Mapagama-Niccolo Sepakat Damai
Niccolo Attar, Ketua DPM yang tersangkut pencatutan nama Mapagama dan Forkom, Sabtu (9/1) pukul 10.00 WIB, datang ke Sekretariat Mapagama di Gelanggang Mahasiswa UGM. Didampingi Hendra Try Ardianto, salah satu kawannya, Niccolo bermaksud menyelesaikan permasalahan secara kekeluargaan. “Saya meminta maaf kepada Mapagama dan berjanji tak akan mengulangi kesalahan,” ujar Niccolo. Selain itu, Niccolo juga menyerahkan surat permohonan maaf dan press release sebagai klarifikasi kesalahannya.
Menurut akta perjanjian perdamaian yang disepakati Rabu (6/1) lalu, Niccolo seharusnya datang ke Sekretariat Mapagama paling lambat Kamis (7/1) pukul 12.00 WIB. “Saya takut dan trauma, sehingga baru datang sekarang,” ungkap Niccolo mengenai keterlambatannya.
Keterlambatan itu mendorong kedua pihak membuat akta perjanjian perdamaian yang baru. Dalam akta bermaterai itu, Niccolo diwajibkan untuk menyebarkan surat permintaan maaf dan press release ke seluruh fakultas di UGM. Niccolo pun diharuskan mengirimkannya ke Direktorat Kemahasiswaan, seluruh UKM di Gelanggang Mahasiswa, mapala fakultas seluruh UGM, pers mahasiswa UGM, serta DPM KM UGM. Kewajiban-kewajiban tersebut harus diselesaikan Niccolo paling lambat 17 Januari 2010. Niccolo sendiri menyatakan kesanggupannya melaksanakan sejumlah kewajiban itu. “Apa yang sudah disepakati akan saya laksanakan,” ujarnya.
Untuk mengawasi pelaksanaan kesepakatan, Mapagama akan membentuk tim survei. “Jika melanggar, Niccolo dikenai denda lima atau dua puluh juta rupiah. Tergantung pasal yang dilanggar,” terang Pandu, pengurus Mapagama. Ia menambahkan, sanksi atas Niccolo dirumuskan berdasarkan musyawarah pengurus Mapagama. “Kami pun meminta masukan dari alumni Mapagama,” kata Pandu.
Niccolo juga meminta maaf kepada publik, “Permintaan maaf saya tertera di press release.” Sementara itu, ketika ditanya mengenai kronologi pencatutan nama Mapagama, ia mengaku tak ingin lagi membicarakannya. “Saya tidak mau membicarakan hal itu lagi agar tidak memperkeruh suasana. Yang jelas, saya tidak mau mengulangi kesalahan ini,” tutur Niccolo. [Azhar]












YA
trus si yuri azhari itu ga disuruh minta maaf sm sekali??ckckck, pdhal menurut i dy lah dalangnya!!!
Kembalikan saja ke Konstitusi
Karena dia berorganisasi di KM UGM ya sebaiknya dikembalikan saja ke Konstitusi.
Apa sanksi seorang aktivis KM yang ketahuan menipu dan berbohong? Ada tidak di AD/ART nya? Kalau ada ya tinggal kenakan saja pasal itu terhadap yang bersangkutan.
Itu pandangan saya sebagai orang yang pernah tercatat sebagai pendiri SM UGM tahun 1990-an (cikal bakal KM UGM saat ini).
?
Terus bgmn kelanjutannya?
berarti posisi dia saat ini kan tidak sah??
Politik mahasiswa UGM makin kacau!
Gmn kalau nanti mereka jadi politikus nasional? Makin berantakan!
Gulingkan ketua DPM dan ketua BEM KM!
Dua-duanya pecundang!
udah damai trus buka
udah damai trus buka blogku..ya ?
Calon Mafia Politik
Temans semua kayaknya telah lahir calon mafia politik generasi baru di UGM...
KIta lihat 10 tahun lagi si Niccolo di Jakarta atau Senayan, dia akan jadi the next mafia politik...suka jual dan klaim lembaga dsb....
Kasihan, masih kecil kok sudah seperti itu...
Sudah berbakat jadi mafia politik...mau jadi apa negeri ini
Salam
nah udah kelar
nah kan udah kelar, jadi dikawal aja isunya. ga usah nyrempet-nyrempet kehidupan pribadi si tukang tipu. tar malah kaya inpotaikmen jaga kualitas berita dan komentar rekan-rekan sekalian. jangan jadi nyinyir kaya ibu-ibu PKK yang datang bulan. keep on fighting!
saya tunggu di mapala
saya tunggu di mapala saya...siap2 aja ya...
rATiNg NAiK niE
Ihiiiee, Balkon ratingnya naik nie... prikityuu...
rating
bukan balkon, tapi balairungpress.com. Meski sejatinya tak pernah meniatkanb berita itu untuk menaikkan rating, konsekuensi yang tak disengaja sama sekali
HABISI SAMPAI KE AKAR-AKARNYA
Tidak hanya Yuri yang harus diadili, semua kroni-kroni-nya juga, termasuk Partai bahkan organ yang dibelakangnya.
Sejak ada partai yang mengusung dua orang ini, Pemira di UGM tidak pernah damai, tidak seperti tahun-tahun sebelumnya.
Mereka dan kroni-kroninya mengganggu stabilitas kampus. Langkah investigasi yang dilakukan Balkon, semakin membantu kita menyadari bahwa 'mereka' adalah golongan-golongan perusak. Saya yakin Mapala masih tetap tidak bisa terima begitu saja dengan apa yang terjadi sekarang. Mari kita kembalikan BEM KM/DPM KM ke jalan yang lurus. Bukan berada di garis yang berkelok-kelok hingga terperosok begitu hina seperti sekarang ini. Semoga Balkon masih bisa sehaluan dengan kita semua untuk menegakkan mana yang benar dan mana yang salah. Selamat berjuang semuanya, rapatkan barisan untuk perjuangan kita...
to Balkon: kita tunggu edisi cetaknya, kalau perlu dicetak lebih banyak,karena pasti banyak yang akan membaca, viva Balkon
Bagaimana dengan yuri?
lalu bagaimana dg yuri capresma boulevar dan partainya? Ehm...
wah, selamat untuk saudara
wah, selamat untuk saudara azhar yang sudah bersedia mengeraskan muka dan menebalkan tekad untuk meliput berita ini. bagaimanapun juga, sebagai pihak yang kebetulan mengenal NA dan wartawan balairung (saudara azhar) secara pribadi, saya tetap meminta agar masalah ini segera diatur dengan mekanisme hukum yang sesuai. permasalahan saudara NA dengan mapagama bisa saja sudah selesai secara kekeluargaan, namun perlu diingat bahwa saudara NA memimpin salah satu lembaga resmi dalam lingkup KM UGM. dengan pembuktian telah melakukan cara-cara yang tidak pantas untuk menduduki kursi ketua DPM, perlu segera dilakukan mekanisme peradilan guna mencegah agar hal-hal semacam ini tidak terulang lagi. sanksi yang tegas juga perlu diberikan kepada saudara NA maupun pihak-pihak yang mendukung terjadinya peristiwa memalukan ini. demikian maklumat saya. salus populi suprema lex esto!
PERS JANGAN KEHILANGAN KEKRITISANNYA
Balkon sebagai corong suara penegak kebenaran dilingkungan mahasiswa saya harap tidak kehilangan kekritisannya.
Sehingga akan selalu mengawal isu 'sang Pembual' Nikolo Attar ini tetap berlanjut. Masih banyak pihak-pihak yang belum diadili.
Apa yang dilakukan Balkon sekarang merupakan langkah maju untuk menegakkan keadilan dan melawan kemungkaran. Insyaallah kalau Balkon tetap kritis akan mendapatkan berita yang lebih banyak, karena masih banyak yang bisa dikorek. Forkom sendiri telah membuat Tim Pencari Fakta untuk mengoreksi tindakan Nikolo Attar 'sang penipu' ini. Selamat berjuang Balkon. KAmi tunggu berita-berita selanjutnya...
Damai itu Berisiko (Denda)
Hati-hati, jangan cuma asal kuasa dan asal masalah tenggelam begitu saja... ada kesepakatan yang mengandi=ung ancaman denda. jangan masalah dipolitisir dan kesepakatannya pun demikian...
numpang ye....
http://cahfisipol.blogspot.com/2010/01/review-diskusi-09092009-pengantar...
.....juga mengalami pengusiran-pengusiran. Ia diusir dari Jerman oleh kaum borjuis karena kritiknya yang tajam. Ia pindah ke Perancis, akan tetapi karena tulisannya yang keras, ia pun diusir.........
penasaran juga sama anak
penasaran juga sama anak satu ini.. iseng2 browsing, dapat info lumayan lengkap..
baca:
http://commandanteattar.blogspot.com/2007/10/sejarahkoe.html
.....Kegiatan berorganisasi Niccolo belum juga berhenti ketika telah duduk di kelas 3 SMA. Pada awal semester ia masih mengikuti lomba Lintas Alam PMR tingkat kota Surakarta, meski ia bukan anggota PMR. Tugasnya hanyalah menjadi mata-mata untuk memuluskan tim inti yang akhirnya menjadi juara umum. Selain itu ia juga masih membimbing junior-juniornya di Pramuka dan PKS. Niccolo baru mulai mengurangi kegiatan sejak semester dua. ...
mekanisme pengadilan di KM UGM harus ada
kelemahan KM UGM adalah tidak adanya mekanisme yudikatif dalam pelanggaran atas penyelenggaraan aktivitas di BEM, DPM, atau DPF.... sebuah langkah maju, dan perlu kita hargai, ketika sdr. Niccolo Attar mau mengakui kesalahannya. tetapi seharusnya penyelesaian di level KM UGM selaku pemegang otoritas juga harus ada. Masalahnya, adakah sanksinya di KM UGM jika terjadi masalah2 seperti ini?
Semoga konsisten
"Yang jelas, saya tidak mau mengulangi kesalahan ini,” tutur Niccolo.
OK deh! Semoga terekam di kepalamu untuk tidak mengulanginya lagi dimanapun di dunia ini.
rekonsiliansi setelah
rekonsiliansi setelah dipaksa dan ketangkep boss..
masih untung itu dia
Rekosiliasi
Rekonsiliasi nie ye. Nice. Rupanya kita sudah cukup dewasa. Salute!!!!
Post new comment