Home » Archives by category » RISET » MEJA BACA

Menilik Higiene Sanitasi pada Warung Makan

Menilik Higiene Sanitasi pada Warung Makan

“Sebagian besar masyarakat lebih memilih mengkonsumsi makanan murah tanpa memperhatikan aspek keamanan makanan.Padahal makanan yang tidak higienis dapat menjadi sarana penularan penyakit yang akan menurunkan derajat kesehatan masyarakat. (Nasar,2002)” Saat ini, kepraktisan merupakan suatu hal yang diperlukan oleh sebagian besar masyarakat.  Alasannya, tidak semua mempunyai waktu luang dikarenakan kesibukan masing – masing. Kepraktisan tersebut termasuk [...]

Simbol dalam Dunia Jawa : Antara Norma dan Etika

Simbol dalam Dunia Jawa : Antara Norma dan Etika

Judul Buku                  : Dunia Simbol Orang Jawa Pengarang                   : Sindung Haryanto Jumlah Halaman      :149 Halaman Dimensi Buku             : 21cm x 15cm x 0,9 cm Penerbit                       : Kepel Press Tahun Terbit                : 2013   Ilir-ilir ilir-ilir Tandure wus sumilir Tak ijo royo-royo Tak sengguh penganten anyar   Sebagian besar orang Jawa tentu sudah  [...]

Natsir, Pemberontak yang Gemar Berdakwah

Natsir, Pemberontak yang  Gemar Berdakwah

Judul               : Natsir dan Dakwah Islam di Indonesia Penulis            : H. Mas’oed Abidin Penerbit          : Gre Publishing Tahun terbit    : 2012 Tebal               : 468 Tidak seharusnya seorang pemberontak mendapat stigma negatif dari masyarakat. Begitulah yang terjadi pada sosoknya, Mohammad Natsir. Mohammad Natsir atau yang sering dijuluki Hati Nurani dan Pemandu Umat adalah seorang pendakwah, politisi-negarawan, [...]

CSR : Penggeseranan Logika Bisnis

CSR : Penggeseranan Logika Bisnis

Judul asli : Analisis praktik CSR di PT holcim Indonesia TBK Penulis : Wirda Ennisyah Fitrie Damanik Tahun Terbit : 2012 Tebal : xiv + 118 “Dalam perjalanannya, logika perusahaan “dipaksa” bergeser. Namun CSR adalah “tools” baru untuk meraup profit.” Perusahaan dapat dianalogikan sebagai sungai yang berhulu di profit dan berhilir pada profit. Proses dari [...]

Mengungkap “Zaman Edan” di Balik Desa Cak Nun

Mengungkap “Zaman Edan” di Balik Desa Cak Nun

  Judul : Indonesia bagian dari Desa Saya Penulis : Emha Ainun Najib Penerbit : Kompas Tahun terbit : 2013 Tebal : xvi+256 halaman ”Saat kondisi moral dan spiritual tergerus alur perkembangan zaman, Cak Nun berdiri disamping desanya untuk menyalurkan pemikiriannya” Indonesia dengan puluhan ribu pulaunya dan berbagai keadaan warganya dapat di lihat dari ruang [...]

Analisis Biaya Pemeliharaan Gedung Kampus Biru

Analisis Biaya Pemeliharaan Gedung Kampus Biru

( Memanfaatkan dana hibah bank asing untuk menjalankan misi pembangunan   ) Fasilitas gedung merupakan suatu keharusan dari suatu instansi, salah satunya universitas. Gedung merupakan cerminan bagaimana mutu dan kualitas dari suatu universitas. Tak heran banyak universitas berlomba-lomba melakukan pembangunan dan renovasi di setiap sudut kampus dengan budget yang tak sedikit. Hal yang tak kalah penting [...]

Demokrasi Lokal Cermin Kepribadian Bangsa

Demokrasi Lokal Cermin Kepribadian Bangsa

Judul               : Sejarah dan Budaya Demokrasi: Manusia Berstatus Warga dalam Kehidupan Bernegara Bangsa Penyusun         : Saiful Arif dan Heri Setiyono Penerbit           : Averroes Community Tahun terbit     : 2013 Tebal               : xviii+93 Demokrasi bukan soal barat atau timur, demokrasi adalah kita. Demokrasi sebagai sebuah sistem pemerintahan bukanlah hal asing bagi rakyat Indonesia. Sistem pemerintahan ini [...]

12 September 1980: Pemberontakan Kaum Perempuan

12 September 1980: Pemberontakan Kaum Perempuan

Die taz: Sebuah Catatan Harian (6) Situasinya serius, meski sentilan-sentilan yang berseliweran tetap terdengar segar. Salah satu sentilan paling populer berbunyi begini: “kontradiksi antara teori dan praktik dalam proyek ini berhasil diselesaikan, yaitu dengan kemenangan kontradiksi”. “Pornotaz” “Kami mogok,” begitu jelas kaum perempuan taz pada 7 November 1980. Dua hari sebelumnya, dalam koran taz, pada [...]

17 April 1979: Badut Pelempar Batu

17 April 1979: Badut Pelempar Batu

Die taz: Sebuah Catatan Harian (5) Seorang badut bertopi, dengan saputangan yang terikat di leher serta tali penahan celana yang menjulur lewat dada dan punggung telanjang untuk menjepit motif kotak-kotak bahan celana badut, yang tengah menari di atas gentong? Ataukah badut itu berdiri di atas marmer bagai tugu yang tiba-tiba hidup? Pada bata di tangannya [...]

10 Desember 1978: Beranjak ke Berlin

10 Desember 1978: Beranjak ke Berlin

Die taz: Sebuah Catatan Harian (4) Bila kita berangkat dari Berlin subuh hari Jumat, maka tergantung cuacanya, kita baru akan berada di Frankfurt pada siang hari Sabtu. Itulah gambaran jarak di antara dua kota yang dipertimbangkan sebagai markas taz. Pada masa Jerman masih terbelah Timur dan Barat, lokasi sentral Frankfurt di Jerman Barat dianggap lebih [...]

27 September 1978: Perempuan dengan Nama Panggilan taz

27 September 1978: Perempuan dengan Nama Panggilan taz

Die taz: Sebuah Catatan Harian (3) Apa artinya lima hari. Jadwal terbit yang terlambat bagi koran lain, tidak berlaku bagi taz. Pasalnya, bahwasanya taz bisa terbit sudah cukup mencengangkan. Pun mereka yang terlibat mungkin tidak peduli bahwa ujicoba pertama terbitan pada 27 September 1978, bertanggalkan 22 September. Lambat merupakan ciri khas pertama dari taz. Kejujuran [...]

Arus Wacana Pers Mahasiswa

Arus Wacana Pers Mahasiswa

Pendidikan mulai diperdagangkan. Pers mahasiswa berteriak lantang: Lawan!  Judul               : Pers Mahasiswa Melawan Komersialisasi Pendidikan Penulis             : Wisnu Prasetya Utomo Penerbit           : Indie Book Corner Tahun Terbit    : 2013 Tebal               : vii+161 halaman Lembaga pendidikan semestinya memberikan pengetahuan untuk anak didiknya, bukan mengapitaliskan pendidikan. Hal ini terjadi di lembaga pendidikan perguruan tinggi. Berangkat dari keresahan [...]

Page 1 of 6123Next ›Last »