logo
  • TENTANG KAMI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • AWAK
  • KONTAK
  • KONTRIBUSI

©2022 BPPM BALAIRUNG UGM