<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Badan Penerbitan Pers Mahasiswa Universitas Gadjah Mada &#124; Balairung &#187; BAHASA</title>
	<atom:link href="http://www.balairungpress.com/category/redaksi-bahasa/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://www.balairungpress.com</link>
	<description>Nafas Intelektualitas Mahasiswa</description>
	<lastBuildDate>Tue, 15 May 2012 03:44:07 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.3.1</generator>
		<item>
		<title>Panggung ‘Sindirwara’</title>
		<link>http://www.balairungpress.com/2011/08/panggung-%e2%80%98sindirwara%e2%80%99/</link>
		<comments>http://www.balairungpress.com/2011/08/panggung-%e2%80%98sindirwara%e2%80%99/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 12 Aug 2011 02:37:11 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[BAHASA]]></category>
		<category><![CDATA[drama]]></category>
		<category><![CDATA[sandiwara]]></category>
		<category><![CDATA[sindirwara]]></category>
		<category><![CDATA[teater]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.balairungpress.com/?p=2954</guid>
		<description><![CDATA[Dalam catatan sastrawan gaek Putu Wijaya, kata drama lebih diterima di masyarakat sebagai “sandiwara”. Pemadanan “drama” dengan “sandiwara” adalah semata demi membumikan drama kepada publik. &#160; Dari akar katanya (sandi ‘rahasia’ dan wara ‘kabar’), sandiwara bermakna kabar rahasia (“Kearifan Lokal v Kolonialisme Budaya”, Jawa Pos, Minggu, 27 Desember 2009). Maka dapat dikatakan “drama” umumnya lebih [...]]]></description>
		<wfw:commentRss>http://www.balairungpress.com/2011/08/panggung-%e2%80%98sindirwara%e2%80%99/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Pisuhan Menunjukkan Bangsa</title>
		<link>http://www.balairungpress.com/2011/04/pisuhan-menunjukkan-bangsa/</link>
		<comments>http://www.balairungpress.com/2011/04/pisuhan-menunjukkan-bangsa/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 08 Apr 2011 16:36:11 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[BAHASA]]></category>
		<category><![CDATA[Drs. Kaelan M.S]]></category>
		<category><![CDATA[filsafat bahasa]]></category>
		<category><![CDATA[identitas]]></category>
		<category><![CDATA[pisuhan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.balairungpress.com/?p=1977</guid>
		<description><![CDATA[Ada peribahasa melayu terkenal yang berbunyi “bahasa menunjukkan bangsa“. Peribahasa ini merujuk pada pemahaman mengenai identitas. Usaha-usaha penilaian asal-usul ataupun latar belakang kehidupan seseorang dari bahasa yang digunakannya, yaitu pemilihan diksi serta gaya intonasi tutur kata. ‘Bangsa’ disini bukan berarti ‘bangsa’ dalam istilah populer yang biasa kita gunakan sekarang, seperti misal penyebutan ‘Bangsa Indonesia’. Kata [...]]]></description>
		<wfw:commentRss>http://www.balairungpress.com/2011/04/pisuhan-menunjukkan-bangsa/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>‘Autis’ yang Tidak Tepat</title>
		<link>http://www.balairungpress.com/2011/04/%e2%80%98autis%e2%80%99-yang-tidak-tepat/</link>
		<comments>http://www.balairungpress.com/2011/04/%e2%80%98autis%e2%80%99-yang-tidak-tepat/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 07 Apr 2011 04:13:38 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[BAHASA]]></category>
		<category><![CDATA[2 April]]></category>
		<category><![CDATA[hari peduli autis sedunia]]></category>
		<category><![CDATA[Stop using word autis in daily joke]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.balairungpress.com/?p=1961</guid>
		<description><![CDATA[“Stop using word ‘autis’ in daily joke!”. Pesan ini yang disampaikan dalam peringatan Hari Peduli Autis Sedunia setiap 2 April. Peringatan tahun ini baru yang ketiga kalinya setelah PBB menetapkan tanggal tersebut pada 2008. Selama ini terminologi ‘autis’ sudah biasa menjadi bahasa candaan. Kata ini biasa ditujukan pada orang yang sedang asyik dengan dunianya sendiri [...]]]></description>
		<wfw:commentRss>http://www.balairungpress.com/2011/04/%e2%80%98autis%e2%80%99-yang-tidak-tepat/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Terpeliharanya Fakir Miskin dan Anak Terlantar</title>
		<link>http://www.balairungpress.com/2011/04/terpeliharanya-fakir-miskin-dan-anak-terlantar/</link>
		<comments>http://www.balairungpress.com/2011/04/terpeliharanya-fakir-miskin-dan-anak-terlantar/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 01 Apr 2011 23:34:09 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[BAHASA]]></category>
		<category><![CDATA[anak terlantar]]></category>
		<category><![CDATA[dipelihara]]></category>
		<category><![CDATA[fakir miskin]]></category>
		<category><![CDATA[pasal 34 UUD 1945]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.balairungpress.com/?p=1892</guid>
		<description><![CDATA[Di lingkungan kita, tak terhitung berapa banyak orang yang suka memelihara hewan atau tanaman. Selain untuk bisnis, hobi tampaknya menjadi alasan. Berbicara tentang peliharaan, negara juga punya sesuatu yang mesti dipelihara. Dalam Pasal 34 Undang-undang Dasar 1945 disebutkan,“Fakir miskin dan anak-anak yang terlantar dipelihara oleh negara.” Ketika membaca pasal tersebut, saya menggarisbawahi kata dipelihara, yang [...]]]></description>
		<wfw:commentRss>http://www.balairungpress.com/2011/04/terpeliharanya-fakir-miskin-dan-anak-terlantar/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>10</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Inkonsistensi Semantik “Mahasiswa Tua”</title>
		<link>http://www.balairungpress.com/2011/02/inkonsistensi-semantik-%e2%80%9cmahasiswa-tua%e2%80%9d/</link>
		<comments>http://www.balairungpress.com/2011/02/inkonsistensi-semantik-%e2%80%9cmahasiswa-tua%e2%80%9d/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 21 Feb 2011 13:31:15 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[BAHASA]]></category>
		<category><![CDATA[inkonsistensi bahasa]]></category>
		<category><![CDATA[intelektualitas]]></category>
		<category><![CDATA[mahasiswa]]></category>
		<category><![CDATA[semantik]]></category>
		<category><![CDATA[senior]]></category>
		<category><![CDATA[tua]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.balairungpress.com/?p=1355</guid>
		<description><![CDATA[Jujur saja, saya punya pengalaman buruk dengan istilah “mahasiswa tua”. Ceritanya begini, saat mengikuti kelas les bahasa perancis, seorang teman sekelas menanyakan hal sensitif: “Sampeyan angkatan berapa toh?” Saya pun menjawab dengan lugunya bahwa saya angkatan 2007. Dari sini percakapan yang sebelumnya penuh sopan santun pun berubah. Wajahnya tiba-tiba tertekuk-tekuk seolah keracunan sayur asem basi. [...]]]></description>
		<wfw:commentRss>http://www.balairungpress.com/2011/02/inkonsistensi-semantik-%e2%80%9cmahasiswa-tua%e2%80%9d/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>5</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Tentang “H” yang Mendesah</title>
		<link>http://www.balairungpress.com/2010/07/tentang-h-yang-mendesah-2/</link>
		<comments>http://www.balairungpress.com/2010/07/tentang-h-yang-mendesah-2/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 19 Jul 2010 04:31:43 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[BAHASA]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.balairungpress.com/?p=114</guid>
		<description><![CDATA[Bukan hanya orang yang baru berkenalan, kawan lama pun terkadang keliru dalam mengeja maupun menulis nama saya. Tukang cuci langganan saya misalnya, kerap menulis nama saya “Azar”, bukan “Azhar”. Makanya saya seringkali mengingatkan, “Atas nama ‘Azhar’ dengan huruf ‘H’ diantara ‘Z’ dan ‘A’,”. Begitu juga saat reservasi tiket kereta atau pesawat. Jika juru tiket tidak [...]]]></description>
		<wfw:commentRss>http://www.balairungpress.com/2010/07/tentang-h-yang-mendesah-2/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>

