Skip navigation.
Home
Badan Penerbitan Pers Mahasiswa Balairung

Pengumuman Acara Pelan(tikan)

Selamat atas terpilihnya awak-awak Balairung yang baru!

Terkait dengan itu kami panitia Rekruitmen Terbuka Balairung mengadakan Pelantikan dan Evaluasi Balkon Edisi Magang (125 dan 126). Untuk itu diharapkan kedatangannya pada acara pelantikan yang akan digelar 20-21 Februari 2010. Acara ini diwajibkan untuk para awak yang mengerjakan kedua produk Balkon Edisi Magang.

Tempat:
Barongan (01/15), Banyurejo, Tempel, Sleman, Yogyakarta

Acara:
JADWAL PELANTIKAN 2010

Waktu (WIB) Acara

14.00-14.30 Kumpul di B21
15.00-15.30 Presensi dan Persiapan
16.00-17.30 Berangkat ke Tempel
17.30-19.30 Ishoma
19.30-20.15 Perkenalan
20.15-21.00 Tata tertib
21.00-24.00 LPJ Magang I
24.00-00.30 Coffee break*
00.30-03.30 LPJ Magang II  read more »

Merajut Kembali Sinergisme BEM KM

“Selama ini antara BEM KM dan gerakan ekstra kurang sinergis,” terang Imron

Periode 2010 ini, Badan Eksekutif Mahasiswa Keluarga Mahasiswa (BEM KM) UGM berorientasi menjalin sinergi dengan gerakan mahasiswa ekstra kampus. Dengan tujuan mendobrak kebijakan rektorat yang tidak memihak mahasiswa. Demikian jelas Imron Rosyadi, Menko Internal BEM KM Selasa (26/1) siang.

“Selama ini antara BEM KM dan gerakan ekstra kurang sinergis,” terang Imron. Hal itu karena perbedaan ideologi dan tiadanya musuh bersama seperti saat reformasi. Oleh karena itu, BEM KM akan mencoba menyinergikan. Ia berharap gerakan ekstra menjadi mitra kritis serta evaluatif terhadap kinerja BEM KM. “Gerakan ekstra juga bisa menjadi kontrol bagi BEM KM,” tambah mahasiswa Kedokteran Hewan 2006 ini.  read more »

Selamat, Resmi Jadi Awak Balairung!

Bagi awak yang sudah dinyatakan lolos diwajibkan mengikuti pelantikan. Pelantikan akan diadakan pada 20-21 Februari 2010. Keterangan lebih lanjut mengenai pelantikan bisa dilihat di B21.

Divisi Redaksi
1. Abraham Utama
2. Alfitria Maharani
3. Ali
4. Anisa Ayuningtyas
5. Anki Noviari
6. Arief P.
7. Ariesta Budi
8. Ariny R.
9. Aulia Dhetira
10. Ayu Budi Kusuma
11. Belissa G. Sembiring
12. Deny C
13. Didik S.
14. Dini Prima
15. Dwi Ambar
16. Elyzabeth Winda
17. Fitria Nurhayati
18. Gading Y. D.
19. Galih S.A.N.
20. Giany Amorita
21. Ika Susanti
22. M. Arif Amrullah
23. M. Adib
24. Maria Violetta
25. Nur Aeni
26. Pepri Saputra
27. Ratih D.
28. Taufik A.Z.
29. Vivin Lizetha
30. Diaz Bella Yustisia

Divisi Riset
1. Amanda K.W.  read more »

Jumlah Pulau Terdepan Selisih Delapan

Meski jumlah pulau terdepan nyaris ditetapkan dengan PP, perbedaan perspektif penghitungan memicu selisih.

Perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi penginderaan jauh memang telah mampu mendukung inventarisasi pulau-pulau kecil terdepan beserta pemanfaatannya. Berdasarkan peta yang tersedia dan survei lapangan, ditetapkan 92 pulau terdepan di wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).  read more »

Merebut Prestasi Menggali Potensi

Masih banyak mahasiswa memanfaatkan masa mudanya untuk hal positif. Rani salah satunya.
Sosok perempuan mungil itu segera bangkit dari kursinya menyambut kedatangan Balkon pada Sabtu, (16/01) di kosnya. Tampak beberapa tropi turut menghiasi ruangan bercat putih tersebut. “Tropi itu saya dapat ketika masih SMA,” ceritanya. Semua itu menjadi bukti kesungguhannya menekuni sebuah olahraga beladiri. Dialah Rani Rustiana, seorang atlet karate nasional.

Rani menekuni olahraga beladiri karate sejak usia Sekolah Dasar (SD). Pada mulanya Rani belajar karate bukan karena kegemaran, melainkan kewajiban. “Dulu waktu SD saya diwajibkan mengikuti ekstrakurikuler karate oleh sekolah,” jelasnya. Bermula dari keharusan itulah kini ia justru terus menggeluti karate.  read more »

Prof. Drs. Abdul Hamid Bambang Setiaji, M.Sc., Ph.D.: Pengabdian untuk Sebuah Perubahan

Keprihatinan yang diwujudkan Bambang dalam aksi nyata berhasil meningkatkan taraf hidup petani kelapa

“Indonesia memiliki lahan kelapa terbesar di dunia, 96% di antaranya merupakan lahan milik rakyat,” ujar Prof. Drs. Abdul Hamid Bambang Setiaji, M.Sc., Ph.D. Namun kondisi tersebut tidak lantas menjadikan kelapa sebagai komoditas utama Indonesia untuk diekspor ke luar negeri. Kebijakan ini, lanjut Bambang, terkait provokasi negara maju yang menyatakan bahwa kelapa merupakan sumber berbagai penyakit. Penyakit tersebut di antaranya meningkatkan kandungan kolesterol dan lemak di dalam tubuh.  read more »

Indonesia ‘Kecil’ di Gadjah Mada

Oleh: Gading Yonggar Ditya
Mahasiswa Diploma Fakultas Hukum 2008

Universitas Gadjah Mada (UGM) dapat dianggap sebagai “miniatur Indonesia” karena keanekaragaman mahasiswanya. Seiring dengan adanya kemajemukan ini, UGM dihadapkan pada peran optimal dalam mempersatukan para pelajar yang beranekaragam suku dan adat. Tujuannya, tak lain untuk menciptakan nuansa keindonesiaan mini dalam kampus.

Kemudahan dalam penyelenggaraan Ujian Masuk (UM) di berbagai kota dan kabupaten yang diberikan pihak rektorat, dijadikan peluang bagi mahasiswa daerah untuk melanjutkan studi di UGM. Sehingga, dengan kemudahan tersebut, kampus dapat dihuni mahasiswa dari berbagai etnis di Indonesia.  read more »

Upaya Memberdayakan Lulusan Muda

“We invest, you harvest” itulah slogan yang diusung Wilmar Group.

Wilmar Group memaparkan profilnya secara sistematis pada presentasi, Selasa (19/01). Presentasi yang dihelat di ruang A.1 Graha Sabha Pramana Universitas Gadjah Mada ini bertujuan untuk memberikan penawaran kerja kepada lulusan muda yang berkompeten.

Standar kualifikasi Wilmar Group mengacu pada perusahaan-perusahan besar dunia, yakni 10% pengetahuan, 10% keterampilan, dan 80% mental. “Kami tidak hanya melihat hasil IPK, tetapi juga mentalnya. "Tanpa mental kuat kepandaian yang dimiliki tidak ada artinya,” ujar Herlina Fanitri, Head of Human Capital Wilmar Group.  read more »

PKM Masih Butuh Sosialisasi

Direktorat Kemahasiswaan UGM mengadakan suatu acara bertajuk Sosialisasi Program Kreativitas Mahasiswa Artikel Ilmiah–Gagasan Tertulis (PKM AI-GT) pada Senin (11/1). Acara yang bertempat di ruang sidang utama Grha Sabha Pramana digelar guna memperkenalkan kegiatan PKM kepada para mahasiswa, khususnya mahasiswa baru. PKM merupakan kegiatan tahunan yang dirancang oleh Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi (DIKTI) dan diperuntukkan bagi mahasiswa di seluruh Indonesia. PKM-AI dan PKM-GT adalah dua dari enam jenis kegiatan yang ditawarkan.  read more »

Kala Pendidikan Dikritik Lewat Pameran

Pembelokan tujuan pendidikan memunculkan kritik dari jalanan hingga pameran.

Demonstrasi seringkali diidentikkan dengan turun ke jalan, membentuk barisan, dan berteriak-teriak menuntut keadilan. Tapi demonstrasi tidak melulu harus dengan cara seperti itu. Seni mulai dilirik sebagai jalan baru dalam melakukan kritik sehingga penyalurannya lebih menarik. Cara itu sebenarnya sudah banyak dilakukan para demonstran. Mereka menggunakan tubuh untuk melakukan aksi teatrikal dalam demonya. Aksi tersebut dikhawatirkan Agung Kurniawan, kritikus seni yang juga Direktur Artistik Kedai Kebun Forum. Menurutnya, penggunaan tubuh untuk media seni di jalanan hanyalah megaphone aktivisme tanpa perenungan.  read more »

“Car Free Day” Masuk UGM

Minggu pagi di Jl. Kaliurang Km. 4 hingga depan Bank Mandiri cabang UGM tampak sepi dari kendaraan bermotor. Suasana ini terjadi sejak diberlakukannya sistem car free day pada Minggu (3/1). Kegiatan yang diadakan setiap minggu pukul 06.00-08.00 WIB ini merupakan salah satu program Satuan Polisi Lalu Lintas (Satpolantas) Sleman. Selain untuk menertibkan jalanan di Kabupaten Sleman, kegiatan bertujuan mengurangi kepadatan di daerah Malioboro. Yaitu dengan membuat titik-titik keramaian di luar Malioboro pada pagi hari.  read more »

”Make Health”, Stop Merokok

A. Eka Purnama Putri
Mahasiswa Farmasi 2006

Kesehatan merupakan aset utama manusia untuk menjadi manusia produktif. Seseorang tidak akan mampu melakukan suatu kegiatan dengan baik dan optimal jika dalam keadaan sakit. Kesehatan manusia dapat dibedakan menjadi empat aspek, yaitu sehat jasmani, sehat rohani, sehat sosial, dan sehat ekonomi.  read more »

Mapagama-Niccolo Sepakat Damai

Niccolo Attar, Ketua DPM yang tersangkut pencatutan nama Mapagama dan Forkom, Sabtu (9/1) pukul 10.00 WIB, datang ke Sekretariat Mapagama di Gelanggang Mahasiswa UGM. Didampingi Hendra Try Ardianto, salah satu kawannya, Niccolo bermaksud menyelesaikan permasalahan secara kekeluargaan. “Saya meminta maaf kepada Mapagama dan berjanji tak akan mengulangi kesalahan,” ujar Niccolo. Selain itu, Niccolo juga menyerahkan surat permohonan maaf dan press release sebagai klarifikasi kesalahannya.

Menurut akta perjanjian perdamaian yang disepakati Rabu (6/1) lalu, Niccolo seharusnya datang ke Sekretariat Mapagama paling lambat Kamis (7/1) pukul 12.00 WIB. “Saya takut dan trauma, sehingga baru datang sekarang,” ungkap Niccolo mengenai keterlambatannya.  read more »

Mapagama dan Forkom Bantah Delegasikan Niccolo Attar

Mahasiswa Pencinta Alam Gadjah Mada (Mapagama) dan Forkom UKM membantah bahwa pihaknya mendelegasikan Niccolo Attar ke kursi DPM KM pada 2009. “Mapagama tak pernah mendelegasikan anggotanya ke DPM,” kata Uun Tsani, Ketua Umum Mapagama.

Koordinator Forkom 2007-2009 Muhammad A.B. menuturkan hal senada. “Ia memanfaatkan nama saya, sementara saya sendiri belum pernah bertemu langsung dengannya,” kata mahasiswa Jurusan Ilmu Sejarah yang akrab dipanggil Mamat itu.

Pencatutan nama Mapagama dan Forkom oleh Niccolo baru terungkap setelah masa jabat Niccolo sebagai Ketua DPM hampir usai. “Kami baru tahu setelah dia menjabat Ketua DPM selama kurang lebih sepuluh bulan,” ujar Uun.  read more »

Ketua DPM Bohong

Ketua Dewan Perwakilan Mahasiswa Keluarga Mahasiswa (DPM KM) UGM, Niccolo Attar, dengan sengaja melakukan kebohongan untuk memuluskan jalannya menjadi Ketua DPM tahun lalu. Hal ini terkuak dalam pertemuan antara Niccolo, Mapagama, dan Forkom UKM di Gelanggang Mahasiswa, Rabu (6/1).

Dalam pertemuan tersebut, Niccolo mengatakan bahwa ia masuk ke DPM pada 2009 melalui jalur UKM. “Saya memang masuk DPM mengatasnamakan perwakilan Mapala Universitas,” ungkapnya, dengan berkelit tak secara langsung mengatakan “Mapagama”.  read more »

Tak Perlu Gerah Nonton Balibo

“Sensor adalah iklan gratis yang dibayar pemerintah,” sitir Ketua Aliansi Jurnalis Independen Yogjakarta Bambang Murdianto dalam diskusi dan pemutaran filmBalibo Fivedi pelataran sekretariat BPPM BALAIRUNG UGM Bulaksumur No.B-21 pada Selasa petang (15/12).  read more »

Mengenal Korea Melalui Budaya

Sebuah apresiasi terhadap budaya yang berbeda.

Festival budaya Korea kembali digelar di Fakultas Ilmu Budaya (FIB) Universitas Gadjah Mada. Acara yang rutin diselenggarakan setiap tahun ini berlangsung pada 9-10 Desember 2009. Berbeda dari acara tahun lalu yang bertemakan colorful, kali ini panitia mengambil tema Korean Days in Winter. Pengambilan tema ini dimaksudkan agar sesuai dengan kondisi di Korea yang saat ini sedang mengalami musim salju (winter).  read more »

Kontribusi Partai Mahasiswa di UGM

Siapapun capresnya, harus didukung. Bukan sekadar janji. Buktikan dengan mengirimkan kader untuk masuk ke dalam kabinet.”  read more »

Membaca Gerakan Mahasiswa Pascareformasi

Semangat reformasi rupanya belum mampu menjadi pemantik mahasiswa untuk memperjuangkan ideologi.  read more »

Kesenian, Hewan, dan Manusia

Diatas kanvas dengan luas 80x60 cm itu, kita dapat melihat gambar macam-macam fauna. Ada kerbau, zebra, ayam jantan, anjing, bebek, dan spesies lainnya. Namun bukannya berada di alam liar –dengan tingkah-polah yang liar pula, hewan-hewan tersebut malah berada di tempat dimana peradaban manusia modern bertumpu: meja hijau. Kerbau sebagai hakim ketua majlis, dibantu zebra dan ayam jantan. Anjing jadi kuasa hukum, dan si bebek jadi panitera. Distingsi antara mana natur mana kultur pun tidak hadir, sehingga seni grafis karya Yohanes M.  read more »

Sosialisasi Jurnal Elektronik Indonesia

Dewasa ini, informasi dari berbagai disiplin ilmu dengan mudah diakses melalui jaringan global. Namun karena letak sumber dan lokasi pengelolanya yang tersebar membuat informasi itu tidak dapat dimanfaatkan secara maksimal.  read more »

Persma: Generasi Obyektivitas Media

Konglomerasi media di era kapitalisme global menjadi tantangan penting objektivitas media.

Salah satu bentuk konglomerasi media adalah terpusatnya kepemilikan media massa oleh para penguasa modal. Fenomema itu dinilai berimplikasi terhadap obyektivitas media dalam menyampaikan muatan-muatannya. Konglomerasi media menjadikan orientasi media cenderung ke arah industri, bukan fungsi jurnalismenya. Akibatnya, media lebih mengutamakan tayangan informasi-informasi yang menarik saja ketimbang yang penting.  read more »

Syndicate content